Governance, Risk Management & Compliance

Metode Astronacci Mulai Diakui Sebagai Indikator Market Global

Kamis 17 Mei 2018 10:33:0

Metode prediksi harga dan market timing Astronacci kini telah mulai mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.

JAKARTA-Pengamat pasar modal, Gema Merdeka Goeyardi, mengklaim bahwa metode prediksi harga dan market timing Astronacci yang merupakan temuannya kini telah mulai mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Hal ini seiring dengan kesuksesan Gema dalam meraih gelar Master of Financial Technical Analysis (MFTA) dari International Federation of Technical Analysis (IFTA). IFTA sendiri selama ini dikenal sebagai wadah organisasi analis teknikal dari seluruh dunia. “Gelar (MFTA) ini menunjukkan bahwa metode astronacci ini telah diakui secara internasional baik dari sisi akademis maupun profesi. Kini bisa dikatakan ilmu astronacci telah setara dengan metode-metode lain yang banyak digunakan di dunia, misal Elliott Wave, indicator Bollinger dan sebagainya,” ujar Gema, di Astronacci Mansion, Jakarta, Kamis (17/5).

Dijelaskan Gema, metode astronacci pada dasarnya merupakan gabungan dari ilmu astronomi finansial dan juga angka fibonacci yang digunakan untuk menentukan market timing dan memperkirakan pergerakan harga saham di satu waktu. Meski semula banyak yang meragukan dan menuding metode ini erat kaitannya dengan aktifitas ramalan berdasarkan zodiak, namun perlahan Gema mampu membuktikan sisi obyektifitas dan akademis metode astronacci. Gema bahkan telah sukses mempertahankan metode temuannya tersebut di sidang disertasi financial management doctoral S3. “Dulu banyak yang bilang metode ini gila. Namun Saya bisa membuktikan metodologi yang mendasarinya. Ini erat kaitannya dengan analisa teknikal yang berkutat dengan siklus. Ada siklus tahunan, siklus tiga tahunan dan sebagainya. Nah di astronacci ini siklus yang kami amati lebih mengacu pada orbit benda-benda astronomi,” papar Gema. Saat ini, lanjut Gema, metode Astronacci bisa dipelajari di Chartered Astronacci Trader Institute (CAT Institute) yang telah mendapat pengakuan dari American Academy Financial Management (AAFM).



Non Bank

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan

Portofolio

OJK Dorong Pertumbuhan Industri di Daerah Melalui Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perusahaan

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi