Governance, Risk Management & Compliance

Mantan Bos BRI Asmawi Syam Ditunjuk Jadi Dirut Askrindo

Minggu 16 Juli 2017 0:37:0

Di bawah kepemimpinan Asmawi, Askrindo akan semakin diperkuat dalam perannya sebagai penjamin kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

JAKARTA, Stabilitas -- Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra mengatakan, pemilihan Asmawi Syam sebagai Direktur Utama Askrindo didasarkan pada rekam jejak kinerja, kapabilitas, pengalaman panjang, dan kepemimpinan yang dinilai dapat memperkuat Askrindo sebagai perusahaan penanggung risiko yang unggul dengan layanan global guna mendukung perekonomian nasional.

Menanggapi penunjukkannya sebagai Direktur Utama Askrindo, Asmawi Syam mengungkapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin BUMN tersebut. Ia mengungkapkan, di bawah kepemimpinannya Askrindo akan semakin diperkuat dalam perannya sebagai penjamin kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Asmawi Syam sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Bank BRI pada periode 2015-2017 serta Direktur Bisnis Kelembagaan Bank BRI tahun 2007-2014. Memulai karir perbankan di BRI sejak tahun 1980, Asmawi Syam telah menduduki berbagai jabatan manajerial, antara lain Kepala Divisi Bisnis Umum, Kepala Divisi Consumer Banking, Pemimpin Wilayah Bandung, Pemimpin Wilayah Denpasar, sehingga memiliki pengalaman yang luas di bidang industri perbankan dan jasa keuangan.
Pengangkatan Asmawi Syam sebagai Dirut Baru Askrindo mengisi jabatan yang sebelumnya telah lowong sekitar tiga bulan sejak Direktur Utama sebelumnya Budi Tjahjono diberhentikan pada tanggal 4 Mei 2017 melalui Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-91/MBU/05/2017. 

Kementrian BUMN Copot Budi Tjahyono dari Kursi Dirut Askrindo

Mon, 08 May 2017 - Pencopotan Budi dari kursi Dirut Askrindo ditulis dalam Surat Keputusan Kementerian BUMN Nomor SK-91/MBU/05/2017 tanggal 4 Mei 2017 tentang Pemberhentian Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Asuransi Kredit Indonesia.

BEI Sediakan Insentif Bagi Emiten Baru

Tue, 03 Jan 2017 - "Kuncinya, pertama bagaimana menambah jumlah emiten, dan memudahkan aksesnya, kami percaya di atas 30. yang kedua adalah memperkuat broker, menambah produknya..."

Mengantar Pertamina Jadi Induk

Thu, 06 Oct 2016 - Berkinerja baik bahkan dibanding peer-nya, Pertamina dinilai layak memimpin holding BUMN migas ketimbang PGN. Namun, ada beberapa hal yang dipertimbangkan terkait plus-minus kekuatan Pertamina dan PGN.

Dongkrak Kesejahteraan Karyawan, Pupuk Indonesia Gandeng Jiwasraya

Thu, 29 Sep 2016 - Lima BUMN menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait sinergi aset dan juga proteksi hari tua karyawan.

Jiwasraya Jamin Hari Tua Karyawan Empat BUMN

Thu, 29 Sep 2016 - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menandatangani MoU terkait jaminan hari tua (JHT) para PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT PP (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).



Non Bank

CIMB Niaga Persembahkan Film ‘Banda The Dark Forgotten Trail’

Film ini menuturkan ulang kisah sejarah Kepulauan Banda

Aset Jamkrindo Syariah Tumbuh 135 Persen

Aset JamSyar tumbuh 123 persen bila dibandingkan dengan

Zakat untuk UKM Dikembangkan

Zakat yang ditunaikan Jamkrindo Syariah menambah daftar

AAJI: Q1/2017 Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 16,4 Persen

Total pendapatan premi merupakan kontributor terbanyak

Portofolio

Tradisi ‘Bendera Putih’ BEI

Lagi-lagi PT Bursa Efek Indonesia merevisi targetnya. K

Siap Go Private, Saham LAMI Dibuyback Pendirinya

BEI telah mengkonfirmasi bahwa sedikitnya dua emiten te

CIMB dan China Galaxy Jajaki Kerjasama Stockbroking

Dalam usaha patungan tersebut, kedua perusahaan yang te

AAEI Ajak Masyarakat Berinvestasi Saham

AAEI mengajak masyarakat agar tak ragu lagi untuk berin

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi