Governance, Risk Management & Compliance

Kemenperin Cetak Tenaga Kerja Industri Kimia Bersertifikat Internasional

Rabu 2 Oktober 2019 23:5:0

Sertifikasi itu antara lain diberikan kepada 49 orang bidang kimia industri dan 49 orang bidang HSEQ (Health Safety Environment Quality) dari VAPRO Internasional, serta 85 orang lulusan SMAK Padang bidang Kimia Analisis.

JAKARTA, Stabilitas-- Kementerian Perindustrian terus memfasilitasi penciptaan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja saat ini, terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0. Salah satu upaya strategisnya adalah mencetak SDM industri unggul melalui unit-unit pendidikan vokasi yang dimiliki oleh Kemenperin, seperti SMK SMAK Padang dan SMK SMTI Padang.

"Kedua sekolah vokasi kami di Padang telah dikenal mempunyai kualitas yang sangat baik, sehingga mayoritas lulusannya langsung kerja, dengan persentase 70 persen-90 persen," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko S.A Cahyanto di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Pada akhir pekan kemarin, Kepala BPSDMI menyaksikan wisuda sebanyak 374 lulusan, yang terdiri dari 182 lulusan SMK SMAK Padang dan 192 lulusan SMK SMTI Padang. "SMK SMAK Padang sebagai pencetak analis kimia ini mampu menunjukkan reputasi yang sangat baik. Selain memiliki fasilitas yang memadai, terlihat juga semangat untuk menyiapkan tenaga industri yang kompeten,"tuturnya.

Apalagi, pemerintah saat ini fokus dalam upaya menumbuhkan industri kimia di dalam negeri. Sebab, sektor ini berperan penting dalam memasok kebutuhan bahan baku bagi sektor manufakturnya lainnya seperti industri plastik dan industri tekstil.

"Berdasarkan, peta jalan Making Indonesia 4.0, industri kimia adalah satu dari lima sektor manufaktur yang mendapatkan prioritas pengembangan agar bisa mengimplementasikan industri 4.0. Agar sektor tersebut bisa berdaya saing global, tentunya membutuhkan SDM industri yang andal," papar Eko.

Beberapa prestasi yang dicatatkan oleh SMK SMAK Padang, di antaranya menjadi juara bertahan tujuh kali berturut turut untuk peringkat ke-1 Ujian Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat, kemudian Juara Pertama Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi bidang Chemistry, serta Juara Umum Olimpiade Matematika Tingkat Provinsi tahun 2018.

"Lulusan SMK Kemenperin tidak hanya ‘jago kandang’ saja, tetapi juga siap berkompetisi di tingkat internasional karena kami memfasilitasi pemberian Sertifikat Internasional kepada mereka. Seperti pada wisuda kemarin, sebanyak 98 orang lulusan SMK SMTI Padang mendapatkan sertifikasi internasional," sebutnya.

Sertifikasi itu antara lain diberikan kepada 49 orang bidang kimia industri dan 49 orang bidang HSEQ (Health Safety Environment Quality) dari VAPRO Internasional, serta 85 orang lulusan SMAK Padang bidang Kimia Analisis (Certificate III in laboratory skills) dari Hobart Laboratory, Australia.

"Sementara itu, SMK SMTI juga menyiapkan tenaga terampil yang punya kompetensi di dunia industri, khususnya kimia industri dengan spesialisasi teknologi pengolahan minyak kelapa dan minyak atsiri. Jadi, lulusan SMTI siap menjadi tenaga kerja tingkat menengah dalam bidang industri kimia dan juga bisa melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi," imbuhnya.

Kepala BSDMI menegaskan, unit pendidikan vokasi industri milik Kemenperin, baik itu SMK maupun Politeknik, saat ini telah diakui dan dijadikan role model dalam pengembangan pendidikan vokasi industri secara nasional. Hal ini dikarenakan pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh SMK dan Politeknik Kemenperin benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha industri atau demand driven sehingga dapat menghasilkan SDM industri yang kompeten dan unggul.

"Keunggulan lulusan SMK Kemenperin di Padang ini didukung oleh komitmen manajemen sekolah dalam menerapkan pendidikan sistem ganda (dual system) model Eropa secara bertahap dan konsisten yang bekerjasama dengan industri pengguna lulusan dengan integrasi pembelajaran 50:50 antara sekolah dan industri. Selain itu, dukungan penuh pemerintah daerah termasuk dinas-dinas terkait menjadi pembakar semangat SMK Kemenperin untuk Go International," ungkapnya.

Dalam kesempatan wisuda tahun ini, sebanyak 110 orang lulusan SMTI Padang telah diterima bekerja dan 59 orang memilih melanjutkan pendidikan tinggi. Artinya pada saat wisuda, lulusan SMTI Padang sudah terserap kerja sebesar 92,86 persen. Sedangkan lulusan SMAK Padang, sebanyak 93 orang telah diterima bekerja di industri dan 45 orang memilih melanjutkan pendidikan tinggi. Artinya pada saat wisuda, lulusan SMAK Padang sudah terserap kerja sebesar 71,88 persen.

Industri Makanan Jadi Andalan

Tue, 24 Mar 2020 - Kemenperin menyatakan ekspor makanan menjadi penyumbang terbesar bagi surplus industri pengolahan dalam dua bulan pertama tahun ini.

Kemenperin Optimalkan Potensi Industri Furnitur Nasional

Tue, 17 Mar 2020 - Satu langkah pemerintah dalam mendorong industri mebel di tengah lesunya pasar adalah lewat kebijakan penggunaan mebel lokal di tiap kementerian dan lembaga.

Grab Dibujuk Investasi di Indonesia

Tue, 28 Jan 2020 - Agus menegaskan, pemerintah bertekad untuk memberikan perlindungan bagi industri HKT di dalam negeri, termasuk kepada para penggunanya.

Menperin Bagi Strategi Pemerintah Dongkrak Ekspor Industri Nasional

Sat, 25 Jan 2020 - Saat ini, pemerintah sedang fokus menggenjot nilai ekspor guna menekan defisit neraca perdagangan.

8000 Santri Siap Jadi Wirausahawan Baru

Tue, 21 Jan 2020 - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mencetak wirausaha industri baru dari lingkungan pondok pesantren melalui Program Santripreneur yang telah membina 8.128 santri.

OJK Lantik 15 Pejabat Pimpinan Satuan Kerja

Fri, 17 Jan 2020 - Pelantikan dan mutasi ini merupakan bagian dari langkah penguatan peran dan fungsi OJK agar dapat menjawab tuntutan stakeholders dan masyarakat akan peran OJK yang semakin besar.



Non Bank

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

BI Sebut Modal Asing Keluar Rp167 Triliun

Menurut perry terjadi kericuhan di pasar keuangan membu

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi