Governance, Risk Management & Compliance

Kredivo Indonesia Targetkan Pertumbuhan Pinjaman Tunai 2 Kali Lipat di 2020

Jumat 14 Februari 2020 3:40:0

Profil pengguna Kredivo Indonesia pada 2019 juga masih didominasi oleh 86 persen kalangan milenial di rentang umur 18-35 tahun.

JAKARTA, Stabilitas-- Indonesia semakin agresif dalam memperluas akses layanan kredit digital bagi masyarakat Indonesia. Didukung oleh penyaluran lini kredit dari beberapa bank dan credit funds yang berhasil diraih pada 2019, Kredivo menargetkan penyaluran kredit bagi jutaan pengguna selama beberapa tahun ke depan. Tahun ini, Kredivo menargetkan untuk menyalurkan Rp 4 Triliun untuk layanan pinjaman tunai.

Alie Tan selaku CEO Kredivo Indonesia mengatakan,pencapaian Kredivo selama 2019 didukung oleh beberapa faktor, utamanya pengembangan inovasi dan teknologi, kredibilitas yang semakin kuat, serta kondisi industri fintech yang semakin diminati di Indonesia.

"Memasuki 2020 ini, kami semakin siap dan optimis untuk mempercepat laju pertumbuhan bisnis hingga 2 kali lipat yang mana 30 persen diantaranya merupakan pinjaman produktif. Kami juga berencana mengembangkan layanan kami secara lebih luas mencakup dana pendidikan, kesehatan dan pinjaman syariah, tentunya dengan tetap mengutamakan user experience yang baik serta keamanan data pengguna,"ujarnya.

Tercatat, jumlah pinjaman dalam kategori produk pinjaman tunai Kredivo selama 2019 naik 100 persen dibandingkan 2018, seiring dengan jumlah pengguna aktif yang juga mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 50 persen y.o.y.

Penawaran jenis pinjaman tunai berjangka pendek menjadi yang paling diminati oleh pengguna, mengingat bunga yang terjangkau serta proses verifikasi yang mudah, cepat, dan aman

"Milenial tetap menjadi salah satu target pasar utama kami dan kedepannya kami juga akan terus aktif menggalakkan berbagai inisiatif guna mendukung terciptanya generasi milenial Indonesia yang melek keuangan,"tambah Alie.

Dari sisi industri, potensi perkembangan fintech lending di Indonesia pada tahun ini juga diperkirakan masih sangat besar. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperkirakan, penyaluran pinjaman oleh fintech lending akan tumbuh 50 persen secara tahunan (y.o.y) pada 2020. Terlebih, Indonesia mulai menghadapi fase bonus demografi pada tahun ini, dengan populasi milenial mencapai sepertiga atau 34 persen dari total populasi, dengan basis pengguna fintech lending saat ini yang masih didominasi oleh milenial.

"Kami optimis akan perkembangan industri ini, di tengah infrastruktur telekomunikasi yang semakin memadai serta kesenjangan akses kredit di Indonesia. Sehingga kedepannya, peningkatan literasi keuangan juga akan tetap menjadi salah satu fokus utama Kredivo. Hal ini selaras dengan pemerintah dan asosiasi untuk menciptakan ekosistem fintech yang lebih kondusif dan berkelanjutan," tutup Alie.



Non Bank

Laba Bersih CNAF untuk Dividen dan Pengembangan Bisnis

RUPST menyetujui Laporan Tahunan Perseroan dan mengesah

OJK Minta Lembaga Keuangan Beri Keringanan Cicilan

Bank/Leasing wajib melakukan asesmen dalam rangka membe

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

Portofolio

Kemenkeu Terbitkan SUN dengan Tenor 50 Tahun

SUN tersebut diterbitkan guna memenuhi kebutuhan pembia

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi