Governance, Risk Management & Compliance

Pegadaian Tingkatkan Pelayanan Dengan Melakukan Sinergi BUMN

Minggu 10 April 2016 12:14:0

Pada usianya yang ke-115 tahun ini, Pegadaian terus menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Jumlah nasabah aktif yang dilayani mengalami peningkatan sebesar 23,2 persen.

JAKARTA, Stabilitas -- Nasabah Pegadaian semakin mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan aman. Hal ini disebabkan Pegadaian mengembangkan transaksi nontunai dalam proses penyaluran kredit. Untuk mewujudkan program tersebut, BUMN yang memimpin pasar bisnis gadai ini melakukan sinergi dengan Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

Penandatanganan MoU dilakukan di sela kegiatan perayaan HUT Pegadaian ke-115 dan disaksikan oleh Menteri BUMN, Ibu Rini M. Soemarno pada hari Minggu, 10 April 2016 di Plasa Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kerjasama yang dilakukan berupa penyelenggaraan sistem host to host, yakni implementasi sinergi untuk menginterkoneksikan data nasabah Pegadaian yang memiliki rekening di bank tersebut. Nasabah yang melakukan transaksi gadai dapat langsung mentransfer dana ke rekening keempat bank BUMN yang bersinergi.

Dalam sambutannya Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Riswinandi menyatakan bahwa sinergi antar BUMN ini tidak hanya untuk meningkatkan kinerja perusahaan saja, namun yang jauh lebih penting dari itu adalah dalam rangka memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat yang lebih luas cakupannya.

“Selain dengan BUMN perbankan, pada kesempatan ini kami juga menandatangi MoU dengan PT Aneka Tambang. Sinergi dengan Antam ditujukan untuk menjamin ketersediaan emas logam mulia dan kecepatan distribusi kepada nasabah”.

Lebih lanjut Pak Ris menyampaikan bahwa kedepan, Pegadaian terus meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan, guna mendapatkan produk dan layanan Pegadaian, terutama akses pembiayaan yang membantu peningkatan ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut Pegadaian menandatangani MoU dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang disaksikan langsung oleh Bapak Marwan Jafar. Implementasi dari MoU ini diharapkan semakin meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta mampu menggerakkan sektor-sektor ekonomi domestik sebagaimana butir ke-7 Nawacita. Hal ini juga selaras dengan butir ke-3 yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa, dalam kerangka negara kesatuan.

Pada usianya yang ke-115 tahun ini, Pegadaian terus menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Jumlah nasabah aktif yang dilayani mengalami peningkatan sebesar 23,2 persen. Pada tahun 2014 nasabah aktif yang dilayani sebanyak 6,16 juta orang dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 7,59 juta orang.

Jumlah dana yang disalurkan pun mengalami peningkatan sebanyak 9,9 persen. Pada tahun 2014 Pegadaian menyalurkan dana sebanyak 102,59 triliun rupiah dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 112,75 triliun rupiah. Dari sisi keuangan PT Pegadaian (Persero) tahun 2015 ini membukukan laba bersih Rp1,93 triliun, naik 10% dari Rp1,76 triliun pada tahun 2014.

Perayaan HUT Pegadaian ke-115 tahun ini dirayakan dengan puncak kegiatan berupa jalan sehat yang diikuti oleh sekitar 7.000 peserta dengan rute Plasa Selatan GBK-Jembatan Semanggi. Kegiatan semakin meriah dengan tampilnya Setya band yang mengajak peserta untuk bergoyang bersama. Selain jalan sehat, Pegadaian juga menggelar donor darah, pemberian santunan yatim piatu, lomba olah raga, dan kegiatan kepedulian lingkungan berupa pelatihan urban farming.

Pegadaian & PNM bersinergi Kembangkan Mekaar

Fri, 22 Mar 2019 - Mekaar merupakan program pengembangan ekonomi mikro yang digagas oleh Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga Indonesia.

OJK Buka Suara Terkait RUU Pegadaian

Wed, 13 Mar 2019 - OJK mengungkapkan jika saat ini Undang-Undang Pegadaian masih digodok oleh OJK dan beberapa lembaga lainnya seperti BI, Kemenkeu dan LPS.

Pegadaian Kembali Resmikan Bank Sampah Ke-16

Tue, 05 Mar 2019 - Sebagai wujud nyata program Pegadaian Bersih-Bersih, Pegadaian kembali meresmikan Bank Sampah ke-16 di Makassar. Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal berharap, gerakan ini juga diikuti perseroan lainnya.

LinkAja Siap Bersaing Dengan GoPay dan OVO

Mon, 04 Mar 2019 - Aplikasi layanan keuangan milik Himbara siap bersaing dengan Ovo milik Lippo Grup dan Gopay milik Gojek Indonesia. Salah satu strategi yang akan dilakukan LinkAja adalah dengan menawarkan beragam promo di merchant yang telah ditentukan.

Dihadiri Menkeu dan Presiden, Pegadaian Salurkan Kreasi UMi

Fri, 01 Mar 2019 - Pemerinta dan Pegadaian akan terus meningkatkan penyaluranKredit Ultra Mikro (Kreasi UMi) dalam upaya membantu perkembangan UMKM yang belumpernah mendapatkan fasilitas kredit dari perbankan (unbankable) melalui KUR. Dimana hinggasaat ini program Kreasi U

Dirut Pegadaian Beri Kuliah Umum ke Mahasiwa UNPAD

Mon, 25 Feb 2019 - Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto memberikan kuliah umum mengenai kepemimpinan dan transformasi digital kepada para mahasiswa Unpad Bandung.



Non Bank

MODALKU Tekan Tingkat Default 0.8 Persen

Telah Beroperasi Lebih dari 3 Tahun, Modalku Berhasil M

Ditjen Pajak Beri Apresiasi Wajib Pajak Besar

Penghargaan kepada 30 wajib pajak yang terdaftar di KPP

OJK: IKNB 2019 Masih Hadapi Tantangan Global & Risiko Politik

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan beberapa tant

Asosiasi Fintech Luncurkan "Jendela" Informasi & Pengaduan Nasabah

"Jendela" AFPI merupakan layanan aduan bagi korban atau

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi