Governance, Risk Management & Compliance

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Rabu 3 Januari 2018 11:48:0

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan yang sudah melakukan kebutuhan investasi kapitalnya dengan membangun rumah sakit, jalan maupun pasar.

JAKARTA, Stabilitas – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap agar daerah-daerah melakukan ekspansi proyek untuk meningkatkan pelayanan dasar dengan adanya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Obligasi Daerah, Green Bond, dan E-registration. Daerah-daerah yang memiliki kemampuan keuangan yang baik serta fiskal yang sehat sesungguhnya memiliki kemampuan untuk melakukan investasi.

"Walaupun APBN mereka bagus dan memiliki cadangan uang di bank tapi mereka banyak yang belum melakukan ekspansi untuk belanja modal terutama untuk investasi infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, jalan raya, irigasi," tegas Menkeu di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat memberikan keterangan kepada awak media usai acara peluncuran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Obligasi Daerah, Green Bond, dan E-registration Jumat (29/12/2017) pekan lalu.

Ia kemudian mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan. Dua daerah tersebut sudah melakukan kebutuhan investasi kapitalnya dengan membangun rumah sakit, jalan maupun pasar. Menkeu menjelaskan dengan pinjaman itu akan mampu menimbulkan rasa kepercayaan untuk menjaga proyeknya menjadi baik karena harus mengembalikan uang pinjaman.

"Saya harap nanti dengan adanya kupon atau obligasi daerah juga akan menimbulkan sikap yang lebih berhati-hati dan bertanggung jawab. Mereka tidak sembrono dan hati-hati dan meyakinkan bahwa proyek-proyek tersebut bisa terbangun secara tepat waktu," tukasnya

Buka Perdagangan

Sementara Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dalam kata sambutannya pada acara pembukaan perdagangan pasar modal 2018 menyatakan bahwa masalah utama yang dihadapi Indonesia adalah belum optimalnya investasi di sektor riil.

“Yang perlu kita tingkatkan ialah investasi. Investasi riil, bukan hanya investasi di pasar modal, bukan hanya investasi di pasar uang. Bagaimana keseimbangan antar pasar modal dan pasar uang? Bagaimana dana yang ada ini, bisa masuk kembali ke sektor riil. Bagaimana para emiten itu berinvestasi memperluas usahanya seperti itu. Itulah harapan kita di tempat ini bahwa bukan hanya yang dijual angka, kita bangga kepada Index, tapi letak masalah ekonomi Indonesia adalah investasi riil,” tegasnya.

Namun di sisi lain, ia juga mempertanyakan apa yang membuat Indonesia pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 tidak secepat beberapa negara lainnya meskipun semua faktor pendukung cukup kondusif. “Semua faktor-faktor yang bisa mempengaruhi ekonomi kita itu baik. Jadi, di mana masalahnya?,” tanya Wapres dengan retorisnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (2/01/2018).

Pembukaan perdagangan tersebut dihadiri pula antara lain oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio.



Non Bank

Pelanggaran Fintech, Pertemuan OJK dan LBH Belum Ada Titik Temu

Belum ada titik temu disebebkan belum ada kesepahaman m

Industri Halal Indonesia Masih Tertinggal

Dalam mengembangkan Industri halal, tentunya tidak terl

Amartha Konsisten Gandeng UMKM Perempuan

PT Amartha Mikro Fintek terus berkomitmen menyalurkan p

Kuartal III, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Melambat 15%

Industri asuransi jiwa pada kuartal ketiga 2018 mencata

Portofolio

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Penyelesaian Transaksi Bursa Dua Hari (T+2) Berjalan Lancar

Percepatan transaksi bursa T+2, memiliki tujuan untuk m

Dorong Milenial Investasi, SGE Gelar Festival

Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia, gen

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi