Governance, Risk Management & Compliance

Kominfo Gelar Rapid Test Covid-19 untuk Pekerja Media dan Pegawai

Jumat 10 April 2020 16:32:0

Tes cepat dilakukan untuk melihat respons antibodi yang ada dalam tubuh sebagai deteksi awal.

JAKARTA, Stabilitas-- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar rapid test atau tes cepat untuk pekerja media dan pegawai Kominfo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19). Tes cepat dilakukan dengan sistem drive thru di Kantor Kementerian Kominfo agar menghindari penciptaan kerumunan dan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 tentang physical distancing.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menyatakan bahwa pemeriksaaan bagi pekerja media dan pegawai itu diharapkan dapat menyajikan informasi awal tentang kondisi kesehatan pekerja media dan pegawai.

"Ini memang bukan untuk diagnosa Covid-19 secara langsung, melainkan untuk melihat respon antibodi yang ada dalam tubuh. Jadi hasil pengukuran akan menjadi deteksi awal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kita selenggarakan untuk pekerja media karena salah satu profesi yang paling berisiko adalah mereka," tuturnya di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta.

Menurut Menteri Kominfo, inisiatif itu selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo.

"Pak Jokowi menyatakan dalam situasi saat ini dibutuhkan gotong royong dan  komunikasi yang baik. Nah, kami ingin memastikan kesehatan pekerja media agar tetap dapat menjalankan kerja jurnalistik dan tetap bisa menyampaikan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI yang berlangsung secara virtual, Selasa (07/04/2020), Menteri Johnny menyatakan pelibatan unsur pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media dalam mendukung penanganan dampak Covid-19.

"Kami memanfaatkan betul jejaring kerja sama pentahelix. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus kolaboratif dan sistematis. Oleh karena itu, kami berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait maupun pemerintah daerah. Kemudian juga dengan masyarakat, akademisi, dunia usaha dan media," tuturnya.

758 Pekerja Media Mendaftar

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti menyatakan, hingga kemarin, tercatat sebanyak 758 pekerja media terdaftar dalam tes cepat yang digelar Kementerian Kominfo dan Halodoc.

"Hari ini pelaksanaannya mulai pukul 09.00 s.d. 16.00 WIB. Ada 758 pekerja media yang mendaftar dan yang telah datang melakukan rapid test sebanyak 350 orang. Semua kita layani dengan cara drive thru," ujarnya.

Menurut Sekjen Kementerian Kominfo, layanan pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Halodoc. Selanjutnya pemeriksaan juga dilakukan oleh tim Halodoc. Dalam pemeriksaan, peserta tidak perlu turun dari kendaraan pribadi masing-masing. "Hasil pemeriksaaan kemudian akan diberitahukan melalui aplikasi," tambah Sekjen Niken.

Selain bagi pekerja media, Kementerian Kominfo juga menggelar rapid test bagi pegawai Kementerian Kominfo. Sebanyak 994 pegawai telah mengikuti tes cepat tersebut. Jika ditotal dengan pekerja media, maka tes cepat telah diikuti oleh 1344 orang dalam tiga hari terakhir.

Tes cepat Covid-19 merupakan metode pemeriksaan untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan mengambil sampel darah. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, dalam penjelasan kepada media di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (25/03/2020), menyebutkan bahwa rapid test tidak diarahkan untuk menegakkan diagnosa karena rapid test yang kita gunakan adalah rapid test yang berbasis pada respon imunologi. "Kita tahu kalau virus masuk ke dalam tubuh kita maka tubuh secara otomatis akan membentuk antibodi yang akan kita ukur dan inilah yang kemudian akan dideteksi," tuturnya.

OJK Keluarkan Kebijakan Stimulus Lanjutan Bagi IKNB

Mon, 01 Jun 2020 - Penyesuaian Pelaksanaan Teknis Pemasaran PAYDI Dan Kebijakan Restrukturisasi Pinjaman/Pembiayaan LKM.

Minat Investor Berinvestasi di tanamduit Tumbuh Signifikan di Tengah Pandemi Covid-19

Mon, 01 Jun 2020 - tanamduit menargetkan dana kelolaan reksa dana hingga akhir 2020 senilai Rp500 miliar atau melonjak lebih dari 160% dibandingkan realisasi akhir 2019 meski di dalam kondisi pandemi Covid-19.

Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan Paket Sembako

Fri, 29 May 2020 - Hal ini merupakan aksi nyata Emergency Response terhadap penyebaran wabah COVID-19.

OJK: Bulan Mei Stabilitas Jasa Keuangan Tetap Terjaga Di Tengah Pandemi Corona

Fri, 29 May 2020 - OJK telah mengeluarkan sejumlah kebijakan stimulus lanjutan yang telah disampaikan OJK pada hari Rabu (27/5) lalu.

Kemenperin Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri

Thu, 28 May 2020 - Kenormalan baru dalam industri manufaktur dapat berpengaruh pada aspek produktivitas hingga daya saing.

Gandeng Kominfo, LinkAja Permudah Akses Belanja ke Pasar

Wed, 27 May 2020 - Linkaja berperan besar dalam proses revitalisasi pasar tradisional.



Non Bank

OJK Keluarkan Kebijakan Stimulus Lanjutan Bagi IKNB

Penyesuaian Pelaksanaan Teknis Pemasaran PAYDI Dan Kebi

Kredit Kuartal I CIMB Niaga Finance Tumbuh 52%

Kredit atau pembiayaan yang disalurkan CIMB Niaga Finan

Allianz Life Indonesia Perkenalkan Asuransi Jiwa Unit Link Terbaru

Sampai 2019 produk asuransi jiwa unitlink masih mendomi

Portofolio

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Mandiri Sekuritas Permudah Proses Pembukaan Rekening Efek

Mandiri Sekuritas mendorong masyarakat berinvestasi di

Kemenkeu Terbitkan SUN dengan Tenor 50 Tahun

SUN tersebut diterbitkan guna memenuhi kebutuhan pembia

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi