Governance, Risk Management & Compliance

Jelang Pertanian 4.0, BNI Ajak Petani Terapkan Smartfarming

Rabu 9 Oktober 2019 1:5:0

Gerakan tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam penerapan pertanian 4.0 melalui mekanisasi dan digitalisasi untuk peningkatan produksi dan kesejahteraan rakyat.

GARUT, Stabilitas-- BNI menghadirkan Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 dengan tujuan membantu petani agar semakin siap menghadapi masa tanam Oktober-Maret 2019/2020 dengan bantuan pemanfaatan teknologi digital. Dengan teknologi tersebut proses budidaya makin efektif dan akan menghasilkan produksi yang makin meningkat, dan pada akhirnya semakin  meningkatkan kesejahteraan rakyat petani.

Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 merupakan program lanjutan dari Gerakan Mengawal Musim Tanam (OKMAR) yang dilaksanakan pada tahun 2018 – 2019. Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini direncanakan akan dilaksanakan di  sentra-sentra produksi komoditas pertanian unggulan Indonesia.

Awal Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini dilaksanakan di Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kegiatan ini diisi dengan serangkaian aktivitas, mulai dari sarasehan petani untuk meningkatkan produktivitas dengan bantuan pertanian presisi dan kemudahan akses perbankan BNI, hingga penerapan teknologi digital terkini yang sangat mudah digunakan oleh petani dari berbagai jenis tanaman budidaya.

Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini merupakan kerja sama antara BNI, Kementerian Pertanian RI dan PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT MSMB) dengan memanfaatkan kemajuan teknologi Smartfarming 4.0 berbasis Internet Of Things (IOT).  Smartfarming 4.0 ini menerapkan teknologi sensor tanah dan cuaca, sehingga dapat memantau kondisi lahan secara realtime, dan diharapkan mampu memberikan data pertanian yang lebih terukur serta presisi. Cara ini diharapkan akan membantu petani dalam meningkatkan efisiensi dan meningkatkan produktivitas.

Hadir pada kesempatan ini Bupati Kabupaten Garut Rudy Gunawan, Direktur Pembiayaan Kementan Indah Megawati, Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI Tambok P Setyawati, GM Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo, Head of Investor Relation and Project Manajement PT MSMB Ari Aji Cahyono, serta lebih dari 200 petani dan perwakilan petani atau kelompok tani dari 5 kecamatan kewirausahaan pertanian di Kabupaten Garut.

"Peran BNI pada gerakan ini dimaksudkan untuk memastikan agar para petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah, mudah, disertai pendampingan yang memanfaatkan teknologi smartfarming RITX selama proses budidaya. Pada musim panen, hasil produksi petani akan diserap oleh offtaker mitra Bni,"ujar Rudy

Dalam sambutannya, Rudy Gunawan menyampaikan terima kasihnya kepada BNI atas pelaksanaan Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini. "Pemerintah Garut terus mendorong penerapan teknologi baik mekanisasi maupun digitalisasi sehingga dapat membantu produktivitas petani Garut yang merupakan lumbung pangan Jawa Barat," ujarnya.

Sementara itu, Tambok P Setyawati menyatakan, gerakan tersebut sejalan dengan visi pemerintah dalam penerapan pertanian 4.0 melalui mekanisasi dan digitalisasi untuk peningkatan produksi dan kesejahteraan rakyat, dan BNI bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan PT MSMB mitra strategis dalam implementasi pertanian presisi.

Melalui sarasehan petani, Sahli, salah satu petani di Kadungora mengungkapkan rasa syukur dan menyampaikan terima kasih atas bantuan BNI baik berupa pinjaman KUR dan Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga hasil produksi pertaniannya semakin meningkat. Sahli menambahkan, dengan adanya Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0, petani Garut semakin dimanjakan karena dapat memantau lahan sawah menggunakan smartphone.

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Setyatmojo menyampaikan bahwa implementasi pertanian presisi di Garut semakin melengkapi rangkaian dari Program Kewirausahaan Pertanian Garut.

"Saat ini sedang dibangun Rice Milling Unit (RMU) yang akan segera diresmikan, kami berharap peningkatan produksi petani Garut melalui smartfarming 4.0 dapat diserap RMU dan dibranding serta dilakukan tracking beras hasil produksi gapoktan-gapoktan di Garut," ujarnya.

Pada acara ini, BNI memberikan bantuan CSR berupa RITx Soil & Weather Sensor yang digunakan untuk merekam kondisi lahan secara realtime dan memprediksi cuaca yang presisi sehingga petani dapat mengoptimalisasi produksi komoditasnya. Pemberian CSR kepada kelompok tani ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani penerima KUR di sektor produksi serta menambah portofolio penyaluran KUR oleh BNI, dimana hingga 30 September 2019 telah mencapai Rp 14,4 Triliun dan menyentuh 165 ribu penerima KUR di seluruh Indonesia.

BNI Syariah Buka Dapur Hasanah untuk Petugas Medis Corona

Sat, 13 Jun 2020 - Acara Dapur Hasanah untuk Pejuang COVID-19 ini dilakukan dengan tetap memperhatikan anjuran pemerintah yaitu terkait physical distancing dengan mengatur jarak antre makanan dari peserta relawan.

IPC Bagi 30 Ribu Sembako via e-Voucher

Mon, 04 May 2020 - Penerima bantuan sembako dari IPC meliputi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dan masyarakat di sekitar pelabuhan.

BNI Syariah Gelar Serangkaian Kegiatan dan Promo

Mon, 04 May 2020 - Tema Ramadhan BNI Syariah di 1441 H adalah #jalankebaikan Level Up Your Ramadhan

BNI Syariah Salurkan Bantuan 5,7 Ton Beras ke Ojek Online & Pedagang

Sun, 05 Apr 2020 - Ojek online dan pedagang kaki lima dipilih karena dipandang merupakan profesi yang cukup rentan terkena dampak wabah COVID-19.

Milad ke-10 Tahun, BCA Syariah Gelar Kegiatan Sosial Waspada Covid-19

Sat, 04 Apr 2020 - Kegiatan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) BCA Syariah Peduli Sosial.

BNI Group Siap Implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah Aceh

Wed, 18 Dec 2019 - Pembukaan layanan syariah ini bertujuan untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat Aceh untuk bertransaksi syariah.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi