Governance, Risk Management & Compliance

Kementrian Agama Gandeng PermataBank Syariah Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap

Rabu 11 Januari 2017 2:5:0

Terobosan ini merupakan tindaklanjut dari Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2015 yang mengatur tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler dari sebelumnya empat tahap menjadi dua tahap.

Cirebon, Stabilitas–Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas layanan Haji secara berkesinambungan, Kementrian Agama (Kemenag) menjalin kerjasama dengan PermataBank Syariah dalam Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap, di Cirebon, Rabu (11/1). Dengan layanan ini, calon jamaah haji dapat melakukan pembukaan dan penyetoran dana Hajinya secara langsung di satu tempat mengingat payment point Bank dan kantor Kemenang berada dalam satu atap sehingga tujuan one stop services dapat tercapai.

Terobosan ini merupakan tindaklanjut dari Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2015 yang mengatur tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler dari sebelumnya empat tahap menjadi dua tahap sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Bilamana sebelumnya Calon haji harus bolak balik dari Bank ke kantor Kemenag hingga empat kali untuk memvalidasi nomor dan pembayarannya, dengan solusi ini dapat memangkas hanya menjadi dua kali mengingat perwakilan Bank dan Kemenag telah berada dalam satu atap.

Cirebon menjadi kota keempat pelaksanaan Pendaftaran Haji Satu Atap ini setelah langkah awal (pilot project) dilakukan di kota Bandung dan dilanjutkan di Brebes dan Karawang.

Hadir dalam peluncuran Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap ini Direktur PermataBank Syariah, Achmad K. Permana; Kepala Kementerian Agama Kab Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag; para pejabat Muspida dan PermataBank Syariah serta perwakilan Calon Jamaah Haji.

Permana mengungkapkan PermataBank Syariah siap mendukung program Pemerintah khususnya yang dilakukan oleh Kemenag dalam Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap ini. Layanan ini jelas sangat dibutuhkan oleh Calon jamaah karena dapat membuat proses validasi dan pembayaran menjadi lebih efektif dan efisien. Apa yang kami lakukan bersama dengan Kemenag hari ini menjadi wujud nyata komitmen PermataBank Syariah dalam mensukseskan program Haji Pemerintah.

“PermataBank Syariah memiliki rekam jejak yang panjang dalam mendukung kelancaran program Haji Pemerintah. Sejak tahun 2013 kami menerima amanah dari Kemenag sebagai salah satu dari 17 Bank Syariah yang ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Sebagai Bank Syariah terbesar keempat di Indonesia, kami tidak hanya memberikan layanan haji regular saja, namun juga layanan kepada Calon Jemaah Haji Khusus. Untuk itu kami bahkan mengembangkan produk PermataTabungan iB Haji untuk membuka kesempatan lebih luas kepada masyarakat berangkat ke Tanah Suci secara terencana”, jelas Permana.

Kepala Kementerian Agama Kab Cirebon, Imron berharap layanan Pendaftaran Haji Satu Atap di kota Cirebon ini dapat terealisasi dan mengapresiasi dukungan PermataBank Syariah.

"Kami mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan kalangan perbankan Syariah ini sehingga memudahkan Calon jamaah dalam menyelesaiakan proses administrasi keberangkatan Haji-nya. Urusan administrasi cukup dilakukan di dalam area yang sama sehingga Calon jamaah dapat lebih konsentrasi untuk mempersiapkan perjalanan Hajinya dengan lebih baik. Hal inilah yang ingin kami capai sehingga Pemerintah dapat secara terus menerus meningkatkan kualitas layanan Haji,"ungkap Imron.

Memberikan Solusi berhaji bagi Umat
PermataTabungan iB Haji merupakan salah satu produk unggulan PermataBank Syariah. Produk ini merupakan jawaban terhadap kebutuhan Ibadah haji masyarakat dimana salah satu kendalanya adalah kemampuan finansial untuk membiayainya. Faktanya waktu tunggu keberangkatan haji berkisar 10-12 tahun, ditambah rata-rata laju inflasi tahunan negara di kisaran 5-10% biaya keberangkatan haji pun kian bertambah mahal.

Oleh karena itu PermataTabungan iB Haji dengan gerakan #WaktunyaKeTanahSuci yang digagas oelh PermataBank Syariah di bulan April lalu menjadi solusi untuk mewujudkan langkah nyata memampukan diri berangkat ke Tanah Suci. Dengan setoran awal sebesar Rp 250 ribu, nasabah sudah bisa berikhtiar untuk menunaikan Ibadah Haji.

Selain itu PermataTabungan iB Haji juga telah terhubung dengan SISKOHAT di 17 Kantor Cabang Syariah dan 296 Kantor Layanan Syariah (Office Channelling) di seluruh Indonesia. Dengan adanya layanan online ini, nasabah akan memperoleh porsi haji sesuai urutan yang dikeluarkan oleh Kemenag ketika dana nasabah sudah mencapai Rp 25 juta. Selain itu juga tersedia dalam 2 pilihan produk tabungan, yaitu: Layanan Haji Reguler (IDR) dan Layanan Haji Khusus (USD).

Mengingat PermataTabungan iB Haji ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk ber-Haji, perkembangan produk ini menunjukkan kecenderungan terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Bilamana di Januari 2015 jumlah penabung PermataTabungan iB Haji hanya sebesar 31,567 nasabahdan 9,299 porsi Haji dengan dana kelolaan Rp 588 miliar, maka pada periode September 2016 angkanya telah mencapai 81,858 nasabah dan 43,195 porsi Haji nasabah atau jumlah nasabahnya meningkat 159 % dan jumlah porsi Haji meningkat 365% dengan dana kelolaanmencapai Rp 1.97 triliun atau tumbuh hingga 236 persen.

BAPPENAS: Dana Haji Diinvestasikan, bukan Belanja Infrastruktur

Mon, 31 Jul 2017 - Konsep keuangan yang jelas dana haji itu long term funding, infrastruktur adalah long term projcet namanya long term project yang paling bagus membiayai adalah long term funding.

PermataBank Syariah Gandeng PERSIB Bandung, Luncurkan Exclusive MemberCard

Thu, 13 Apr 2017 - Dukung Kemajuan Sepakbola Indonesia, Luncurkan Exclusive Membercard bagi Boboto

BSM Tawarkan Program Umrah Promo

Mon, 23 Jan 2017 - kerjasama tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian BSM agar masyarakat Indonesia terhindar dari penipuan umrah yang kerap terjadi

Berbekal Right Issue, CAR Bank Permata Tembus 18,6 Persen

Thu, 28 Jul 2016 - "Kesuksesan rights issue memperlihatkan dukungan dari dua pemegang saham utama, yaitu Astra dan Standard Chartered, terhadap strategi bank untuk memperkuat cadangan modal..."

Right Issue, Bank Permata Divestasi Saham Baru

Thu, 18 Feb 2016 - Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perseroan untuk semakin meningkatkan kualitas asetnya.


Non Bank

OJK: Kemajuan Teknologi Finansial Perlu didukung SDM yang Handal.

Berdasarkan data World Bank, dari jumlah 157 negara, In

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

Portofolio

OJK Dorong Pertumbuhan Industri di Daerah Melalui Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perusahaan

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi