Governance, Risk Management & Compliance

Pasca Pilpres, Semen Indonesia Berharap Kinerja Membaik

Rabu 22 Mei 2019 8:55:0

PT Semen Indonesia Tbk berharap adanya tren perbaikan terhadap kinerja penjualannya seiring dengan berakhirnya gelaran Pilpres pada 17 April 2019 lalu.

JAKARTA, Stabilitas-PT Semen Indonesia Tbk menilai bahwa momen pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) dan Idul Fitri yang relatif berdekatan cukup membawa pengaruh buruk terhadap kinerja penjualan semen di Indonesia. Pelaku ekonomi disebut memilih wait and see di sepanjang dua momen besar itu, sehingga perusahaan dengan kode emiten SMGR itu merasa cukup kehilangan waktu untuk menggenjot penjualannya.

"Setidaknya kami sudah kehilangan satu semester penuh di sepanjang semester I/2019 ini untuk menggenjot penjualan. Ini karena ada Pemilu dan juga Hari Raya (Idul Fitri) sehingga pelaku utama memilih wait and see dulu dan mengerem belanja infrastrukturnya, termasuk komoditas semen," ujar Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk, Hendi Priyo Santoso, usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan, di Hotel Sheraton, Jakarta, Rabu (22/5).

Karenanya, dengan telah berakhirnya gelaran Pilpres beberapa waktu lalu, Hendi pun berharap dapat segera menggenjot penjualan untuk mengejar ketertinggalan dan menutupi masa-masa sepi di sepanjang Semester I/2019 ini. Hendi pun berharap keseluruhan proses Pilpres ini cukup dapat diakhiri dengan pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (21/5) dini hari tadi.

"Makanya kalau bisa kami berharap (proses Pilpres) jangan berlarut-larut. Kalau sudah diumumkan ya sudah, selesai. Kembali ke pekerjaan masing-masing. Kalau terus-menerus nggak selesai, maka momen wait and see di pelaku ekonomi bakal semakin panjang. Ini jelas tidak baik untuk iklim industri dan investasi kita," keluh Hendi.

Sebagaimana diketahui, volume penjualan semen perusahaan pada triwulan I/2019 lalu, atau sebelum gelaran Pilpres, memang telah mengalami penurunan menjadi 7,13 juta ton. Capaian tersebut terhitung susut 4,19 persen dibanding catatan volume penjualan pada periode sama tahun sebelumnya yang masih sebesar 7,45 juta ton.

"Nah dengan sudah berakhirnya seluruh rangkaian Pilpres, juga dengan tren positif yang diperkirakan bakal terjadi di sektor properti, kami juga berharap ada potensi rebound terkait kinerja penjualan kami di semester I/2019 ini, maupun juga untuk keseluruhan di sepanjang tahun ini," tegas Hendi. (TS)

BNI Syariah Gandeng UIN Mataram Dalam Layanan Virtual Account

Fri, 03 Jul 2020 - Potensi kerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini cukup besar salah satunya terkait dengan potensi pembayaran SPP/UKT Mahasiswa baik sarjana maupun pasca sarjana sebesar Rp 35 miliar.

HUT ke-50, Jamkrindo Berkomitmen Tingkatkan Dukungan Bagi Pelaku UMKM

Wed, 01 Jul 2020 - Pada tahun 2020 ini Jamkrindo juga berhasil menapaki tonggak sejarah baru. Perum Jamkrindo bertransformasi sebanyak dua kali, dari Perum Jamkrindo ke PT Jamkrindo (Persero), hingga kini menjadi PT Jamkrindo.

PIP Salurkan 400 Miliar Melalui Pegadaian

Fri, 26 Jun 2020 - Pemberian pembiayaan tersebut ditandai dengan penandatangaan akad pembiayaan berlangsung di kantor PIP.

LPEI dan Bank Mandiri Sepakati Kerjasama Penjaminan Kredit

Fri, 26 Jun 2020 - Kerjasama LPEI dan Bank Mandiri bertujuan untuk mendorong pembiayaan untuk industri yang berorientasi ekspor.

LMAN Percepat Penanaan Lahan Proyek Strategis Nasional

Fri, 26 Jun 2020 - Selama pandemi virus corona atau Covid-19, LMAN tetap menjalankan pendanaan pengadaan lahan

BNI Syariah Ajak Nasabah Bijak Investasi

Wed, 24 Jun 2020 - Webinar ini merupakan bagian dari value hasanah banking partner yang diusung oleh BNI Syariah dalam memberikan layanan yang terbaik sesuai prinsip syariah.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi