Governance, Risk Management & Compliance

Merchant Cashlez Terima Pembayaran dengan GoPay

Senin 12 Agustus 2019 21:32:0

Lebih dari 6.000 Merchant Cashlez Bisa Terima Pembayaran dengan GoPay

JAKARTA, Stabiltas—Perusahaan financial technology (fintech) Cashlez menghadirkan GoPay sebagai opsi pembayaran baru pada merchant-nya. Melalui kerja sama ini, lebih dari 6.000 merchant Cashlez akan bisa menerima pembayaran dengan GoPay. Hal ini pun juga akan menambah jumlah rekan usaha yang menerima GoPay sebagai metode pembayaran. GoPay sendiri saat ini telah diterima di lebih dari 420.000 merchant di Indonesia, 90 persen diantaranya adalah UMKM.

Teddy Tee selaku CEO Cashlez mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antara dua perusahaan fintech untuk mendukung akselerasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta mengedukasi masyarakat Indonesia tentang manfaat pembayaran nontunai.

"Dengan misi yang sama, kami ingin masyarakat merasakan kemudahan dan keuntungan dari transaksi nontunai ini, terutama bagi pemilik usaha. Dengan adanya GoPay pada aplikasi Cashlez, kami yakin akan semakin banyak pelaku usaha yang ikut dalam perluasan non-tunai di Indonesia," ujar Teddy

Kolaborasi antara Cashlez dan GoPay ini didorong oleh visi yang sama dari kedua fintech tanah air untuk memberikan kemudahan bagi pengusaha kecil dan menengah dalam menerima pembayaran. Dengan menyinergikan Cashlez sebagai perusahaan yang menggabungkan sistem aplikasi kasir dan penerimaan pembayaran dengan GoPay sebagai platform uang elektronik di Indonesia, diharapkan para pengusaha kecil dapat memiliki pencatatan arus kas yang lebih rapi, aman, dan transparan dengan memanfaatkan transaksi digital.

"GoPay menjadi rekan kolaborasi yang strategis bagi Cashlez mengingat jangkauan pengguna GoPay yang luas dan menjadikan GoPay sebagai uang elektronik yang paling populer,"lanjut Teddy.

Setelah sebelumnya tiga penelitian independen - FT Confidential Research Mobile Payment, DailySocial dan OJK, serta YouGov menyebut GoPay sebagai uang elektronik yang paling banyak digunakan, pada Juli lalu, Alvara Research Center menyebut GoPay sebagai dompet digital yang paling banyak digunakan oleh generasi milenial di Indonesia. Dengan jangkauan pengguna GoPay yang luas tersebut, diharapkan ribuan merchant Cashlez terutama para pelaku UMKMnya bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.

"Sebagai platform uang elektronik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, kami harap dapat menjangkau semakin banyak pengusaha kecil dan konsumen agar semakin terbiasa memanfaatkan transaksi non-tunai,"ujar Head of Offline Payment GoPay, Ardelia Apti

Cashlez sendiri saat ini telah merangkul pelaku usaha dari berbagai segmen mulai dari ritel, fesyen, F&B, hingga pariwisata, serta telah tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan Medan.

Ke depannya, Cashlez akan terus meningkatkan produk dan layanan serta memperluas jaringannya untuk mewujudkan misinya sebagai "Mitra terbaik bagi bank/non-bank partner dan solusi pembayaran terbaik bagi merchant" dalam mencapai visi Cashlez untuk menjadi "Ultimate Payment Company in the Region".

Kemenperin Buka Jalan Pelaku IKM Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Tue, 30 Jun 2020 - 15 satker Kemenperin prioritaskan belanja barang kepada IKM

Kemendag Dorong Penyediaan Fasilitas Pembiayaan Ekspor Produk Organik

Sun, 31 May 2020 - UMKM diharapkan memasok produk yang tidak tersedia karena pembatasan dari negara lain

Wamendag Dorong Pengembangan UMKM di Indonesia

Mon, 18 May 2020 - Kemendag menggandeng Google untuk mengembangkan industri digital di Indonesia, salah satunya di sektor UMKM.

Warung Mitra Bukalapak Salurkan 10 Ribu Paket Sembako

Sat, 16 May 2020 - Bukalapak berharap program ini dapat menjadi salah satu kontribusi yang manfaatnya langsung bisa dirasakan pelaku UMKM

Ini Jurus UMKM Bertahan Hadapi Tsunami Covid - 19

Wed, 06 May 2020 - Covid-19 secara tidak langsung telah sanggup menurunkan angka penjualan akibat berkurangnya pelanggan, kesulitan pasokan bahan baku, menurunnya laba yang diperoleh, atau malah menderita kerugian.

Kemenperin Jaga Pasar Ekspor Ikm Furnitur dan Kerajinan

Thu, 16 Apr 2020 - Salah satu sektor yang punya orientasi ekspor dan masih berpotensi memiliki ceruk yang besar, yakni IKM furnitur dan kerajinan.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi