Governance, Risk Management & Compliance

PermataBank dan Kredivo Salurkan Kredit 1 Triliun Rupiah

Kamis 28 Nopember 2019 19:7:0

Kerja sama ini dilakukan guna mendukung target inklusi keuangan tahun 2019 sebesar 75 persen.

JAKARTA, Stabilitas--  Kredivo dan PermataBank, mengumumkan penyaluran lini kredit sebesar 1 triliun rupiah yang akan disalurkan ke nasabah Kredivo di Indonesia. Penyaluran lini kredit ini merupakan salah satu kolaborasi channeling terbesar yang pernah dilakukan oleh bank nasional melalui entitas fintech hingga saat ini.

Lebih lanjut, kolaborasi ini menandai pencapaian penting untuk kedua perusahaan; bagi Kredivo, merupakan kolaborasi yang terbesar dalam sejarah dengan bank nasional; bagi PermataBank, kolaborasi ini merupakan salah satu penyaluran lini kredit terbesarnya di industri fintech.

Umang Rustagi, Komisaris Kredivo menjelaskan, kolaborasi ini adalah cara bagi kedua belah pihak untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang inovatif dan lebih efisien guna melayani basis konsumen yang lebih luas. Dengan menggabungkan keahlian bank dan fintech, PermataBank dapat mendiversifikasi loan book ke pelanggan yang lebih luas sementara Kredivo dapat terus menumbuhkan nilai transaksi dan loan book untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia yang belum tersentuh layanan keuangan. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan misi keuangan inklusif yang berdampak pada peningkatan perekonomian negara.

"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan PermataBank, kami yakin bahwa lini kredit yang kami dapatkan akan mempercepat pertumbuhan dan memungkinkan kami melayani jutaan nasabah baru kedepannya. Selain itu, ini menjadi titik tolak yang baik untuk bekerjasama dengan bank nasional terkemuka seperti PermataBank dalam menciptakan lebih banyak produk keuangan yang dirancang untuk konsumen generasi masa depan Indonesia,"ujarnya.

Djumariah Tenteram, Direktur Ritel Perbankan, PermataBank, mengatakan, melihat pertumbuhan fintech yang semakin berkembang pesat terutama untuk produk pinjaman tunai jangka pendek, PermataBank melihat prospek yang positif dengan menjalin kolaborasi bersama Kredivo, sebagai perusahaan fintech yang kami percaya memiliki kredibilitas dan struktur manajemen risiko yang kuat di industri.

"Hal ini juga merupakan perwujudan komitmen PermataBank dalam memberikan pelayanan keuangan menyeluruh yang sederhana, cepat, andal dan inovatif, dan tentunya meningkatkan bisnis PermataBank di Indonesia,"paparnya.

Laporan e-Conomy SEA 2019 yang dilakukan oleh Google dan Temasek pada akhir 2019 menyebut bahwa di Indonesia masih terdapat 92 juta penduduk dewasa yang belum tersentuh layanan finansial atau perbankan. Memiliki kapasitas untuk menembus pasar dengan sangat cepat dengan pemanfaatan teknologi, kolaborasi antara fintech dan perbankan menjadi cara tercepat untuk mendorong inklusi sekaligus literasi keuangan. Kolaborasi antara PermataBank dan Kredivo ini menunjukkan potensi besar kolaborasi antara fintech dan bank untuk dapat melayani jutaan konsumen Indonesia dengan menyediakan produk pembiayaan berbiaya rendah dengan kemampuan skalabilitas yang tinggi.

 

Bank Mandiri Berikan Relaksasi Kredit Bagi UMKM

Fri, 20 Mar 2020 - Bank Mandiri juga memudahkan proses perpanjangan masa laku fasilitas kredit selama 6 bulan dengan memberikan keringanan biaya provisi dan administrasi.

Mandiri Seriusi Kolaborasi dengan e-Commerce dan Tekfin

Wed, 26 Feb 2020 - Melalui kerjasama ini Bank Mandiri optimis penyaluran kredit untuk UMKM tumbuh hingga 10 kali lipat.

Laba Perum Jamkrindo Tumbuh 51 Persen

Thu, 20 Feb 2020 - Pada tahun 2020,target volume penjaminan Jamkrindo adalah Rp231,5 triliun, tumbuh 13,5 persen dari realisasi tahun 2018.

Kredivo Indonesia Targetkan Pertumbuhan Pinjaman Tunai 2 Kali Lipat di 2020

Fri, 14 Feb 2020 - Profil pengguna Kredivo Indonesia pada 2019 juga masih didominasi oleh 86 persen kalangan milenial di rentang umur 18-35 tahun.

Satgas Temukan 120 Fintech P2P & 28 Entitas Penawaran Investasi Tanpa Izin

Thu, 30 Jan 2020 - Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 s.d. Januari 2020 sebanyak 2018 entitas.

AFPI dan OJK Bersama Kepala Staf Kepresidenan Bahas Arah Baru UMKM

Thu, 23 Jan 2020 - Per awal Januari, ada 164 fintech lending yang terdaftar di OJK dan sebagai anggota AFPI.



Non Bank

Allianz Life Indonesia Perkenalkan Asuransi Jiwa Unit Link Terbaru

Sampai 2019 produk asuransi jiwa unitlink masih mendomi

MTF Beri Restrukturisasi Rp 5 Triliun bagi Pelanggan Terdampak Covid-19

Mandiri Tunas Finance menyalurkan 11.000 Paket Sembako

Menkeu Jelaskan Latar Belakang Perppu Nomor 1 Tahun 2020

Sri Mulyani menjelaskan, Perppu dikeluarkan untuk bisa

Portofolio

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Mandiri Sekuritas Permudah Proses Pembukaan Rekening Efek

Mandiri Sekuritas mendorong masyarakat berinvestasi di

Kemenkeu Terbitkan SUN dengan Tenor 50 Tahun

SUN tersebut diterbitkan guna memenuhi kebutuhan pembia

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi