Governance, Risk Management & Compliance

Perum Jamkindo Berikan Pendampingan Unit Usaha  Pondok Pesantren

Kamis 24 Agustus 2017 14:49:0

Pelatihan diselenggarakan di Ponpes Al Mizan, Pandeglang dengan peserta 25 Pondok Pesantren yang tersebar dr provinsi Banten yang tergabung dibawah Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Propinsi Banten pada Kamis, 24 Agustus 2017.

BANTEN, Stabilitas -- Perum Jamkrindo melului Divisi Pemeringkatan UMKM dan Konsultasi Manajemen memberikan pelatihan dan pendampingan unit usaha Pondok Pesantren (Ponpes). Dukungan Jamkrindo terhadap perkembangan unit usaha pesantren berupa pemberian motivasi dan pelatihan pengelolaan unit usaha pondok pesantren sehingga dapat dikelola secara professional dalam memenuhi kebutuhan internal pondok pesantren (self-financing dan self-supporting).

Pelatihan diselenggarakan di Ponpes Al Mizan, Pandeglang dengan peserta 25 Pondok Pesantren yang tersebar dr provinsi Banten yang tergabung dibawah Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Propinsi Banten pada Kamis, 24 Agustus 2017.

Hadir dalam acara ini di hadiri oleh Kepala Divisi Pemeringkatan UMKM dan Konsultasi Manajemen Nina Kurnia Dewi dan Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Provinsi Banten, Kyai Anang Azhari, Kepala Kantor Cabang Serang Perum Jamkrindo  Asep Hadiana dan Kepala Bagian Penajaminan Kanwil III Perum Jamkrindo Iskandar Permana.

Nina mengatakan bahwa dimaksudkan agar pelaku unit usaha pondok pesantren, apapun jenis usaha yang dijalankan, mengetahui praktika perencanaan dan pengelolaan usaha serta membuka akses permodalan bagi unit usaha pondok pesantren.

“Dengan demikian, diharapkan dapat terjadi kolaborasi positif antara dunia usaha dengan pondok pesantren dalam mendukung ekonomi kerakyatan.,” katanya.

Pondok pesantren merupakan kekuatan ekonomi kemasyarakatan yang besar dengan jumlah pondok pesantren terdaftar tahun 2013 sebanyak 24.380 dengan jumlah peserta didik 434.333 santri. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri yang tinggal di pondok pesantren, maka pondok pesantren memiliki unit usaha yang secara ekonomi dapat menjadi sumber peningkatan kemandirian pondok pesantren.

Namun, sangat sedikit yang dijalankan berdasarkan perencanaan yang baik dan pengelolaannya masih dijalankan secara kekeluargaan dengan sedikit atau tanpa prinsip profesionalitas.

Untuk itu, diperlukan sinergi antar berbagai lembaga dalam menjalankan kegiatan pelatihan dan pendampingan unit usaha pondok pesantren secara terkoordinasi dan berkelanjutan sehingga dapat dicapai target atau tujuan tertentu.

“Perencanaan usaha merupakan aspek penting dalam menjalankan usaha sehingga dapat ditentukan tujuan usaha yaitu laba yang berkembang dan berkelanjutan,” kata Nina.

Perum Jamkrindo sebagai BUMN Penjaminan Kreditr mengharapkan pondok pesantren perlu memahami peran penjaminan dalam mengakses permodalan usaha karena unit usaha pondok pesantren juga merupakan Usaha Mikro dan Kecil.

Perum Jamkrindo saat ini juga  telah menginisiasi kegiatan pemeringkatan UMKM dan konsultasi manajemen, dimana kegiatan tersebut didukung dengan pembangunan database UMKM.   Dengan kegiatan ini, Perum Jamkrindo banyak bekerjasama dengan stakeholder antara lain Universitas, untuk melakukan hal-hal sehubungan pengembangan dan pendampingan UMKM agar mereka dapa naik kelas (meningkat kinerja usahanya) di seluruh sektor ekonomi.

Tujuan kegiatan pemeringkatan tersebut adalah untuk menilai kemampuan UMKM untuk dapat didukung lebih lanjut sesuai kebutuhan, antara lain adalah untuk akses pembiayaan kepada bank dan non bank maupun penjaminan.

Saat ini, Perum Jamkrindo telah hadir di 34 Provinsi dengan  56 kantor cabang dan 14 kantor unit pelayanan.Untuk memperluas layanan juga telah disediakan  call center, sehingga mitra dan nasabah Jamkrindo dapat menghubungi 1500701. Dengan layanan ini, peran UMKM dapat semakin ditingkatkan.  

Pada acara ini juga diberikan pendampingan kepada 3 (tiga) unit usaha pondok pesantren terpilih untuk memperoleh pendampingan secara terstruktur dan berkelanjutan berdasarkan analisa kebutuhan pendampingan masing-masing unit usaha pondok pesantren.

Pelatihan oleh narasumber UMKM yang diberikan berupa Praktik Menyusun Perencanaan Usaha, serta Pengenalan Penjaminan dan Sumber-sumber Permodalan dan Pentingnya Pendampingan Usaha. Selain dari Perum Jamkrindo beberapa nara sumber yang turut memberikan pelatihan yakni Dr. Ir. HM Ridlo Zarkasyi, MM dan Akbar Zainudin, MM

Perum Jamkrindo Bagikan Daging Qurban Untuk Warga Sekitar

Fri, 24 Aug 2018 - Sebelum dipotong, hewan qurban secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto kepada panitia qurban Ahmad Kahfi. Disaksikan juga oeh jajaran direksi yang hadir dalam acara ini yakni, Direksi Perum Jamkrindo serta Direksi PT. Ja

Jamkrindo dan LPDB KUMKM Kerjasama Pembiayaan Syariah ke Koperasi dan UMKM

Mon, 22 Jan 2018 - Perum Jamkrindo terus mendukung kegiatan penjaminan bagi perkembangan bisnis UMKM dan Koperasi dengan memberikan pelayanan yang luas dan berkualitas untuk mendukung perkembangan perekonomian nasional.

BUMN Mengajar, Dirut Jamkrindo Jadi Guru SDN Parhitean

Thu, 21 Dec 2017 - Untuk kegiatan program kemitraaan dan Bina Lingkungan (PKBL) Perum Jamkrindo memberikan dua bantuan Taman Bacaan Siswa di SDN Siborongborong dan SDN Parapat senilai Rp 100.000.000.

Randi Anto Jadi Dirut Jamkrindo

Tue, 21 Nov 2017 - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk mengangkat Randi Anto sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo).

Perum Jamkrindo Berikan Penjaminan Nasabah Amartha

Mon, 04 Sep 2017 - Perum Jamkrindo lakukan kerjasama dengan PT Amartha Mikro Fintek untuk penjaminan (Kafalah) pembiayaan modal kerja pengusaha mikro

Jamkrindo Tutup Program Siswa Mengenal Nusantara di Babel

Wed, 26 Jul 2017 - Perum Jamkrindo bersama dengan PT Sucofindo menjadi pelaksana program SMN untuk 20 Siswa asal Bandung Jawa Barat yang mengikuti program SMN di Bangka Belitung.



Non Bank

Pelanggaran Fintech, Pertemuan OJK dan LBH Belum Ada Titik Temu

Belum ada titik temu disebebkan belum ada kesepahaman m

Industri Halal Indonesia Masih Tertinggal

Dalam mengembangkan Industri halal, tentunya tidak terl

Amartha Konsisten Gandeng UMKM Perempuan

PT Amartha Mikro Fintek terus berkomitmen menyalurkan p

Kuartal III, Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Melambat 15%

Industri asuransi jiwa pada kuartal ketiga 2018 mencata

Portofolio

2019, Pasar modal syariah akan lebih baik dari 2018

Perbaikan itu bukan disebabkan oleh pasar modal syariah

ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur

SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik b

Penyelesaian Transaksi Bursa Dua Hari (T+2) Berjalan Lancar

Percepatan transaksi bursa T+2, memiliki tujuan untuk m

Dorong Milenial Investasi, SGE Gelar Festival

Berdasarkan data terbaru dari Bursa Efek Indonesia, gen

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi