Governance, Risk Management & Compliance

Melantai Perdana, Saham PURE Ramai Diburu Investor

Rabu 9 Oktober 2019 11:16:0

Proses pencatatan saham ini sendiri merupakan akhir dari proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang dilakukan perusahaan, dengan melepas 333,33 juta sahamnya ke publik.

JAKARTA, Stabilitas - Pada hari ini, Rabu (9/10), PT Trinitan Metals and Minerals Tbk secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melantai di hari perdana, saham dengan kode emiten PURE itu langsung laris-manis diburu investor. Tak ayal, harga sahamnya yang ditawarkan perdana Rp300 per saham langsung melonjak hingga 50 persen menuju level Rp450 per saham.

Dengan demikian, perdagangan saham PURE pun otomatis dihentikan lantaran menyentuh ambang batas auto reject atas (ARA), di mana ditetapkan untuk saham dengan harga Rp200 sampai Rp5.000 maka pada perdagangan perdananya maksimal diperboleh naik atau turun maksimal 50 persen.

Proses pencatatan saham ini sendiri merupakan akhir dari proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang dilakukan perusahaan, dengan melepas 333,33 juta sahamnya ke publik. Jumlah tersebut setara dengan 25 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh perusahaan pasca pelaksanaan IPO.

Pertama kali ditawarkan ke publik, saham PURE juga direspon positif oleh investor, hingga mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 324 kali dari jatah pooling yang disediakan. Hal ini diantaranya tak lepas dari kebijakan perusahaan yang selain melepas saham, bersamaan dengan itu juga menerbitkan waran sebagai pemanis. Waran Seri I tersebut diterbitkan sebanyak-banyaknya 33,33 persen dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Nantinya setiap pemegang satu saham baru berhak mendapatkan satu Waran Seri I, di mana setiap kepemilikan satu Waran Seri I diperkenankan untuk membeli satu saham baru PURE yang dikeluarkan dalam portepel.

Pada proses IPO kali ini, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk telah menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas untuk berperan sebagai penjamin pelaksana emisi perusahaan.

Dengan mendapatkan suntikan dana segar hasil IPO, diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk berkembang lebih maksimal di masa mendatang.

"Sebesar 76,28 persen dari dana hasil IPO akan kami manfaatkan untuk penguatan belanja modal, berupa pembelian mesin dan peralatan produksi. Sedangkan sisanya sekitar 23,72 persen untuk modal kerja. Terlebih dengan respon positif dari investor ini, tentu menjadi energi lebih bagi kami dalam mengembangkan bisnis ke depan," ujar Direktur Utama PURE, Richard Tandiono, di sela seremoni pencatatan saham, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/10).

Semen Indonesia Kini Menjadi SIG

Wed, 12 Feb 2020 - PT Semen Indonesia Tbk. memperkenalkan logo baru menjadi SIG sebagai bagian dari transformasi perseroan untuk membangun kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang

Nusantara Infrastructure Tingkatkan Kontribusi melalui Pembangunan Proyek Jakarta Outer Ring Road (JORR)

Thu, 06 Feb 2020 - Sebagai pihak pemrakarsa, JMEX memiliki hak istimewa saat tahap pelelangan, yaitu hak menyamakan penawaran atau right to match.

Langgar UU Pasar Modal, Recapital Sekuritas Taui Sanksi OJK

Tue, 04 Feb 2020 - PT Recapital Sekuritas Indonesia terbukti melakukan pelanggaran Pasal 107 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Kucuran Kredit Menjulang, Bank Jatim Kantongi Laba Rp1,38 Triliun

Sat, 01 Feb 2020 - Kredit konsumsi menjadi penyumbang tertinggi yaitu Rp23,10 triliun atau tumbuh 7,12 persen (YoY). Sedangkan pertumbuhan paling tinggi didapat dari sektor komersial sebesar 27,11 persen atau tercatat Rp 9,23 triliun.

Unilever Indonesia Catat Pertumbuhan Laba Bersih 9.3 persen di 2019

Thu, 30 Jan 2020 - Jika dibandingkan secara langsung, pertumbuhan penjualan Perseroan pada tahun 2019 memang terlihat meningkat sebesar 2,7%.

GMFI Optimis Peluang Bisnis Masih Besar di Tahun ini

Tue, 28 Jan 2020 - Pada tahun ini GMFI juga akan menganggarkan belanja modal sebesar US$50 juta yang sebagian besarnya dialokasikan untuk ekspansi bisnis baik secara organik dan non-organik.



Non Bank

Pemerintah Sudah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Penyaluran langsung ke rekening sekolah tetap ditatausa

SBR009 Semakin Diburu Investor Milenial

Penerbitan Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR009 mencapai

Kredivo Indonesia Targetkan Pertumbuhan Pinjaman Tunai 2 Kali Lipat di 2020

Profil pengguna Kredivo Indonesia pada 2019 juga masih

Moody's Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Baa2 Outlook Stable

Peringkat Baa2 artinya surat berharga yang diterbitkan

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi