Governance, Risk Management & Compliance

Pemanfaatan data Dispendukcapil, KSEI: Pembuatan Rekening Lebih Mudah

Jumat 21 Desember 2018 19:40:0

kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investasi. Dengan begitu, diharapkan fundamental pasar modal di Indonesia akan jauh lebih kuat.

JAKARTA, Stabilitas -- Sebanyak 106 pelaku industri pasar modal Indonesia hari ini (21/12) melakukan penandatanganan kerja sama pemanfaatan data Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) terkait pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan dan KTP elektronik dalam layanan jasa pasar modal.

Penandatanganan yang dilaksanakan di Ballroom hotel Ritz-Carlton Jakarta ini juga dihadiri oleh Direktur Jendral Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Frederica Widyasari Dewi serta perwakilan dari masing-masing pasar modal yang terdiri dari 78 perusahaan efek, 19 manajer investasi, 6 agen penjualan reksadana serta 3 lembaga penunjang pasar modalyakni Bursa Efek Indonesia (BEI), KSI DAN TICMI.

Dalam sambutannya, Frederica menyatakan, kerjasama ini dilakukan untuk memperdalam pasar investasi. Dengan begitu, diharapkan fundamental pasar modal di Indonesia akan jauh lebih kuat. "Selain itu, permasalahannya selama ini untuk membuka rekening efek, biasanya memakan waktu hingga berhari-hari bahkan di luar Jawa sampai seminggu,"kata Frederica.

Ia menambahkan, dengan adanya data dari Dispendukcapil ini pem ukaan rekening pun menjadi lebih cepat bahkan hanya dalam waktu 1 jam. "Karena yang dibutuhkan hanya data dari e-KTP dan NIK data kependudukan dari Dispenduk sehingga memudahkan ketika membuka rekening,"kata dia.

Selain mempermudah proses pembukaa rekening, jelas Frederica, hal ini juga mempermudah perusahaan sekuritas untuk kembali menghubungi nasabah karena formulir yang diisi lebih lengkap.

Dijelaskan Frederica, kerja sama antara Ditjen Dispendukcapil dan pelaku industri pasar modal telah berlangsung sejak 22 November 2016 sedangkan kerjasama antara KSEI dengan Ditjen Dispendukcapil telah terjalin sejak tahun 2014.

BNI Syariah Targetkan 1000 Rekening di RDN Semester II 2019

Mon, 15 Jul 2019 - Pada tahun pertama diharapkan pembukaan RDN mencapai 1.000 rekening.

Manfaatkan Data Kependudukan, LPS Gandeng Kemendagri

Thu, 16 May 2019 - Kerja sama ini bertujuan memaksimalkan tugas LPS dalam menangani bank bermasalah.



Non Bank

Kian Mudah, Adira Perkenalkan Klaim #1JariBeres

Sepanjang tahun 2019, Adira Insurance telah menerima 4.

Kredivo Luncurkan Inovasi Terbaru

Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih opsi cicila

Adira Insurance Buka Kantor Perwakilan di Pusat Perbelanjaan

Keberadaan kantor representatif Adira Insurance ingin m

Gandeng Ralali.com, ASM Maksimalkan E Commerce

Secara korporasi, kerjasama dengan Ralali.com ini juga

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi