Governance, Risk Management & Compliance

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 78,1 Persen di Q III/2016

Sabtu 19 Nopember 2016 1:9:0

Total pendapatan industri asuransi jiwa tumbuh 78,1 persen menjadi Rp158,65 triliun, dari posisi sebesar Rp89,10 triliun di kuartal III-2015.

JAKARTA, Stabilitas – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat pertumbuhan signifikan pada lini pandapatan anggotanya sejalan dengan perkembangan ekonomi yang terus membaik. Di kuartal III-2016 misalnya, data AAJI menyebutkan total pendapatan industri asuransi jiwa tumbuh 78,1 persen menjadi Rp158,65 triliun, dari posisi sebesar Rp89,10 triliun di kuartal III-2015.

Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim dalam paparanya di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (18/11/2016) mengatakan, pertumbuhan pendapatan banyak disokong oleh pendapatan premi yang meningkat dan merupakan penyumbang terbesar 73,2 persen terhadap total pendapatan industri asuransi jiwa.

“Total pendapatan premi naik 15,1 persen menjadi Rp116,06 triliun dari Rp100,80 triliun," ucap Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya ini.

Hendrisman menguraiakn, pendapatan premi yang naik menjadi Rp116,06 triliun ini didukung oleh meningkatnya pendapatan premi dari saluran distribusi, utamanya saluran distribusi bancassurance yang mengalami pertumbuhan sebesar 32 persen, serta berkontribusi 42 persen dari keseluruhan total pendapatan premi asuransi jiwa.

Dia mengakui bahwa meningkatnya saluran distribusi bancassurance ini, semakin meningkatkan kerja sama yang dilakukan oleh pihak perbankan dengan sebagian perusahaan asuransi jiwa, serta potensi pertumbuhan yang baik, di mana pemasaran asuransi melalui bancassurance relatif lebih mudah dilakukan.

"Mengapa mudah dilakukan, karena pasar yang dibidik adalah nasabah perbankan yang telah lebih memahami beragam jenis jasa keuangan," tutur dia.

Hasil Investasi

Selain pendapatan premi, peningkatan pertumbuhan pendapatan juga ditopang hasil investasi yang tumbuh 329,1 persen dari Rp 15,91 triliun di kuartal III 2015 menjadi Rp 36,45 triliun di kuartal III 2016. "IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) membaik tahun ini menjadikan hasil investasi kami juga melonjak," tutur Hendrisman.

Mengapa IHSG berpengaruh pada pendapatan asuransi jiwa, karena kata Hendrisman, investasi asuransi jiwa yang terdapat di produk reksadana menjadi porsi terbesar yakni sebesar 30,5 persen atau Rp 126,24 triliun. Pada posisi kedua, investasi pada saham sebesar Rp 107,40 triliun. "Kuartal III 2016 tumbuh 53 persen dibanding kuartal III 2015," tambahnya.

Sementara itu investasi pada SBN (Surat Berharga Negara) sebesar Rp 57,1 triliun, angka itu tumbuh 26,3 persen dari posisi kuartal III 2015 sebesar Rp 45,2 triliun. Investasi ke sukuk korporasi sebesar Rp 31,04 triliun atau 8,3 persen, angka itu tumbuh 22 persen dari posisi akhir kuartal III 2015 sebesar Rp 25,45 triliun.

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

Wed, 08 Aug 2018 - "Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan edukasi perencanaan keuangan di bidang asuransi kepada para petani anggota BUMDes seluruh Indonesia. Salah satunya adalah Edukasi Perencanaan Keuangan di bidang Asuransi bagi para Petani Tasikmalaya..."

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Mon, 06 Aug 2018 - Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen dari total anggota asuransi jiwa yang telah mencapai 600 ribu agen, posisi MDRT yang diakui secara global menjadi alasan bagi AAJI mendorong para agen asuransi jiwa untuk bergabung ke MDRT.

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Thu, 02 Aug 2018 - Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya selalu berkuat pada berapa komisi yang saya dapatkan. Padahal sejatinya agen asuransi itu memberikan yang terbaij kepada calon nasabah untuk tujuan proteksi mereka dan jangan pernah memikirkan komisi.

Untuk Kemudahan Nasabah, Sequis Life Luncurkan Aplikasi Polisku

Tue, 08 May 2018 - Sequis Polisku yaitu aplikasi mobile dan website untuk memudahkan nasabah dalam mengakses informasi polis dan melakukan berbagai transaksi.

Premi BCA Life Tumbuh 46.33% Jadi Rp 471,308 Miliar di 2017

Mon, 12 Mar 2018 - Seiring dengan penambahan produk baru dan pengembangan bisnis, hingga tahun ketiga operasionalnya BCA Life masih membukukan kerugian sebesar Rp 37,565 miliar.

AAJI: Q1/2017 Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 16,4 Persen

Thu, 15 Jun 2017 - Total pendapatan premi merupakan kontributor terbanyak atas total pendapatan industri asuransi jiwa, yakni sebesar 75,8 persen



Non Bank

Presiden Jokowi: Pengembangan Ekonomi Digital Butuh Kebijakan yang Akomodatif

Pengaturan yang akomodatif menjadi semakin penting, aga

Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Guru Se-Yogyakarta

Mengajak peran serta para guru mata pelajaran ekonomi d

Mandiri Inhealth Tangani 447 Kasus di Asian Games 2018

Bukti dukungan Mandiri Inhealth dalam ajang Asian Games

OJK Temukan 182 Fintech dan 10 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Jumlah peer to peer lendingtidak berijin yang ditemukan

Portofolio

OJK Dorong Pertumbuhan Industri di Daerah Melalui Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perusahaan

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi