Governance, Risk Management & Compliance

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

Senin 5 Desember 2016 17:57:0

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp 100 triliun sekian persennya dikelola syariah jadi di semua, bukan hanya proyek infrastruktur..."

JAKARTA, Stabilitas—Keuangan syariah walaupun berjalan lambat namun tetap mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Pada September 2016 tercatat total asset berjumlah Rp 331,76 triliun yang artinya mengalami pertumbuhan 17,58 persen yoy. Hal ini disebabkan oleh pencapaian penghimpunan dana pihak ketiga sebesar Rp 263,52 triliun atau mengalami pertumbuhan 20,16 persen.

Anggota Dewan Syariah Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ikhwan Abidin menilai perlambatan yang terjadi pada keuangan syariah diakibatkan kurangnya kepercayaan pemerintah pada lembaga keuangan syariah dalam mengelola proyek pemerintah.

“Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp 100 triliun sekian persennya dikelola syariah jadi di semua, bukan hanya proyek infrastruktur. Jadi harus ada intervensi pemerintah, kalau di swasta pemerintah gak bisa maksa, tapi kalau di pemerintah sendiri ya pemerintah bisa maksa. Banyak negara tetangga berhasil karena didorong oleh pemerintah pusat,”kata Ikhwan, Senin (5/12).

Selain itu, adanya program KNKS yang dipimpin langsung oleh Presiden menjadi peluang besar bagi keuangan syariah untuk menguasai pasar, sebab pemerintah lebih mudah mengintervensi setiap proyeknya untuk melibatkan lembaga keuangan syariah, apalagi kebijakan yang diambil tidak hanya lintas lembaga keuangan tapi lintas sektoral, lintas kementerian, lintas departemen.

“Kemudian yang kedua adalah adanya KNKS, ini merupakan daya dorong yang besar diantara itu, karena disini panglimanya nanti RI1, sehingga kebijakan yang diambil ini lirtas sektoral, lintas kementerian, lintas departemen, jadi kalau presiden mengambil harus gini harus gini, kementerian tidak akan menghambat,”jelas Ikhwan.

Ikhwan menambahkan, belum tentu kementerian memiliki kesamaan paham atau memiliki gagasan yang sama tapi dengan adanya KNKS itu baik ego sektoral, departemen, kementerian itu hilang apabila komandan tadi punya misi yang jelas. “Karena harapan kita paling besar di KNKS itu, karena komandan bisa mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sifatnya lintas disiplin dan sektoral. Misalkan ada sekarang ini isunya pembangunan infrastruktur, jalan tol, pelabuhan, jalan raya itu berapa persen melibatin kita. Alangkan baiknya pemerintah buat kaplingan untuk syariahnya dibuat, jadi misalkan ada proyek pemerintah nilainya 100T separuh saja dikasih ke syariah kan sudah gede, sama seperti di Malaysia,”katanya.

LPPI Buka SESPIBANK Angkatan 72

Mon, 17 Feb 2020 - SESPIBANK merupakan salah satu program yang mengarahkan pesertanya untuk ikut terlibat dalam proses penciptaan nilai bagi banknya masing-masing dengan tujuan untuk mengembangkan solusi terhadap masalah sekarang dan masa depan.

BNI Syariah Resmikan Payment Point di Kampus ITS

Thu, 06 Feb 2020 - Payment Point BNI Syariah Kampus ITS ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi para civitas akademika ITS dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

Bereskan NPF, Muamalat Tunjuk Yusril Jadi Pengacara

Wed, 05 Feb 2020 - Bank Muamalat melihat bahwa Yusril punya pengalaman yang cukup luas dan paham akan bisnis perbankan syariah tersebut.

Mirza Adityaswara Diangkat Menjadi Dirut LPPI

Mon, 03 Feb 2020 - Mantan Deputi Gubernur BI ini menjabat sebagai Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) periode 2020-2023

BNI Syariah Siap Fasilitasi Millenial untuk Berhijrah

Mon, 20 Jan 2020 - BNI Syariah akan terus berinovasi untuk memberikan layanan yang memudahkan transaksi

BNI Syariah Resmikan Pembukaan Cabang Pembantu di Pati

Wed, 15 Jan 2020 - Menurut Buati Pati, munculnya kantor cabang, kantor cabang pembantu, maupun kantor kas dari suatu lembaga perbankan tidak lain merupakan respons atas kebutuhan pasar.



Non Bank

Pemerintah Sudah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Penyaluran langsung ke rekening sekolah tetap ditatausa

SBR009 Semakin Diburu Investor Milenial

Penerbitan Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR009 mencapai

Kredivo Indonesia Targetkan Pertumbuhan Pinjaman Tunai 2 Kali Lipat di 2020

Profil pengguna Kredivo Indonesia pada 2019 juga masih

Moody's Pertahankan Peringkat Utang Indonesia Pada Baa2 Outlook Stable

Peringkat Baa2 artinya surat berharga yang diterbitkan

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi