Governance, Risk Management & Compliance

Mayoritas Warga Protes Penghentian Operasional Pabrik SMGR Rembang

Jumat 14 Oktober 2016 21:57:0

Warga Rembang yang menamakan dirinya Forum Rakyat Rembang Bersatu (FRRB) melakukan aksi unjuk rasa menolak penghentian aktifitas operasional pabrik milik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR di Rembang.

REMBANG, Stabilitas -- Ratusan warga Rembang yang menamakan dirinya Forum Rakyat Rembang Bersatu (FRRB) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Provinsi(Pemprov) Jawa TengahdiKota Semarang. Aksi unjuk rasa tersebut digelar sebagai reaksi atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan salah seorang petani Rembang dan LSM Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) terkait izin lingkungan pembangunan pabrik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) di Rembang, Jawa Tengah.

Dalam orasinya, FRRB menyatakan bahwa keputusan MA yang mengabulkan gugatan segelintir orang yang mengatasnamakan warga Rembang untuk mencabut izin pabrik semen telah melukai hati nurani dan rasa keadilan mereka.“Putusan MA telah melukai nurani dan rasa keadilan kami. Bagi kami warga Rembang, kehadiran pabrik Semen Indonesia sesungguhnya justru menjadi harapan baru agar masyarakat Rembang bisa maju dan berkembang,” ujar Koordinator Aksi FRRB, Abdul Wachid, dalam orasinya di depan massa aksi, Jumat (14/10).

Wachid yang merupakan warga asli Rembang menyatakan bahwa selama ini ribuan warga Rembang sudah bisa menikmati hasil nyata dari keberadaan pabrik SMGR di Rembang. Ribuan warga telah bekerja dan menggantungkan hidupnya dari aktifitas produksi pabrik.

“Ribuan anak anak kami mengharapkan masa depan yang lebih baik dari keberadaan pabrik ini. Kami sangat mendukung pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang. Ini momentum kebangkitan masyarakat Rembang, terutama dalam hal perekonomian dan pembangunan sosial Kabupaten Rembang,” tutur Wachid.

Atas manfaat yang telah dirasakan dari keberadaan pabrik, Wachid pun kecewa atas putusan MA yang justru mengabulkan gugatan segelintir warga yang menolak keberadaaan pabrik. Wachid dan seluruh massa FRRB pun berharap pemerintah tidak menghentikan pembangunan pabrik semen karena hampir seluruh warga dari lima desa ring satu yang berbatasan dengan lokasi pabrik terbukti mendapatkan manfaat nyata dari aktifitas operasional pabrik.

“Mereka (yang menolak pabrik) itu jumlahnya tak lebih dari lima persen dari total warga lima desa di ring satu (berbatasan langsung dengan lokasi pabrik) yang mencapai 3.500 KK dengan 12.000 lebih jiwa. Bagaimana mungkin yang hanya segelintir ini malah dikabulkan oleh MA, yang akibatnya malah menghapus kesejahteraan yang jelas-jelas sudah dirasakan oleh sebagian besar warga yang lain,” keluh Wachid. (Taufan)

Produsen Semen Berebut Kue Konstruksi Nasional

Thu, 14 Sep 2017 - Janji pemerintah untuk concern dalam bidang infrastruktur dan konstruksi membuat para produsen semen nasional berlomba-lomba mengembangkan produk baru yang khusus diperuntukkan bagi ceruk pasar tersebut.

Putusan MA Tak Otomatis Hentikan Pembangunan Pabrik SI

Wed, 12 Oct 2016 - MA telah mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) warga Rembang, Joko Prianto, dan juga Yayasan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) terkait izin lingkungan pabrik semen di Rembang milik PT Semen Indonesia Tbk (SI).



Non Bank

Layanan Internet Bisa Dinikmati di Seluruh RI

APJII menjalin kerjasama dengan operator yang memungkin

Perum Jamkindo Berikan Pendampingan Unit Usaha  Pondok Pesantren

Pelatihan diselenggarakan di Ponpes Al Mizan, Pandeglan

CIMB Niaga Persembahkan Film ‘Banda The Dark Forgotten Trail’

Film ini menuturkan ulang kisah sejarah Kepulauan Banda

Aset Jamkrindo Syariah Tumbuh 135 Persen

Aset JamSyar tumbuh 123 persen bila dibandingkan dengan

Portofolio

Tradisi ‘Bendera Putih’ BEI

Lagi-lagi PT Bursa Efek Indonesia merevisi targetnya. K

Siap Go Private, Saham LAMI Dibuyback Pendirinya

BEI telah mengkonfirmasi bahwa sedikitnya dua emiten te

CIMB dan China Galaxy Jajaki Kerjasama Stockbroking

Dalam usaha patungan tersebut, kedua perusahaan yang te

AAEI Ajak Masyarakat Berinvestasi Saham

AAEI mengajak masyarakat agar tak ragu lagi untuk berin

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi