Governance, Risk Management & Compliance

Perluas e-Payment, OVO Gandeng Lion Air Group

Senin 18 Desember 2017 21:7:0

OVO secara eksklusif menggandeng Lion Air untuk memberikan OVO points bagi setiap pengguna OVO yang terbang dengan Batik, Lion, dan Wings Air sebesar 20,000 atau setara dengan Rp20,000.

JAKARTA, Stabilitas -- Dua bulan setelah mulainya OVO di dunia e-payment, kini OVO secara eksklusif menggandeng Lion Air untuk memberikan OVO points bagi setiap pengguna OVO yang terbang dengan Batik, Lion, dan Wings Air sebesar 20,000 atau setara dengan Rp20,000.

Ini adalah bagian dari komitmen OVO untuk memperluas ekosistem dan kerjasama yang eksklusif, serta komitmen dari Lion Air Group untuk terus memberikan benefit bagi penumpangnya terutama yang terbang dengan Batik Air.

“Kami merasa bahwa kerjasama dengan Lion Air Group sangat penting karena Batik Air adalah maskapai yang sangat premium dan Lion Air merupakan maskapai dengan market share terbesar. Dua brand tersebut sangat sesuai dengan OVO yang sudah beroperasi di lebih dari 100 Mal, dan di lebih dari 75 kota di seluruh Indonesia, dengan jumlah pengguna melebihi 7 juta,” kata Adrian Suherman selaku CEO OVO, di Jakarta, Senin (18/12).

“Kami selalu berusaha meningkatkan layanan untuk kepuasan para penumpang. Kali ini ini bersama OVO kami memberikan apresiasi kepada para penumpang dalam bentuk poin OVO. Dengan menyediakan lebih dari 6 juta kursi per bulan, Lion Air melihat OVO sebagai partner yang sesuai untuk kami. Skala nasional OVO akan memudahkan para penumpang Lion Air Group memperoleh manfaat tambahan di lebih dari 20 ribu lokasi rekanan,” imbuh Presiden Direktur Lion Air, Rudy Lumingkewas.

“Kedepan, akan semakin banyak kerjasama yang akan dijalin bersama OVO yang seluruhnya bermuara untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan para penumpang Lion Air Group,” pungkasnya.

CMO OVO, M. Ali menambahkan, komitmen OVO adalah terus mendukung kebijakan pemerintah untuk bisa menjadikan Indonesia yang terdepan di Asia Tenggara dalam hal e-payment dan cashless society.

“Suksesnya e-payment akan membuat Indonesia lebih transparan, efisien dan maju sehingga ekonomi digital dengan harga yang lebih murah dapat membawa kesejahteraan dan kemudahan hidup bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar M. Ali.

Kedepannya, OVO akan terus melakukan ekspansi bukan hanya dengan maskapai penerbangan, tapi juga dengan transportasi online, transportasi publik, e-toll, pemesanan makanan online dan juga eCommerce lainnya untuk memberikan kemudahan bagi pengguna untuk bisa transaksi menggunakan OVO di manapun mereka berada di Indonesia.

Untuk mendapatkan promo ini, setiap penumpang Lion Air Group harus melakukan scan boarding pass menggunakan aplikasi OVO pada hari keberangkatan. Setiap OVO ID dapat memindai hingga maksimal 10 boarding pass per bulan. Poin yang dikumpulkan melalui promo ini dapat langsung digunakan di gerai-gerai OVO yang meliputi Hypermart, Matahari Department Store, Cinemaxx, Maxx Coffee dan 2,000 lebih food merchants.



Non Bank

"tanamduit", Digital Platform Beli Reksa Dana

Di tengah munculnya berbagai digital platform yang memb

Perkoperasian Diharapkan Jadi Materi Kuliah Magister Kenotariatan PTN

“Sekurang-kurangnya peningkatan kualitas koperasi dim

Asuransi Cakrawala Proteksi Resmikan Cabang Medan

Pada kuartal III / 2017 ACP mencatat pencapaian premi s

Kolaborasi Tekfin Indonesia dan Australia

Perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 1 Desember

Portofolio

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Tradisi ‘Bendera Putih’ BEI

Lagi-lagi PT Bursa Efek Indonesia merevisi targetnya. K

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi