Governance, Risk Management & Compliance

LPPI Buka SESPIBANK Angkatan 72

Senin 17 Februari 2020 18:54:0

SESPIBANK merupakan salah satu program yang mengarahkan pesertanya untuk ikut terlibat dalam proses penciptaan nilai bagi banknya masing-masing dengan tujuan untuk mengembangkan solusi terhadap masalah sekarang dan masa depan.

JAKARTA, Stabilitas - Industri jasa keuangan dan perbankan bergerak semakin dinamis dengan perkembangan yang semakin pesat dan kompleks. Hal ini bukan semata-mata karena pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, melainkan juga pengaruh persaingan dan tuntutan nasabah. Permintaan akan produk dan layanan semakin bervariasi sehingga bank perlu melakukan pengelolaan dengan mempertimbangkan aspek-aspek Risk Management, Compliance, dan GCG.

"Atas dasar itu, pengelola, baik Direksi, Komisaris maupun Pejabat Eksekutif lainnya, dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi dalam menjawab berbagai tantangan guna meraih keberhasilan mewujudkan visi-misi yang ditetapkan, mengantisipasi tuntutan nasabah, dan mampu menghadapi persaingan," papar Mulya E. Siregar, Direktur Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) saat membuka SESPIBANK angkatan 72 di LPPI, Jakarta, Senin (17/2/2020).

SESPIBANK merupakan salah satu program yang mengarahkan pesertanya untuk ikut terlibat dalam proses penciptaan nilai (value creation) bagi banknya masing-masing dengan tujuan untuk mengembangkan solusi terhadap current and future problems. Proses penciptaan nilai tersebut dituangkan dalam sebuah proposal bisnis dan dipresentasikan di dalam forum.

Dalam rangka mencapai sasaran kompetensi sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan sebagi anggota pimpinan bank yang profesional, kurikulum SESPIBANK disusun dengan maksud meningkatkan wawasan kognitif, afektif, dan skills tentang bisnis perbankan yang dijabarkan dalam sasaran program yaitu mampu mengelola strategic directions dalam membangun masa depan bank dalam perannya sebagai pimpinan puncak.

Program SESPIBANK ke-72 ini dilaksanakan pada 17 Februari s.d. 3 April 2020, dan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari : Bank Bengkulu ; Bank Sulteng ; Bank Papua ; Bank BJB ; Bank Sumsel Babel ; Bank Mandiri ; Bank Jatim ; Bank BNI ; Bank Sulselbar ; Bank Aceh Syariah ; Bank BRI ; Bank Syariah Mandiri ; dan Bank DKI. 

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Fri, 03 Jul 2020 - Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agung rupanya tidak diketahui oleh semua Anggota BPK.

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Wed, 24 Jun 2020 - Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, yaitu dari Rp 34,1 triliun menjadi Rp. 35,92 triliun."

Atasi Dampak Covid, Bank Lakukan Restrukturisasi

Thu, 18 Jun 2020 - Debitur restrukturisasi berasal dari berbagai sektor baik korporasi, UMKM, komersial hingga konsumer

BKPM Gaet Bank DBS Indonesia Berikan Kemudahan Investasi

Thu, 23 Apr 2020 - PT Bank DBS Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk memudahkan nasabah melakukan investasi di Indonesia.

Kemenperin Minta Industri Otomotif Penuhi Hak Pekerja

Mon, 13 Apr 2020 - Kemenperin dan Gaikindo juga berkoordinasi agar tidak terjadi PHK di sektor otomotif.

Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi Melalui Bank DKI Peduli

Fri, 10 Apr 2020 - Bank DKI berupaya turut melakukan penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) dengan mengajak seluruh masyarakat khususnya warga DKI Jakarta untuk berpartisipasi dengan menyalurkan bantuan melalui program Bank DKI Peduli #BersamaLawanCovid19.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi