Governance, Risk Management & Compliance

Kemendag Tingkatkan Ekspor ke Polandia

Jumat 17 Januari 2020 9:14:0

Langkah ini diambil untuk mendongkrak ekspor ke negara dengan target pasar nontradisional.

JAKARTA, Stabilitas-- Kementerian Perdagangan akan terus bekerja sama dengan seluruh perwakilan Indonesia di negara-negara kawasan Eropa Timur dan Eropa Tengah, termasuk dengan Polandia.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan perdagangan, khususnya ekspor kedua negara. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat bertemu Duta Besar RI untuk Polandia Siti Nugraha Mauludiah di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

"Kementerian Perdagangan sangat berkepentingan untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara nontradisional. Polandia, salah satu negara anggota Uni Eropa, merupakan pasar nontradisional yang sangat potensial untuk dikembangkan bagi ekspor Indonesia,"terang Wamendag.

Jumlah penduduk Polandia tercatat sekitar 35 juta jiwa dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4—5 persen. Dengan jumlah masyarakat kelas menengah yang terus meningkat, semakin meningkatkan potensi Polandia sebagai pasar nontradisional bagi Indonesia. Beberapa produk Indonesia yang diminati di Polandia diantaranya adalah mi instan, permen kopi, batik, furnitur, kopi, dan sawit.

Wamendag menyampaikan, saat ini, nilai perdagangan Indonesia dan Polandia tercatat sebesar USD 600 juta. Selain melalui perdagangan langsung antar kedua negara, produk Indonesia masuk ke Polandia melalui Jerman, Hongaria, dan negara-negara Eropa Barat.

"Dengan meningkatkan perdagangan langsung, nantinya produk-produk Indonesia akan lebih berdaya saing di pasar Polandia," jelasnya.

Dalam pertemuan ini, Wamendag juga mengajak Duta Besar RI untuk Polandia melakukan kampanye positif sawit di Eropa. Selain itu, turut dibahas pula rencana Kementerian Perdagangan untuk mengikuti pameran World Coffee Expo Warsaw 2020 guna meningkatkan ekspor kopi Indonesia.

Kemendag Gelar Pertemuan Para Eksportir

Fri, 21 Feb 2020 - Pemerintah mengaku sedang merumuskan sejumlah kebijakan yang dinilai dapat mempermudah syarat bagi UMKM untuk mengakses pasar luar negeri.

Kemendag Hentikan Sementara Impor Binatang Hidup dari RRT

Fri, 14 Feb 2020 - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok, sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan publik yang menjadi perhatian internasional.

Kemendag Gelar Diseminasi Hasil Analisis Perdagangan

Thu, 13 Feb 2020 - Kegiatan tersebut bertema "Penguatan Daya Saing Ekspor dan Neraca Perdagangan Indonesia yang Berkelanjutan".

Indonesia Raih Transaksi Potensial USD 3,50 Juta di Sirha Budapest 2020

Wed, 12 Feb 2020 - Perwakilan Indonesia di Budapest kembali mengikuti Pameran Sirha Budapest 2020. Ajang dua tahunan tersebut menjadi kesempatan mempertemukan produk Indonesia dengan pembeli dari Eropa Tengah dan Timur.

Pemerintah dan DPR RI Sepakati RUU IA CEPA Menjadi Undang-Undang

Fri, 07 Feb 2020 - Persetujuan IA-CEPA akan menjadi bagian transformasi Indonesia menjadi ekonomi maju dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kemendag Tetapkan Pengenaan BMTP Produk Evaporator

Fri, 24 Jan 2020 - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan tarif bea masuk tambahan untuk impor produk evaporator tipe roll-bond dan tipe fin.



Non Bank

Wapres Resmikan Bank Wakaf Mikro di Lombok

Program BWM merupakan sinergi atau kerja sama antara OJ

Presiden Angkat Lana Soelistianingsih Sebagai Kepala Eksekutif LPS

Lana Soelistianingsih diangkat berdasarkan pada Keputus

Pemerintah Sudah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Penyaluran langsung ke rekening sekolah tetap ditatausa

SBR009 Semakin Diburu Investor Milenial

Penerbitan Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR009 mencapai

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi