Governance, Risk Management & Compliance

LPS Turunkan Bunga Penjaminan

Kamis 26 Maret 2020 9:6:0

Keputusan itu diambil melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) Senin, 23 Maret 2020.

JAKARTA, Stabilitas--LPSmelalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada hari Senin, 23 Maret 2020, telah menetapkan penurunan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan Rupiah di Bank Umum dan simpanan Rupiah di BPR sebesar 25 bps dan mempertahankan tingkat bunga penjaminan untuk valuta asing di Bank Umum. Dengan demikian, tingkat bunga penjaminan LPS untuk bank umum menjadi 5,75 persen pada kurs rupiah dan1,75 persen pada valas.

"Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 26 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah dalam keterangannya.

Halim menambahkan, kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan tersebut didasarkan pada perkembangan terkini dari suku bunga simpanan, kondisi likuiditas perbankan, kondisi perekonomian, dan stabilitas sistem keuangan. 

Halim menjelaskan bahwa kondisi dan prospek likuiditas perbankan terpantau relatif stabil meskipun terdapat beberapa beberapa faktor risiko yang tendensinya meningkat. Kondisi Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) juga masih terjaga di tengah adanya tekanan pada kinerja pasar keuangan serta adanya potensi perlambatan pada kinerja perekonomian.

"LPS terbuka untuk melakukan penyesuaian terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dengan mempertimbangkan respon perbankan terhadap pemangkasan bunga kebijakan moneter, dinamika berbagai faktor ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan yang potensial mempengaruhi likuiditas perbankan,"bebernya.  

Sesuai dengan ketentuan program penjaminan simpanan, LPS meminta agar bank menyampaikan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku.

"Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, maka simpanan nasabah tersebut menjadi tidak dijamin LPS,"tutup Halim.

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Fri, 03 Apr 2020 - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Perppu sebagai langkah antisipatif menghadapi ancaman terhadap stabilitas sistem keuangan akibat pandemi COVID-19

Mirza Adityaswara Diangkat Menjadi Dirut LPPI

Mon, 03 Feb 2020 - Mantan Deputi Gubernur BI ini menjabat sebagai Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) periode 2020-2023

LPS Rilis Data Pertumbuhan Rekening Bank Umum

Sat, 01 Feb 2020 - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat total tabungan masyarakat di perbankan umum mencapai Rp6.077 triliun pada Desember 2019.

OJK Cabut Izin Usaha BPR Tebas Lokarizki Kalbar

Mon, 27 Jan 2020 - Penetapan status Dalam Pengawasan Khusus tersebut disebabkan kelemahan pengelolaan oleh manajemen BPR yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pemenuhan asas perbankan yang sehat.

BI, OJK, dan LPS Implementasikan Integrasi Pelaporan Perbankan

Fri, 20 Dec 2019 - Sebelum diterapkannya Pelaporan.id, perbankan menyampaikan 9 (sembilan) jenispelaporan kepada otoritas melalui beberapa aplikasi yang terpisah.

Presiden Tunjuk Luky Jadi Dewan Komisioner LPS

Mon, 02 Dec 2019 - Luky Alfirman menggantikan Robert Pakpahan yang memasuki masa pensiun.



Non Bank

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

BI Sebut Modal Asing Keluar Rp167 Triliun

Menurut perry terjadi kericuhan di pasar keuangan membu

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi