Governance, Risk Management & Compliance

Perayaan Hari Koperasi Nasional, BNI Group Gandeng TaniHub & Koperasi

Kamis 13 Juli 2017 16:47:0

BNI menggandeng PT TaniHub sebagai pengembang platformpemasaran produk-produk pertanian secara digital atau e-commerce, adapun BNI Syariah menggandeng beberapa koperasi untuk kerja sama pemanfaatan layanan perbankannya

MAKASSAR, Stabilitas-- Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 dimanfaatkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan perusahaan anaknya, dalam hal ini BNI Syariah untuk mengembangkan jaringan dalam menyalurkan pembiayaan bagi koperasi atau usaha mikro dan kecil. Kali ini, BNI menggandeng PT TaniHub sebagai pengembang platformpemasaran produk-produk pertanian secara digital atau e-commerce, adapun BNI Syariah menggandeng beberapa koperasi untuk kerja sama pemanfaatan layanan perbankannya. 

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNI dengan TaniHub tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari acara puncak peringatan Harkopnas ke-70, di Lapangan Karebosi,Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7). Nota Kesepahaman tersebut dilaksanakan Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Anton Fadjar A Siregar dengan Direktur Utama Tanihub Ivan Arie Sustiawan.

Dalam kerja sama antara BNI dengan TaniHub tersebut akan dibuka peluang pemanfaatan teknologi untuk memasarkan hasil pertanian melalui fasilitas e-commerce yang tersedia pada situs TaniHub, yang dibangun sebagai platform untuk mempertemukan antara Penjual dan Pembeli hasil pertanian. Adapun peran BNI adalah menyiapkan jasa dan layanan perbankan secara lengkap seperti pembiayaan modal kerja hingga transaksi yang terintegrasi.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, saat ini BNI mengembangkan konsep DigiNation, yaitu layanan BNI kepada nasabah melalui model transaksasi digitalisasi perbankan. Untuk itu, beberapa produk layanan BNI yang telah dikembangkan secara digital antara lain adalah BNI Kredit Digital, Agen46 BNI, dan Dashboard Bansos. Selain itu, BNI juga bekerjasama dengan perusahaan financial technology (fintech) untuk memenuhi tuntutan kebutuhan nasabah yang memerlukan model bisnis yang mobile, cepat, dan ringkas.

“Melalui Harkopnas ke-70, BNI Group kembali menegaskan kembali komitmennya dalam  mendorong dan meningkatkan pengembangan Koperasi dan sektor UMKM di tanah air. Dukungan BNI Group tersebut diberikan melalui pemberdayaan potensi dan peluang bisnis dengan mengoptimalkan pemanfaatan produk dan jasa perbankan, serta akses pembiayaan seluas-luasnya bagi pengusaha UMKM dan koperasi,”katanya.

Hingga Maret 2017, BNI telah menyalurkan pembiayaan kepada Koperasi sebesar Rp 3,4 triliun, serta menyalurkan pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp 67,7 triliun, antara lain ke sektor perdagangan, jasa, dan kuliner. BNI akan tetap terus mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia dan menyalurkan pembiayaan bagi segenap pengusaha UMKM dan Koperasi.

Dukung IPC, BNI Salurkan Port Service Financing dan IPC Smart Card

Tue, 07 Aug 2018 - PSF ini bertujuan untuk menjamin kepastian pelayananjasa kepelabuhanan selama 24/7 dan ditunjang dengan pembayaran yang mudah serta dapat dipantau langsung melalui BNI direct.

Transformasi Digital di Usia 72 Tahun, BNI Tumbuh Lampaui Fungsi Perbankan

Thu, 05 Jul 2018 - BNI telah melalui berbagai masa sulit pada empat era perbankan, mulai dari era Kemerdekaan, era Bank Berdjoeang, era Pasca Krisis Moneter, hingga Perbankan Modern seperti saat ini, tanpa mengubah identitasnya.

Para Ahli Ekonomi Islam Gelar Silaturahmi Nasional “Sharia Never End”

Mon, 02 Jul 2018 - Tema ini diangkat mengingat sektor ekonomi, bisnis dan keuangan islam terus berkembang di Indonesia dan ditandai dengan meluasnya lembaga keuangan islam seperti perbankan syariah, asuransi syariah, koperasi syariah, dan pasar keuangan syariah serta lemba

BNI & PTPN XII Perluas Penayaluran KUR ke 1.500 Petani Jawa Timur

Mon, 02 Jul 2018 - Dukungan ini merupakan buah dari Sinergi BUMN antara BNI dan PTPN XII yang dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi.

BNI Dukung Digital Payment UMKM melalui Yap!

Tue, 26 Jun 2018 - Dengan sistem pembayaran yap! maka UMKM akan dilengkapi sarana pembayaran yang akan memudahkan para pelanggannya saat bertransaksi. Dimana pelanggan tidak perlu lagi repot-repot membawa uang tunai.

Jual Sembako Murah, BNI Berbagi Dengan Warga di Trase Kereta Cepat

Thu, 07 Jun 2018 - Hasil penjualan dari pasar murah tersebut akan disalurkan untuk pembangunan sanitasi irigasi air di 3 titik.



Non Bank

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan eduk

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen da

"The Gade Clean and Gold" Menukar Sampah menjadi Tabungan Emas

Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya b

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi