Governance, Risk Management & Compliance

OVO dan BPD Bali Bersinergi Majukan UMKM

Senin 25 Februari 2019 8:34:0

Untuk memperluas penetrasi transaksi non-tunai di Bali, khususnya bagi UMKM, OVO menjalin kerjsama strategis dengan Bank Pembangunan Daerah Bali.

DENPASAR, Stabilitas-- PT Visionet Internasional (OVO) hari ini meresmikan kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) untuk memperluas penetrasi transaksi non-tunai di Bali, khususnya bagi UMKM. Dalam penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur OVO Johnny Widodo dan Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma di kantor Bank BPD Bali.

Sebagai tahap awal kemitraan QR code OVO akan segera tersedia di gerai-gerai UMKM di pasar, layanan publik, dan tempat wisata yang dikelola oleh Pemerintah Daerah atau Desa Adat yang ditargetkan mencapai lebih dari 1.000 gerai. Untuk memastikan kemudahan transaksi, Bank BPD Bali bertindak selaku mitra resmi penyedia rekening settlement bagi para pelaku UMKM.

"Melalui sinergi ini, OVO and Bank BPD Bali siap membawa masyarakat Bali lebih akrab dengan transaksi non-tunai,"kata Direktur OVO Johnny Widodo di Denpasar, Senin (25/2/2019).

Dirinya yakin, transaksi non tunai di Bali seperti di pasar dan tempat wisata akan membawa kemudahan tak hanya bagi pengunjung, namun juga bagi pelaku UMKM. Sinergi ini akan terus dikembangkan untuk merangkul lebih banyak pelaku UMKM, serta merambah ke sektor lain seperti di universitas, sekolah, layanan publik, hingga pusat jajanan.

Sementara itu Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma mengungkapkan sangat penting bagi BPD Bali untuk bisa membawa ribuan pelaku UMKM di Bali menjadi bankable, yang merupakan indikator penting dari inklusi finansial.

"Kami percaya bahwa perbankan, UMKM dan fintech perlu bersinergi dalam mewujudkan inklusi keuangan serta mendukung transaksi non tunai,"ujar Sudharma.

Sudharma menjelaskan, Bank BPD Bali mengelola hampir keseluruhan tagihan pajak dan retribusi daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Bali. Sebagai pengelola keuangan daerah, Bank BPD Bali berharap melalui kerjasama ini dapat meningkatkan layanan bagi Pemerintah Daerah untuk kemudahan dan pilihan pembayaran pajak daerah seperti PBB, SIM, SKCK, dan lain-lain secara non tunai.

Selain itu, Bank BPD Bali juga mengelola kewajiban pembayaran SPP berbagai universitas dan sekolah dengan channel pembayaran mulai melalui teller sampai dengan e-Banking (Mobile dan Internet banking). Saat ini OVO sudah tersedia di 115 juta perangkat di 303 kota di seluruh Indonesia dan menjadi satu-satunya platform dengan pembayaran yang paling banyak diterima di toko-toko ritel offline, platform O2O dan e-commerce. (Is)

Kemendag Dukung Peningkatan Produk Ramah Lingkungan

Thu, 11 Jul 2019 - Menurut Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, kekuatan ekonomi sebuah negara bersumber pada potensi kekuatan daerah, sehingga pemerintah daerah berperan penting dalam memanfaatkan sumber daya alam menjadi nilai ekonomi yang menguntungkan.

Program Kemitraan Perum Jamkrindo Libatkan 2.333 UMKM

Fri, 05 Jul 2019 - Perum Jamkrindo mengembangkan aplikasi pemeringkatan UMKM bernama J-Score dan UMKM juga bisa mendaftarkan diri melalui aplikasi UMKM Layak

Sinergi OVO, Grab dan Tokopedia Salurkan Donasii Rp 11 Miliar

Thu, 13 Jun 2019 - Donasi yang berhasil terkumpul nantinya akan disalurkan kepada Rumah Yatim untuk kepentingan kelanjutan pendidikan anak yatim.

GOJEK Gelar Pelatihan Wirausaha UMKM Binaan NU

Mon, 08 Apr 2019 - GOJEK Wirausaha secara khusus dikembangkan oleh GOJEK untuk mengakselerasi UMKM supaya naik kelas.

Jamkrindo Inisiasi Platform Marketplace Penjaminan "UMKM Layak"

Fri, 15 Mar 2019 - Aplikasi umkmlayak berfungsi menjadi alat analisa kelayakan usaha UMKM sekaligus mempertemukan UMKM layak kredit dengan lembaga keuangan penyalur kredit.

OVO Peluas Jangkauan layanan ke Kampus-Kampus

Mon, 11 Mar 2019 - Untuk memperluas jangkauan transaksi non tunai di lingkungan kampus, OVO menggandeng beberapa institusi perguruan tinggi, salah satunya STP Trisakti


Non Bank

Ekonom DBS Perkirakan BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Ada beberapa faktor yang mendukung BI turunkan bunga ac

Sequis Hadirkan Produk untuk Milenial

M!Protection adalah produk asuransi yang diperuntukkan

Resmi Diluncurkan, LinkAja Kenalkan Jajaran Manajemen dan Pencapaian

Meski baru resmi diluncurkan, LinkAja tercatat telah be

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi