Governance, Risk Management & Compliance

Pembiayaan CNAF Tumbuh 93,3 persen Hingga Akhir September 2019

Kamis 17 Oktober 2019 3:16:0

Pembiayaan masih didominasi oleh mobil baru (new passenger car) lebih dari 50 persen.

JAKARTA, Stabilitas--  PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) kembali mencatatkan kinerja positif. Hingga akhir September 2019, CNAF berhasil menyalurkan pembiayaan sebanyak 12.156 unit atau sebesar Rp2,45 triliun, naik signifikan 93,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 (YoY) sebesar Rp1,27 triliun. Penyaluran pembiayaan masih didominasi oleh new passenger car. Hal itu disampaikan oleh Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman pada ‘Diskusi bersama Media’ di Jakarta.

"Kami optimis performa yang baik ini akan berlanjut hingga akhir 2019 dan diharapkan dapat melampaui raihan pada 2018. Pencapaian ini merupakan hasil dari strategi dan inisiatif yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan sejak awal 2019 dengan tetap mengedepankan layanan yang prima dan customer experience," kata Ristiawan.

Dengan hasil positif tersebut, per 30 September 2019, total aset CNAF tercatat sebesar Rp3,3 triliun dan portofolio pembiayaan tercatat sebesar Rp2,8 triliun. Penyaluran pembiayaan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan kualitas pembiayaan sehingga dapat menjaga rasio kredit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) jauh di bawah rata-rata industri yaitu sebesar 0,81 persen.

Menurut Ristiawan, CNAF akan terus mengembangkan inisiatif bisnis dengan melakukan diversifikasi channel akuisisi seperti memperkuat cross selling dengan induk usaha PT Bank CIMB Niaga Tbk, penetrasi segmen digital dan memperkuat channel service to sales. Selain itu, penanganan terhadap portofolio kelolaan juga diperkuat melalui penerapan sejumlah strategi, salah satunya dengan melakukan program anti-attrition dan penerapan risk based pricing.

Untuk menjawab tantangan kompetisi di masa yang akan datang, CNAF juga fokus melakukan inovasi pada layanan digitalisasi. Saat ini, perseroan tengah menyiapkan peluncuran transaksi pembiayaan berbasis digital platform guna mempermudah kebutuhan nasabah dan dealer rekanan CNAF.

Menurut Ristiawan, untuk mendukung strategi perusahaan menjadi multifinance pilihan masyarakat, CNAF juga senantiasa menghadirkan program-program menarik. Diantaranya, down payment/DP menggunakan Poin Xtra (sinergi dengan produk dari induk usaha) dan didukung oleh proses pembiayaan yang mengedepankan kecepatan dan kemudahan yaitu program 1 jam kepastian, sehingga dalam hitungan jam customer akan mendapatkan keputusan pembiayaan mobil impian.

Atas kinerja positif dan konsistensi perusahaan dalam pengembangan bisnis dan layanan, CNAF berhasil memperoleh penghargaan Predikat "Sangat Bagus" untuk kategori aset Rp2,5 triliun-Rp5 triliun dalam Multifinance Award 2019 yang diselenggarakan majalah Infobank. Selain itu, majalah Warta Ekonomi juga menganugerahkan CNAF dengan Predikat "Excellent Financial Performance for Mutifinance Company" dengan aset Rp2,5-5 triliun dan "Best Leader in Customer Engagement".

"Selain fokus pada pengembangan bisnis yang sehat, kami juga aktif dalam melakukan tanggung jawab sosial melalui berbagai kegiatan corporate social responsibility (CSR) di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan dan lingkungan," tutup Ristiawan.



Non Bank

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita ber

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan

Aset CNAF Tembus Rp3,3 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2019

Penyaluran pembiayaan CNAF sebesar Rp2,45 triliun per 3

Allianz Indonesia Lakukan Berbagai Automasi Digital

Hal ini merupakan langkah Allianz Indonesia untuk mempe

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi