Governance, Risk Management & Compliance

Pemerintah Bidik Milenial lewat SUN

Kamis 11 Juli 2019 16:35:0

Kementerian keuangan kembali mengeluarkan Instrumen Surat Utang Negara yakni SBR 007 yang memiliki tingkat kupon 7.50 persen.

JAKARTA, Stabilitas—Menyasar milenial dan memperkenalkan investasi sejak dini, Kementerian Keuangan kembali mengeluarkan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR-007 . Pada peluncuran SBR007 yang dilaksanakan tanggal 11 Juli 2019 di Jakarta, tema yang diusung adalah "Membangun Kemandirian Finansial sejak Dini dengan Cara Investasi". Pada kesempatan tersebut, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman menyampaikan bahwa pentingnya menanamkan kesadaran berinvestasi sejak usia dini.

Lucky mengungkapkan, saat ini dengan didukung pembelian instrumen investasi yang via diakses dengan internet, milenials yang ingin berinvestasi juga mengalami penngkatan.

"Kalau dulu baby boomers, sekarang sudah bergeser ke milenial yang sudah melek teknologi karena beli instrumen juga sudah pakai internet,"ujar Lucky dalam acara peluncuran SBR 007 di Jakarta, Kamis, (11/7/2019).

Lebih lanjut Lucky mengungkapkan, Kemenkeu mempunyai target indikatif mencapai Rp 2 triliun

"Ini SBR-007 yang kedua yang sifatnya konvensional dan non kredibel selama 2 tahun targetnya pun masih sama indikatifnya Rp2 triliun," kata Lucky.

Pada peluncuran SBR007 kali ini, hadir perwakilan dari dua puluh Mitra Distribusi (Midis) yang membantu penjualan SBR007 kepada masyarakat. Terdapat enam Mitra Distribusi (Midis) baru yaitu PT Bank CIMB Niaga, Tbk, PT Bank DBS Indonesia, Tbk, PT Bank HSBC Indonesia, Tbk, PT Bahana Sekuritas, PT Bank OCBC NISP, Tbk, dan PT Bank Panin, Tbk.

Dengan demikian, komposisi Midis SBR007 terdiri dari dua belas bank, tiga perusahaan efek, tiga perusahaan efek khusus dan dua perusahaan fintech.

Lucky mengungkapkan, surat utang ini memiliki tingkat kupon 7,50 persen yang berlaku dengan tingkat kupon minimal (floor) dengan suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon hakni 6 persen ditambah spread tetap 150 bps (1,5 persen).

"Tingkat kupon minimal ini tidak berubah sampai dengan jatuh tempo pada 10 Juli 2021 atau selama 2 tahun. Tapi  tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian kupon,"ungkapnya.

Sementara itu masa penawaran SBR007 akan dimulai pada pukul 09.00 WIB pada Kamis 11 Juli 2019 dan ditutup pada 25 Juli 2019.

Sebelumnya, Kemenkeu telah meluncurkan SBR006 yang ditawarkan pada 1 April, yang memiliki tingkat kupon minimal 7,95 persen. Sedangkan  SBR005 yang sudah ditawarkan pada 10 Januari 2019 memiliki kupon yang mengambang dengan kupon minimal 8,15 persen.

Sequis Hadirkan Produk untuk Milenial

Tue, 16 Jul 2019 - M!Protection adalah produk asuransi yang diperuntukkan untuk usia milenial yang berusia dari 18 hingga 40 tahun.

Milenial Cenderung Pilih Aplikasi Anak Negeri

Wed, 10 Jul 2019 - Penetrasi pengguna mobile application terbesar yaitu pada aplikasi transportasi, food delivery apps, dan shopping. Di sektor aplikasi e commerce, perusahaan Indonesia memimpin di negaranya sendiri, kecuali shopping application

Dorong Milenial Investasi, SGE Gelar Festival

Thu, 29 Nov 2018 - Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia, generasi milenial kini kuasai investasi di pasar modal. Dari sekitar 1,5 juta investor perorangan, sebanyak 34,08% teridentifikasi generasi milenial dengan rentang usia 21-30 tahun



Non Bank

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa QII 2019 Tumbuh 31,9%

Di kuartal Kedua 2019, total Pendapatan Premi memang me

AAJI Gali Potensi Pasar Asuransi Jiwa di Segmen Milenial

AAJI kembali menyelenggarakan DRIM AAJI 2019 pada 25-27

Dukung Inklusi Keuangan, Cigna Bermitra dengan Lifepal

PT Asuransi Cigna meresmikan kerja sama dengan Lifepal,

Perluas Pasar Sumatera, Generali Resmikan Kantor Baru di Palembang

Pembukaan kantor lantaran didukung oleh potensi dan tin

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi