Governance, Risk Management & Compliance

Layanan Internet Bisa Dinikmati di Seluruh RI

Selasa 31 Oktober 2017 16:6:0

APJII menjalin kerjasama dengan operator yang memungkinkan ketersediaan infrastruktur akses Internet ke seluruh pelosok Indonesia

Jakarta, Stabilitas– Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia mengatakan sudah bisa melayani kebutuhan layanan Internet di seluruh Indonesia bahkan sampai ke pelosok. Hal itu dipastikan setelah asosiasi itu menjalin kerja sama dengan beberapa operator.

                Ketua APJII Jamalul Izza mengatakan bahwa mengakselerasikan ketersediaan infrastruktur khususnya infrastruktur akses (last mile) adalah salah satu program kerja organisasi itu di sepanjang tahun 2015-2018. Dengan begitu seluruh anggota APJII bisa menyediakan layanan Internet Pita Lebar kepada masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

                APJII telah bekerjasama dengan PT Bit Teknologi Nusantara (BITEK) dan PT Bali Tower Sentra Tbk (BTS) dalam penyediaan jaringan infrastruktur akses (last mile) berbasis Fiber Optik (FTTH) dimana BITEK dan BTS siap menjadi Neutral Network Operator berbasis Fiber Optik bagi seluruh anggota APJII dan menyewakan jaringan akses.

“Kerjasama dengan operator lain untuk ketersediaan infrastruktur lainnya bagi anggota APJII juga telah dilakukan APJII dengan PT Mega Akses Persada (FiberStar), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT XL Axiata Tbk. dan PT Trans Indonesia Network serta beberapa operator infrastruktur lain segera menyusul,” kata Izza.

Izza melanjutkan bahwa APJII menjalin kerjasama dengan konsorsium yang terdiri dari Axiata Business Services Sdn Bhd, yang merupakan anak usaha dari Axiata Group Berhad , PT Rumah Teknologi (NEUSAT), dan Koperasi Digital Indonesia Mandiri (DigiCoop), untuk menyediakan infrastruktur akses (last mile) berbasis Satelit sehingga Layanan Internet Pita Lebar berbasis Satelit dapat disediakan di seluruh Indonesia oleh seluruh anggota APJII. Infrastruktur akses satelit ini dijadwalkan dapat mulai digunakan oleh anggota APJII mulai 1 Januari 2018.”

                Sementara itu, Asri Hassan Sabri, Managing Director of Axiata Business Services Sdn. Bhd. menyatakan bahwa peran Axiata Business Services dalam konsorsium ini adalah dalam penyediaan Kapasitas Satelit yang dimilikinya. Dan dengan penandatanganan kerjasama di ajang CommunicIndonesia hari ini, kami akan selalu berkomitmen penuh untuk terus mendukung program ini.

“Sebagai Mitra Axiata Business Services, NEUSAT yang memiliki izin Jaringan Tetap Tertutup berbasis Satelit di Indonesia akan berperan sebagai operatornya dimana NEUSAT berkomitmen untuk menjadi Neutral Satellite Network Operator yang tidak berkompetisi dengan anggota APJII dalam menyalurkan Layanan Internet Pita Lebar,” kata dia.

Axiata akan menyediakan pipa lastmile-nya saja, sementara bandwidth Internet disediakan oleh anggota APJII. Sistem yang digunakan adalah yang sudah umum digunakan di dunia yaitu Hughes Network System.

 



Non Bank

Layanan Internet Bisa Dinikmati di Seluruh RI

APJII menjalin kerjasama dengan operator yang memungkin

Perum Jamkindo Berikan Pendampingan Unit Usaha  Pondok Pesantren

Pelatihan diselenggarakan di Ponpes Al Mizan, Pandeglan

CIMB Niaga Persembahkan Film ‘Banda The Dark Forgotten Trail’

Film ini menuturkan ulang kisah sejarah Kepulauan Banda

Aset Jamkrindo Syariah Tumbuh 135 Persen

Aset JamSyar tumbuh 123 persen bila dibandingkan dengan

Portofolio

Tradisi ‘Bendera Putih’ BEI

Lagi-lagi PT Bursa Efek Indonesia merevisi targetnya. K

Siap Go Private, Saham LAMI Dibuyback Pendirinya

BEI telah mengkonfirmasi bahwa sedikitnya dua emiten te

CIMB dan China Galaxy Jajaki Kerjasama Stockbroking

Dalam usaha patungan tersebut, kedua perusahaan yang te

AAEI Ajak Masyarakat Berinvestasi Saham

AAEI mengajak masyarakat agar tak ragu lagi untuk berin

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi