Governance, Risk Management & Compliance

Modalku & Hipmi Jaya Bagikan Kiat Melancarkan Arus Kas Bisnis

Kamis 3 Oktober 2019 21:58:0

Proses Invoice Financing yang cepat menjadikan pinjaman ini cocok bagi usaha yang perlu segera melancarkan arus kas

JAKARTA, Stabilitas-- Modalku bersama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta - Raya (HIPMI Jaya) berkolaborasi mengadakan edukasi melalui acara berjudul "Jaya Business Talk: Kiat Melancarkan Arus Kas Bisnis". Turut hadir di acara ini adalah Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Afifuddin Kalla, serta Ketua Umum HIPMI BPC Jakarta Barat, Basuki Surodjo. Kegiatan ini diikuti oleh para pengusaha muda yang merupakan anggota HIPMI Jaya dari berbagai bidang industri.

"Modalku sebagai perusahaan peer-to-peer (P2P) lending yang fokus pada pendanaan modal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyadari pentingnya edukasi mengenai modal dalam melancarkan arus kas bisnis serta mengembangkan usaha,"ujar Reynold Wijaya.

Reynold melanjutkan, laporan arus kas menjadi indikator penting dalam menentukan kesehatan suatu bisnis. Menurut makalah dari Bank of America, suatu bisnis yang melakukan perencanaan arus kas bulanan memiliki tingkat kelangsungan hidup sebesar 80 persen dibandingkan dengan 36 persen bagi usaha yang merencanakan secara tahunan. Arus kas yang lancar sangat memengaruhi kelayakan kredit suatu bisnis. Dengan laporan keuangan yang sehat, pengusaha akan lebih mudah mengajukan pinjaman modal usaha.

"Setiap pengusaha tentunya memiliki keinginan untuk terus mengembangkan bisnisnya. Dengan arus kas yang lancar, kondisi keuangan bisnis dapat terekam dan terkontrol dengan baik,"lanjutnya.

Namun, menjaga kelancaran arus kas bukan pekerjaan mudah, terlebih lagi ketika bisnis dihadapkan pada keterlambatan pembayaran oleh konsumen. Salah satu cara untuk memastikan arus kas tetap sehat adalah dengan memiliki modal usaha. Edukasi mengenai hal ini perlu digalakkan, tak hanya bagi usaha mikro dan kecil, tapi juga untuk usaha menengah.

"Melalui kegiatan hari ini, Modalku berharap dapat menjadi solusi modal usaha bagi anggota HIPMI Jaya,"kata Reynold Afifuddin Kalla, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya mengatakan, perkembangan teknologi, khususnya dalam industri finansial, sangat mendukung pihaknya sebagai pengusaha dalam mengembangkan bisnis.

"Kami sangat mengapresiasi Modalku sebagai perusahaan FinTech yang telah menunjukkan dukungannya dalam memberikan solusi akses modal usaha yang tentunya sangat bermanfaat bagi anggota kami. HIPMI Jaya juga memiliki strategi untuk mengimplementasikan teknologi digital untuk meningkatkan sinergi antar anggota. Perkembangan teknologi ini tentunya perlu diaplikasikan juga dalam perjalanan bisnis setiap anggota kami, seperti dalam mendapatkan modal usaha,"kata Afifudin.

Setiap pengusaha yang berpotensi layak mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnisnya. Kurangnya akses terhadap permodalan disebut sebagai tantangan utama yang dihadapi pengusaha. Selain itu, menurut penelitian dari Ewing Marion Kauffman Foundation, pengusaha yang tidak memiliki agunan/jaminan serta laporan arus kas yang lancar akan mengalami keterbatasan akses terhadap modal usaha.

"Salah satu solusi dari Modalku untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menghadirkan produk Invoice Financing di mana pengusaha bisa menggunakan invoice atau tagihan yang belum terbayar sebagai dokumen utama dalam mengajukan pinjaman, sekaligus menjadi agunan,"kata Raynold.

Proses Invoice Financing yang cepat menjadikan pinjaman ini cocok bagi usaha yang perlu segera melancarkan arus kas, khususnya bisnis yang bergantung pada piutang yang dibayarkan oleh konsumen/klien.

Modalku menyediakan layanan P2P lending, di mana peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital,"pungkas Raynold.

Modalku Luncurkan Modal Pasar

Wed, 04 Sep 2019 - Produk Modal Pasar ditujukan kepada pedagang-pedagang pasar lokal yang jumlahnya cukup signifikan dan makin berkembang.



Non Bank

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan

Aset CNAF Tembus Rp3,3 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2019

Penyaluran pembiayaan CNAF sebesar Rp2,45 triliun per 3

Allianz Indonesia Lakukan Berbagai Automasi Digital

Hal ini merupakan langkah Allianz Indonesia untuk mempe

CIMB Niaga dan BPJPH Sinergi Dukung Industri Halal

Kerja sama CIMB Niaga melalui Unit Usaha Syariah (UUS)

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi