Governance, Risk Management & Compliance

Mandiri Buka Pintu Asas Resiprokal

Kamis 6 Juli 2017 17:33:0

Bank Mandiri juga menjadi bank pertama yang mendapat lisensi Qualified ASEAN Bank (QAB). Pembukaan layanan ini, merupakan layanan perbankan penuh pertama bagi Bank Mandiri di luar wilayah Indonesia.

Jakarta, Stabilitas –Bank Mandiri menjadi bank pertama yang menggunakan asas resiprokal yang selama ini dituntut pemain di industri perbankan Indonesia terhadap otoritas negara-negara tetangga. Bank Mandiri telah mengantungi izin mendirikan kantor cabang penuh, Bank Mandiri Berhad, di Malaysia, dan menjadi bank pertama yang mendapat lisensi Qualified ASEAN Bank (QAB).

Rencana pendirian Bank Mandiri Berhad disampaikan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Kuala Lumpur pada 6 Juli 2017. Pengumuman disampaikan dengan didampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad dan Gubernur Bank Negara Malaysia (BNM) Dato’ Muhammad Ibrahim.

Pembukaan layanan ini, lanjut Muliaman, merupakan layanan perbankan penuh pertama bagi Bank Mandiri di luar wilayah Indonesia.  Bank Mandiri juga menjadi bank pertama yang mendapat lisensi Qualified ASEAN Bank (QAB).

“Kami mengapresiasi langkah ini karena hal ini memperlihatkan baiknya hubungan kerjasama kedua Negara sekaligus prospek ASEAN untuk lebih maju,” ujar Muliaman.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengemukakan, kegiatan bisnis Indonesia telah tersebar di seluruh ASEAN. Perkembangan positif ini, menurut Kartika, sebagai salah satu yang mendorong Bank Mandiri perlu hadir di Malaysia. “Sebagai bank berlisensi QAB, kami akan beroperasi di Kuala Lumpur untuk mendukung kegiatan bisnis,” tutur Kartika.

Untuk membuka cabang penuh di Malaysia, Bank Mandiri menyiapkan modal sebesar 300 juta Ringgit Malaysia. “Kami sudah memulainya dengan injeksi modal sebesar 50 juta Ringgit Malaysia. Jumlah ini akan terus ditambah secara bertahap,” kata Kartika.

Sebagai perwujudan komitmen Bank Mandiri untuk menjadi ASEAN prominent bank, maka Bank Mandiri berencana untuk terus meningkatkan jaringan luar negerinya. Saat ini Bank Mandiri telah memiliki 7 kantor luar negeri yang terdiri dari 5 cabang di Cayman Islands, Dilli Timor Leste, Hong Kong, Shanghai dan Singapura, serta 2 anak perusahaan yaitu Bank Mandiri Europe Limited di London dan Mandiri International Remittance di Malaysia. Saat ini Bank Mandiri juga sedang menjajaki perluasan jaringan di beberapa negara ASEAN yaitu Malaysia, Myanmar dan Phillipine.

Di Malaysia sendiri, Bank Mandiri telah memiliki presence sejak tahun 2009 berupa Mandiri International Remittance (MIR) yang bergerak di jasa pengiriman uang. Saat ini MIR telah memiliki 13 outlets yang tersebar di beberapa lokasi dan melayani Pekerja Migran Indonesia serta beberapa perusahaan di Malaysia.

 



Non Bank

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan eduk

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen da

"The Gade Clean and Gold" Menukar Sampah menjadi Tabungan Emas

Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya b

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi