Governance, Risk Management & Compliance

Nahkoda Baru, BRI Agro Kian Optimistis Genjot Kinerja Produk Digital

Jumat 21 Februari 2020 14:12:0

Di tangan 'nahkoda baru', pihak BRI Agro mengaku kian optimistis dalam menatap tantangan sekaligus peluang di tahun 2020 ini.

JAKARTA, Stabilitas - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) menyepakati penunjukan Ebeneser Girsang sebagai Direkur Utama yang baru, menggantikan Direktur Utama sebelumnya, Agus Noorsanto.

Pergantian ini dilakukan seiring dipercayanya Agus untuk masuk ke jajaran direksi Sang Induk Usaha, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN. Bersamaan dengan penunjukan Ebeneser, RUPST perusahaan juga menunjuk Arif Wicaksono sebagai Direktur Operasional dan Keuangan, serta Ernawan sebagai Direktur Legal, Compliance and Human Capital perusahaan.

Di tangan ‘nahkoda baru’, pihak BRI Agro mengaku kian optimistis dalam menatap tantangan sekaligus peluang di tahun 2020 ini. Salah satunya adalah mendorong kinerja produk digital banking perusahaan agar dapat tumbuh lebih maksimal. Melalui aplikasi Pinang, BRI Agro membidik pertumbuhan kinerja pembiayaan hingga 20 kali lipat dibanding tahun 2019 lalu.

"Per akhir tahun (2019) lalu, penyaluran kredit melalui Pinang tercatat sebesar Rp30 miliar. Targetnya di tahun ini bisa lebih besar lagi. Proyeksi kami bahkan bisa mencapai Rp600 miliar," ujar Ebeneser, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Target pertumbuhan yang sangat tinggi itu, menurut Ebeneser, seiring dengan perbaikan kualitas kredit yang memang tengah menjadi concern perusahaan melalui channel digital banking. Dalam dua tahun terakhir, misalnya, BRI Agro gencar mengembangkan sistem internet banking hingga penggunaan QR Code demi meminimalisasi kesalahan atau praktik tidak prudent dalam proses pencairan kredit.

"Salah satu strategi kami dalam mengenjot pertumbuhan sebesar itu, diantaranya, adalah dengan masuk ke ranah pay-roll. (Strategi) Ini berbeda dari (manajemen) sebelumnya, di mana atas dasar prudentialitas malah kinerja kredit Pinang justru dibatasi," tutur Ebeneser.

Sedangkan untuk strategi saat ini, lanjut Ebenesert, pihaknya tidak perlu melakukan pembatasan karena penggunaan aplikasi Pinang lebih ditekankan pada jenis transaksi yang berbasis payroll. Dengan begitu, langkah screening justru dilakukan lebih awal, dengan memilah dan memilih calon nasabah, yaitu dengan tetap mengandalkan ceruk pasar dari Sang Induk Usaha, BRI.

"Dari sana maka dari sisi prudential banking-nya masih tetap terjaga, dan lewat strategi seperti ini Saya yakin pertumbuhan kinerja bisa jauh lebih cepat," tegas Ebeneser.

BNI Syariah Salurkan Bantuan 5,7 Ton Beras ke Ojek Online & Pedagang

Sun, 05 Apr 2020 - Ojek online dan pedagang kaki lima dipilih karena dipandang merupakan profesi yang cukup rentan terkena dampak wabah COVID-19.

Permudah Masyarakat Terdampak Covid-19, BNI Syariah Luncurkan Smart Shadaqah

Sat, 04 Apr 2020 - Smart shadaqah merupakan fitur pendebetan BNI iB Hasanah Card secara rutin tiap bulan untuk donasi melalui kerjasama dengan badan amil.

Bank Mandiri Terapkan Kebijakan Khusus UMKM

Fri, 27 Mar 2020 - Pasalnya, UMKM menjadi salah satu sektor yang rawan terimbas layaknya sektor informal lainnya seperti nelayan, driver ojek online maupun driver online.

WIKA Beton Bukukan Laba Bersih 2019 Sebesar Rp510,71 Miliar

Fri, 27 Mar 2020 - Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2019, WIKA Beton menetapkan target laba bersih sebesar Rp561,2 miliar pada tahun ini.

PT Tower Bersama Infrastructure Umumkan Penawaran Obligasi Rupiah

Fri, 27 Mar 2020 - Saat ini perseroan memiliki struktur utang yang sangat kuat, dengan utang yang sepenuhnya terlindung nilai, jangka panjang dan masih banyak ketersediaan komitmen yang belum digunakan.

Tekan Dampak Covid-19, OJK Pangkas Waktu Perdagangan Saham

Wed, 25 Mar 2020 - Penyingkatan jam perdagangan dan waktu operasional serta penyesuaian waktu proses penyelesaian berlaku sejak 30 Maret 2020.



Non Bank

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

BI Sebut Modal Asing Keluar Rp167 Triliun

Menurut perry terjadi kericuhan di pasar keuangan membu

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi