Governance, Risk Management & Compliance

Listrik Bantuan Perum Jamkrindo Ikut Menerangi Jabar & Banten

Rabu 8 Agustus 2018 9:8:0

Perum Jamkrindo bersama 33 BUMN lainnya terlibat dalam program elektrifikasi di Jawa Barat dan Banten yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN

JAKARTA-Stabilitas -Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terlibat dalam program elektrifikasi di Jawa Barat dan Banten yang diinisiasi oleh kementerian badan usaha milik negara. Total ada 500 keluarga yang mendapat bantuan sambungan listrik dari Perum Jamkrindo. Penandatanganan perjanjian kerjasama elektrifikasi dilakukan di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Penandatanganan kerjasama antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan 34 BUMN itu disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan. Direktur Keuangan, Investasi, dan Manajemen Risiko I Rusdonobanu hadir menandatangani perjanjian kerjasama tersebut.
”Perum Jamkrindo terlibat dalam program ini untuk ikut meningkatkan rasio elektrifikasi di Jawa Barat dan Banten. Peningkatan rasio elektrifikasi akan mendorong peningkatan produktivitas masyarakat,” ujar Rusdonobanu dalam siaran pers.

Dalam program ini, bantuan sambungan listrik dari Perum Jamkrindo disalurkan untuk penerima di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut. Dengan lebih mudah mendapatkan akses listrik, produktivitas masyarakat diharapkan bisa meningkat karena berbagai kegiatan produktif bisa dilakukan dengan bantuan alat bersumber energi listrik. Melalui keterlibatan dalam program tersebut, Perum Jamkrindo juga sekaligus ingin mewujudkan kepedulian dan secara nyata hadir untuk Negeri.

Program elektrifikasi merupakan salah satu bagian dari kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri. Pelaksanaannya berdasarkan Surat Kementerian BUMN No. S-114/S.MBU/07/2018 tanggal 13 Juli 2018, perihal Program Elektrifikasi Jawa Barat Bagian Selatan dan Banten. BUMN diminta untuk berkontribusi meningkatkan rasio elektrifikasi sesuai wilayah penugasan dan penetapan Kementerian BUMN.

Melalui program ini, sambungan listrik baru ditargetkan bisa menjangkau 103.000 rumah tangga pada 28 Oktober 2018. Perkiraan biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 56,9 miliar.

Rumah tangga kurang mampu yang mendapatkan program ini dipilih dan ditetapkan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dalam catatan PLN, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat 96,79 persen dengan jumlah keluarga yang belum mendapat sambungan listrik mencapai sebanyak 334.260 keluarga. Rumah tangga kurang mampu yang mendapat bantuan program ini mendapatkan sambungan listrik berdaya 450 VA dengan tarif subsidi dan sistem prabayar.



Non Bank

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan eduk

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen da

"The Gade Clean and Gold" Menukar Sampah menjadi Tabungan Emas

Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya b

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi