Governance, Risk Management & Compliance

IT & Corsec MTF Raih Dua Penghargaan ICCA Award III 2018

Senin 5 Maret 2018 16:3:0

Per akhir tahun 2017, MTF mencatatkan kenaikan aset sebesar 29,2%, dari Rp 11,4 triliun di tahun 2016 menjadi Rp14,7 triliun di tahun 2017, sementara laba bersih mencapai Rp350,2 miliar, naik 4,5% dibandingkan Rp335,1 miliar di tahun 2016.

JAKARTA, Stabilitas -- PT Mandiri Tunas Finance (MTF) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih dua penghargaan dalam bidang Corporate Secretary & Corporate Communication dan Information Technology.

Kedua penghargaan tersebut adalah Indonesia Corporate Secretary & Corporate Communications (ICCA) Award III 2018 untuk industri Multifinance kategori Platinum mendapatkan peringkat 1 dengan skor 94, dengan predikat “Very Excellent”, dan Indonesia Information Technology (ITA) Award I 2018 kategori Platinum, peringkat 1 dengan skor 88.54 dengan predikat “Very Excellent”. Penghargaan diterima oleh Deputy Direktur MTF William Francis Indra di Jakarta, pada tanggal 2 Maret 2018.

“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh stakeholder sehingga mendapatkan apresiasi dalam bentuk penghargaan ini. Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja di bidang Corporate Secretary & Corporate Communication dalam menjaga dan meningkatkan value perusahaan, serta di bidang pengelolaan teknologi informasi untuk kemajuan bisnis,” kata Corporate Secretary MTF Ahmad Reza melalui siaran pers di Jakarta, Senin (5/3/2018).

Kedua penghargaan ini menambah deretan award yang diterima MTF sebelumnya, di antaranya di bidang Corsec & Corcomm adalah Indonesia Corporate PR Award 2017 dari Warta Ekonomi dengan predikat The Most Popular Company kategori Multifinance, sedangkan di bidang IT antara lain Indonesia Digital Innovation Award 2017 dari Warta Ekonomi untuk kategori Multifinance dengan aset di atas Rp 5 Triliun.

MTF merupakan perusahaan pembiayaan yang berdiri pada tanggal 6 Februari 2009. Dengan dukungan dari dua pemegang saham, yakni salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (51%), dan grup otomotif independen terbesar di Indonesia, PT Tunas Ridean Tbk (49%), MTF terus tumbuh secara konsisten dan fokus melayani nasabah melalui pembiayaan di sektor otomotif dan multiguna. Pembiayaan yang diberikan meliputi, pembiayaan mobil baru, motor besar, kendaraan niaga, alat berat, dan multiguna pendidikan. Hingga akhir 2017, MTF melayani nasabah melalui 99 kantor cabang, dan 20 kantor satelit yang tersebar di 32 propinsi di seluruh Indonesia.

Per akhir tahun 2017, MTF mencatatkan kenaikan aset sebesar 29,2%, dari Rp 11,4 triliun di tahun 2016 menjadi Rp14,7 triliun di tahun 2017, sementara laba bersih mencapai Rp350,2 miliar, naik 4,5% dibandingkan Rp335,1 miliar di tahun 2016. Kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, yang tercermin dengan Non Performing Loan (NPL) di level 0,8%.

Penjualan Otomotif Lesu, MTF Tetap Cetak Pembiayaan 2017 Tumbuh 19 Persen

Tue, 27 Feb 2018 - Anak usaha Bank Mandiri ini mampu menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 22,2 triliun, tumbuh 19% dibandingkan pembiayaan di 2016. Laba MTF pun dapat tumbuh 4,5% menjadi Rp 350,2 miliar dibandingkan laba 2016 yang sebesar Rp 335,1 miliar.

Mandiri Tunas Finance Bantu Pemulihan Gempa Aceh

Thu, 26 Jan 2017 - Donasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi korban khusunya mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa.

Tak Bayar Cicilan, Gugatan Nasabah MTF Ditolak Pengadilan

Fri, 11 Nov 2016 - Majelis Hakim PN Serang dengan tegas menolak gugatan Penggugat dan menyatakan Pengugat (Iin Inayah) secara hukum telah melakukan perbuatan ingkar janji (Wanpretasi) yang merugikan Tergugat (MTF).

GIIAS 2016, MTF Terima Aplikasi Pembiayaan Rp 381,4 Miliar

Fri, 02 Sep 2016 - Program ‘Bunga Pintar’ dan Strategy Digital Media sangat menarik minat konsumen dan membantu mereka dalam menentukan pilihan.

MTF Hadirkan Program ’Bunga Pintar’ di Ajang GIIAS 2016

Sat, 13 Aug 2016 - “Bunga pintar mulai dari 2.55% untuk tenor 1 tahun berlaku nasional, dan kami mempunyai paket kredit mulai tenor 6 bulan sampai dengan 7 tahun…”

Kini Bayar Cicilan MTF Bisa Via Alfamart, Alfamidi, dan Lawson

Wed, 25 May 2016 -  “Pelanggan sudah bisa bayar angsuran via Alfamart, Alfamidi, dan Lawson mulai tanggal 7 April 2016 lalu,” ujar Harjanto Tjitohardjojo.



Non Bank

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Melemah 22,9 Persen

Kendati demikian, secara total pendapatan industri asur

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi