Governance, Risk Management & Compliance

Maybank Indonesia Lepas Kepemilikan Saham di WOM Finance

Kamis 12 Januari 2017 18:29:0

Pengalihan seluruh kepemilikan saham Maybank Indonesia yaitu sebesar 68,55% dalam PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) kepada PT Reliance Capital Management (RCM).

JAKARTA, Stabilitas -  PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) mengumumkan bahwa pada 11 Januari 2017, telah menandatangani Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement/CSPA) dengan PT Reliance Capital Management (RCM) untuk rencana penjualan dan pengalihan seluruh kepemilikan saham Maybank Indonesia yaitu sebesar 68,55% dalam PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) kepada RCM.

Maybank Indonesia dan RCM tidak memiliki hubungan afiliasi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal. Oleh karenanya, Pengalihan Saham ini tidak termasuk dalam transaksi afiliasi ataupun transaksi yang memiliki benturan kepentingan berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No. IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.

RCM merupakan suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa keuangan, mencakup investasi (sekuritas dan manajemen aset), proteksi (asuransi umum, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi berbasis syariah), serta jasa pembiayaan (multi-finance, perbankan, dan modal ventura).

WOM Finance didirikan di Indonesia dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. WOM Finance menyediakan pembiayaan untuk sepeda motor, baik baru maupun bekas, dengan mayoritas pembiayaan konsumen diberikan untuk sepeda motor merek Honda, Yamaha, dan Suzuki.

 “Pengalihan Saham ini merupakan salah satu inisiatif stratejik Maybank Indonesia untuk memaksimalkan pengalokasian modal dan streamlining segmentasi nasabah sehingga secara keseluruhan akan berkontribusi pada optimalisasi sumber daya Maybank Indonesia yang lebih efisien,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria, Kamis (12/1/2017).

Penyelesaian Pengalihan Saham ini diperkirakan akan terjadi pada kuartal pertama (ke-1) tahun 2017, setelah seluruh syarat yang tertera pada CSPA dipenuhi oleh Maybank Indonesia dan RCM, tanpa mengabaikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengalihan Saham ini tidak memiliki dampak material terhadap kelangsungan usaha Maybank Indonesia. Setelah Pengalihan Saham dilaksanakan, Maybank Indonesia tidak lagi memiliki saham dalam WOM Finance, sehingga WOM Finance bukan lagi merupakan anak perusahaan Bank. Meskipun demikian, WOM Finance akan terus menjadi mitra bisnis penting Maybank Indonesia di masa yang akan datang.

Tidak ada direksi dan/ atau pemegang saham utama Maybank Indonesia, dan/ atau perorangan yang berkaitan dengan direksi dan/ atau pemegang saham utama, memiliki kepentingan baik langsung maupun tidak langsung dalam hal Pengalihan Saham ini.

BI: Masyarakat Wajib Belajar dari Negarawan Handal

Mon, 13 Feb 2017 - Hari ini merupakan kesempatan yang baik. Sebab, BI Institute bisa menghadirkan sosok negarawan dan bisa belajar banyak dari pengalaman Pak Habibie

Dorong Sektor Otomotif, Maybank Indonesia dan JETRO Gelar Seminar Bisnis

Mon, 05 Sep 2016 - Saat ini Maybank Indonesia telah memberikan layanan perbankan kepada 485 perusahaan Jepang dan lebih dari 3.500 ekspatriat Jepang.

Allianz Life Indonesia dan Maybank Indonesia Perkuat Kerjasama Bancassurance

Wed, 24 Aug 2016 - Allianz Life akan menjadi penyedia produk dan layanan asuransi jiwa kepada nasabah Maybank Indonesia selama 10 tahun ke depan.

Q1-2016, Maybank Indonesia Catat Peningkatan Laba Bersih 74%

Tue, 26 Apr 2016 - Total Kredit bertumbuh 4,8% dari Rp107,6 triliun pada Maret 2015 menjadi Rp112,9 triliun pada Maret 2016. Total Simpanan meningkat 9,3% menjadi Rp114,8 triliun pada Maret 2016.

Laba Bersih Maybank Indonesia Melesat 61% di 2015

Tue, 23 Feb 2016 - Laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali meningkat 60,9% menjadi Rp1,14 triliun dari Rp708 miliar.



Non Bank

IdEA Akan Gelar Pasar E-Commerce 2019

Menyadari potensi besar industri e-commerce di Indonesi

Penetrasi Pasar Jadi Tantangan E-commerce menjadi Unicorn

Asosiasi E-commerce Indonesia menilai penetrasi pasar b

Chubb Life Tunjuk Budi Tatawidjaja Sebagai Direktur Kepatuhan

PT Chubb General Insurance mengangkat Budi Tatawidjaja

Riset HSBC: Baru 30 Persen Orang Indonesia Sadar Investasi

Penelitian HSBC menunjukkan masih banyak orang Indonesi

Portofolio

Hadirkan Produk Derivatif GOFX, Pasar ICDX Semakin Liquid

GOFX adalah kelompok produk derivatif komoditi, terdiri

Pemanfaatan data Dispendukcapil, KSEI: Pembuatan Rekening Lebih Mudah

kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investa

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi