Governance, Risk Management & Compliance

Investree Umumkan Kemitraan 'Green Financing' dengan Java Mountain Coffee

Senin 20 Mei 2019 23:36:0

Perusahaan peer-to-peer lending, Investree menandatangani perjanjian kerja sama mengenai kemitraan kopi untuk memberdayakan pengusaha kopi perempuan serta menjalankan prinsip green financing.

BALI, Stabilitas – PT Investree Radhika Jaya atau Investree mengumumkan kerja sama ‘Green Financing’ dengan perusahaan Java Mountain Coffee dan Alila Resorts Bali. Hal ini memungkinkan Java Mountain Coffee membentuk kemitraan kopi yang berkelanjutan dengan Alila Resots Bali dalam rangka menawarkan tamu mereka kopi segar berkualitas hasil dari pertanian berkelanjutan di Indonesia.

Menurut Adrian Gunadi, Co-Founder & CEO Investree, kerja sama ‘Green Financing’ pertama antara Investree dengan Java Mountain Coffee ini mendukung Java Mountain Coffee dalam mengembangkan sektor industri perjalanan dan pariwisata di Asia, dengan melakukan advokasi kepada para pemangku kepentingan untuk berhenti menggunakan kapsul kopi berbahan plastik dan aluminium yang dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan secara permanen.

"Mekanismenya, Investree akan menyediakan pembiayaan untuk mesin kapsul kopi dalam kamar melalui produk unggulan Working Capital Term Loan yang akan memberikan Java Mountain Coffee kesempatan dalam menawarkan pilihan kapsul kopi Nespresso® yang kompatibel dan dapat diurai secara hayati. Kapsul kopi tersebut akan diisi dengan kopi khas Indonesia yang ditanam oleh koperasi petani yang seluruh anggotanya adalah perempuan di Bali dan Jawa Barat."paparnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Working Capital Term Loan merupakan salah satu pinjaman bisnis produktif dari Investree yang memanfaatkan keunikan model bisnis peminjam (Borrower) seperti bekerja sama dengan rekanan pembayaran digital dan/atau penyedia jasa logistik, memiliki kontrak kerja yang sedang berjalan, menggunakan aplikasi kasir online (POS), dan lain-lain.

Melalui pembiayaan di Investree, akan diberikan modal usaha demi berlangsungnya kemitraan kopi ramah lingkungan antara Java Mountain Coffee dan Alila Resorts Bali dalam menyediakan kapsul kopi dalam kamar (in-room coffee capsule) kepada para tamu di mana kopi tersebut diproduksi dan dihasilkan secara langsung dari perkebunan Tanah Air yang juga memberdayakan petani perempuan. Inilah nilai penting nan unik yang ingin diangkat oleh Investree dan Java Mountain Coffee.

"Kolaborasi ini mencerminkan semangat Investree yang sesuai dengan tagline kami "Semua Bisa Tumbuh", di mana Investree juga ikut memberdayakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) perempuan yang terlibat dalam proyek ini. Dengan menyediakan akses permodalan mudah dan cepat, diharapkan UKM dapat terbantu secara finansial sehingga bisnis mereka dapat bertumbuh dan kaya manfaat bagi masyarakat yang luas," kata Adrian.

Adrian menambahkan, menurut Bank Dunia, UKM yang diinisiasi, dimiliki, atau dipimpin oleh perempuan di negara berkembang kesulitan untuk mendapatkan modal yang mereka butuhkan; saat ini mereka menghadapi defisit kredit yang diperkirakan mencapai USD 1,5 triliun. Hampir tidak mungkin memulai atau mempertahankan bisnis tanpa akses permodalan yang mereka butuhkan.

"Sementara di seluruh dunia, hanya ada kurang dari 30 persen UKM atau inisiatif pemberdayaan yang dimiliki, dijalankan, atau dipimpin oleh perempuan."jelasnya.

Ia melanjutkan, pengusaha perempuan sendiri menghadapi banyak tantangan untuk membiayai, memiliki, dan mengembangkan bisnis mereka, termasuk hambatan hukum dan kebijakan dalam kepemilikan dan pengembangan usaha.

"Kami sangat senang Investree berkomitmen untuk mendukung petani perempuan di pedesaan, yang memungkinkan mereka (melalui Java Mountain Coffee ini) untuk menawarkan solusi terbaik dalam menyediakan kapsul kopi dalam kamar kepada Alila Resorts Bali. Hal ini tidak hanya berkontribusi terhadap pemberdayaan petani perempuan tetapi juga akan meninggalkan dampak positif bagi lingkungan," kata Nadine Alexander, Spokeswoman Java Mountain Coffee.

"Kemitraan ‘Green Financing’ dengan Investree ini akan memberikan dampak sosial dan lingkungan yang positif bagi masyarakat pedesaan berpenghasilan rendah di Bali serta Pulau Jawa yang terkena dampak langsung perubahan iklim."pungkasnya.

Asosiasi Fintech Luncurkan "Jendela" Informasi & Pengaduan Nasabah

Fri, 08 Mar 2019 - "Jendela" AFPI merupakan layanan aduan bagi korban ataupun nasabah layanan pinjaman online yang menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia.

AFPI Beri Pelatihan Calon P2P-Lending

Wed, 06 Mar 2019 - Sebagai syarat mendaftar ke OJK, Asosiasi FIntech Pendanaan Indonesia memberikan pelatihan kepada 50 calon penyelenggara pinjaman p2p lending di Indonesia.

OJK: Baru 1 Fintech Berizin, Yang Lain Hanya Terdaftar

Wed, 06 Mar 2019 - OJK mengatakan sampai saat ini baru 1 fintech yang berijin sedangkan 99 lainnya masih memiliki status terdaftar.

Amartha Konsisten Gandeng UMKM Perempuan

Tue, 11 Dec 2018 - PT Amartha Mikro Fintek terus berkomitmen menyalurkan pendanaan para investor kepada para mitra UMKM-nya yang seluruhnya adalah perempuan

OJK Sosialisasikan POJK Tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi

Tue, 14 Feb 2017 - POJK ini bagian dari upaya mengembangakan financial inclusion bagaimana membantu masyarakat dalam mengakses lembaga keuangan meskipun lembaga keuangan bukan hanya bank



Non Bank

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

DJP, DJBC dan DJA Kolaborasi Optimalkan Kesadaran Bayar Pajak

Kolaborasi ini memunculkan beberapa program untuk mengo

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Kementerian Keuangan

Menkeu juga mengingatkan kepada para pejabat di Kemenke

Kantongi Izin BI, Cashlez Siap Lebarkan Sayap

Setelah sebulan mengajukan izin beroperasi 2 tahun yang

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi