Governance, Risk Management & Compliance

Kunjungi Situs Bung Karno, Dirut Pegadaian Rasakan Segarnya 'Air Perigi'

Jumat 24 Agustus 2018 8:36:0

Tepat di rumah inilah Bung Karno tinggal dalam keadaan serba terisolasi dari Jakarta, namun beliau tidak tinggal diam saja dan bahkan berhasil merumuskan pokok pikiran dari Pancasila yang kelak akan menjadi dasar filosofi Republik ini...

ENDE, Stabilitas – PT Pegadaian (Persero) melakukan napak tilas sejarah ke rumah pengasingan Sang Proklamator Bung Karno di kota Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini menjadi salah satu bagian rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia  ke-73 yang digelar Pegadaian di kota Ende.

Kota Ende dipilih sebagai lokasi memperingati ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-73 tahun ini karena mempunyai nilai sejarah yang sangat kuat. Di pulau dengan luas 2.046,75 km²  tersebut, terdapat satu rumah yang dikenal sebagai rumah pengasingan Presiden pertama Indonesia Soekarno.

Di rumah yang dahulu kala merupakan milik Abdullah Ambuwaru inilah Bung Karno tinggal selama menjalani pengasingan selama empat tahun lamanya sejak tahun 1934 hingga tahun 1938. Selama itu pula Bung Karno harus berpisah dengan rekan-rekan seperjuangannya yang tidak pernah berhenti untuk mengusahakan kemerdekaan Indonesia.

Di tempat yang terpencil dan jauh dari hiruk pikuk inilah rupanya Bung Karno mendapatkan ilham mengenai dasar-dasar pemikiran bernegara yang kelak kita akan ingat sebagai Pancasila.

“Tepat di rumah inilah Bung Karno tinggal dalam keadaan serba terisolasi dari Jakarta, namun beliau tidak tinggal diam saja dan bahkan berhasil merumuskan pokok pikiran dari Pancasila yang kelak akan menjadi dasar filosofi Republik ini," ujar Direktur Utama Pegadaian, Sunarso, saat mengunjungi Situs Bung Karno, Jl. Perwira, Ende, Flores, NTT baru-baru ini.

Di kota Ende inilah Bung Karno melakukan banyak perenungan dan mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kota Ende. Di sinilah bapak proklamator tersebut melihat bahwa di Ende keberagaman dapat hidup berdampingan dan menjadi pemersatu di masyarakat.

Walaupun matahari sudah beranjak tinggi dan cuaca semakin panas, para peserta masih bersemangat mengikuti napak tilas sejarah di rumah pengasingan Bung Karno. Rumah yang bentuk dan isinya masih sesuai dengan kondisi aslinya tersebut rupanya mempunyai ikatan batin yang kuat dengan masyarakat Ende.

Bahkan, Sunarso juga mencoba menimba air sumur atau 'air perigi' yang ditimba menggunakan katrol, dan langsung meminum air tersebut, sembari membasuh muka. "Airnya segar luar biasa," imbuh Sunarso.

Rumah Bung Karno tersebut merupakan salah satu destinasi wisata favorit di kota Ende selain danau Kelimutu yang merupakan satu-satunya danau tiga warna di dunia sudah tersohor hingga ke mancanegara. Rumah ini menjadi andalan wisata sejarah di kota yang terkenal dengan sebutan kota Pancasila tersebut.

Agar wisata sejarah di rumah Bung Karno tersebut semakin optimal, Pegadaian  menambahkan peralatan multimedia agar situs bersejarah tersebut bisa semakin menarik dan memberikan pelajaran sejarah yang sesuai dengan zaman sekarang.

Bantuan sosial tersebut berupa laptop, LED, dan juga perlengkapan audio nirkabel. Diharapkan dengan bantuan peralatan multimedia tersebut, rumah Bung Karno bisa lebih hidup dan membuat wisata sejarah di Ende semakin berkembang.

Tabungan Emas

Sebelum menggelar napak tilas Situs Bung Karno, Sunarso dan jajaran manajemen dan pegawai Pegadaian menggelar upacara bendera di lapangan upacara Nangaba, Kecataman Ende bersama warga setempat Di sela pelaksanaan upacara tersebut, Pagadaian memberikan apresiasi sekitar 400 lebih tabungan emas untuk seluruh penyelenggara acara.

"Kita bersyukur karena diberikan kesempatan merayakan HUT 73 RI (di Ende). Terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat, adik-adik para siswa dari kecamatan Ende yang dengan semangat tinggi, merayakan apel bendera dengan tertib, luar biasa. Terimakasih untuk Koramil, dipimpin langsung Danramil yang telah melatih petugas pengibar bendera. Saya bahagia karena masih ada apel HUT RI seperti ini di pelosok kecamatan dapat dilaksanakan dengan hikmat dan tertib," ungkap Sunarso, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), dalam sambutan usai upacara di halaman kantor Kecamatan Ende, Nangaba, Ende, Jumat (17/8/2018).

Sunarso juga dibuat  merinding oleh paduan suara 'mama-mama' yang tampil 'live' menyanyikan seluruh lagu saat apel, seperti lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu pengiring menghendingkan cipta, hingga lagu-lagu perjuangan yang diselingi satu lagu daerah Ende yang fenomenal.

"Satu lagi yang tidak saya lupa, karena telah membuat saya merinding yaitu paduan suara dari mama-mama yang tampil dengan suara merdu, dengan pakaian daerah Ende. Mama-mama dari desa mana ya.. saya sangat kagum dan merinding, karen baru kali ini saya alami apel bendera diringi nyanyian pafuan suara secara live oleh mama-mama. Biasanya anak muda ya. Ini membangakan," pungkas Sunarso.

Maka sebagai bentuk apresiasi, Sunarso meminta semua  perangkat upacara yang terlibat, mulai dari Pasukan TNI, Pasukan Pengibar Bendera, Paduan Suara, dan seluruh perangkat pendukung acara diberikan hadiah berupa tabungan emas dari Pegadaian, masing-masing sebesar 1 gram atau senilai Rp 500 ribu.

"Jadi hari ini saya nambah nasabah dari kota Ende. Kalau saya hitung sekitar 150 orang ya semua petugas apel. Jadi segera diurus di Pegadaian ya. Ini supaya masyarakat belajar menabung. Ini saldo awal saja. Emas itu nilainya tidak turun. Setiap hari naik," ujar Sunarso.

Usai memberikan sambutan, Sunarso juga memberikan apresiasi kepada marcing band dari 250 siswa SMP Katolik Ndao dan SMP Katolik Maria Goreti, Ende yang tampil luar biasa menghibur masyarakat usai pelaksanaan apel bendera dalam rangka HUT RI ke 73 itu.

"Saya kira tidak jauh beda antara marcing band dari adik-adik tadi dengan Tarakanita Jakarta. Ini juga luar biasa. Maka saya berikan kepada adik-adik kita ini masing-masing setengah gram tabungan emas. Kalau nilainya sekitar 250 ribu rupiah. Selamat ya adik-adik," tukas Sunarso.

Di kesempatan yang sama, Sunarso menegaskan dukungan Pegadaian bagi pengembangan proses pendidikan di Kecamatan Ende. "Tari Pak Camat bilang, kami ada 7 SMP yang butuh bantuan perangkat komputer. Maka saya putuskan di tempat ini  laptop untuk 7 SMP. Semoga membantu proses belajar dan mengajar," tegas Sunarso.

Pegadaian Setor Dividen Rp1,387 Triliun

Fri, 24 May 2019 - Pegadaian menyetor laba sebagai penerimaan negara sebesar 50 persen atau Rp1,387 triliun dari total raihan laba bersih pada tahun 2018.

Pegadaian Gandeng Grab, Kini Pengemudi Bisa Akses Pinjaman & Tabungan Emas

Tue, 21 May 2019 - Program ini bertujuan untuk mendapatkan segmen nasabah baru yakni Mitra Grab, serta mendorong peningkatan kinerja bisnis Produk Kreasi Multiguna dan Tabungan Emas Pegadaian.

Sinergi BUMN: Ada Tiket Garuda di The Gade Cafe

Mon, 20 May 2019 - Melalui kerja sama ini, Pegadaian akan membantu penjualan tiket Garuda. Sedangkan Garuda akan membantu memasarkan produk Pegadaian

Pegadaian Dorong Anak Muda Lebih Kreatif melalui Kopi

Thu, 02 May 2019 - Melalui kelas Barista ini Pegadaian mendorong anak muda untuk menjadi pengusaha kopi salah satunya dengan membuka kedai kopi.

Pegadaian Berikan Bantuan ke Tiga Pesantren di Jakarta

Tue, 23 Apr 2019 - Melalui bantuan ini, masing-masing pesantren menerima bantuan sejumlah Rp50 Juta dan Rp25 Juta sebagai bentuk kepedulian Pegadaian terhadap sesama.

Gold for Work Pegadaian Pecahkan Rekor MURI

Fri, 05 Apr 2019 - Kegiatan Gold for Work Pegadaian merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengubah sampah menjadi tabungan emas. Menurut DIrut pegadaian, selain mendapat rekening emas, masyarakat juga turut serta menjaga lingkungannya.



Non Bank

Kantongi Izin BI, Cashlez Siap Lebarkan Sayap

Setelah sebulan mengajukan izin beroperasi 2 tahun yang

ASM Bagikan Asuransi Mikro dan Celengan Impian Untuk Masyarakat Sentani

PT Asuransi Sinar Mas (ASM) menyelenggarakan kegiatan L

Amartha Fintek Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Amartha menjadi salah satu dari lima perusahaan fintech

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi