Governance, Risk Management & Compliance

Prudential Catat Premi Rp25Triliun

Rabu 15 April 2020 16:8:0

Kinerja ini didukung oleh pertumbuhan solid sebesar 15% dari premi saluran distribusi bisnis baru, yakni agensi dan bancassurance.

JAKARTA, Stabilitas-- PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari ini mengumumkan performa keuangan selama tahun 2019.

Prudential membukukan total pendapatan premi sebesar Rp25 triliun, didukung oleh pertumbuhan solid dari premi bisnis baru yang kuat sebesar 15 persen yang didorong oleh pertumbuhan dari saluran distribusi bisnis baru; agensi dan bancassurance.

"Perusahaan juga mencatatkan total dana kelolaan sebesar Rp74,5 triliun dan total aset sebesar Rp80,7 triliun di 2019. Total pendapatan premi, total dana kelolaan, dan total aset Prudential Indonesia adalah yang tertinggi di industri,"ujar Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia.

Jens menambahkan, sepanjang 2019, Prudential menghadirkan perlindungan jangka panjang yang komprehensif bagi nasabah melalui pembayaran total klaim sebesar Rp15,6 triliun, tumbuh 27 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Selain itu, Prudential Indonesia juga mempertahankan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) perusahaan sebesar 678 persen (lebih dari lima kali persyaratan minimum wajib),"bebernya.

Sejalan dengan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan, Unit Usaha Syariah juga mencatat pendapatan kontribusi bruto Rp3,7 triliun dan total aset Rp9,1 triliun, dengan tingkat solvabilitas dari dana Tabarru Prudential Indonesia mencapai 2.581 persen, dan tingkat solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.300 persen.

 "Kami bersyukur perusahaan terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat berkat kepercayaan nasabah yang kian meningkat serta fundamental yang solid, seperti modal yang sehat, kapabilitas digital yang kuat untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah, disertai tata kelola perusahaan yang baik dan praktik investasi yang bertanggung jawab,"ungkap Jens.

Pada tahun 2019 Prudential Indonesia menanamkan investasi ke dalam berbagai inovasi, termasuk inovasi dalam penerapan teknologi canggih, untuk memperluas layanan kepada nasabah dan masyarakat Indonesia. Perusahaan juga fokus pada penyediaan perlindungan kesehatan dan finansial, terutama yang berkaitan dengan solusi berkelanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menyediakan perlindungan jangka panjang.

Beberapa inovasi yang diluncurkan tahun lalu di antaranya produk PRUCritical Benefit 88, produk asuransi tradisional yang menyediakan perlindungan terhadap dampak finansial akibat penyakit kritis, PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah, produk Asuransi Tambahan yang memberikan solusi lengkap perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat sesuai tagihan rumah sakit, dan PRUWorks, layanan Asuransi Kumpulan terpadu berbasis digital untuk pelaku UMKM dengan berbagai macam ukuran bisnis.

Untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan nasabah yang terus berkembang, Prudential Indonesia memperluas jaringan PRUMedical Network (PMN). Hingga Maret 2020, PMN terhubung dengan 1.535 rumah sakit dan klinik - termasuk jaringan Preferred di 73 rumah sakit di 34 kota di Indonesia serta 4 rumah sakit di Singapura.

Sebagai bagian dari strategi untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi, Prudential Indonesia membangun kemitraan strategis dengan para pemain terkemuka di sektor teknologi; dengan OVO untuk mengembangkan berbagai inisiatif digital baru; dengan Halodoc untuk memperluas akses layanan kesehatan di Indonesia; serta bersama Tokopedia untuk menyediakan layanan pembayaran premi dan kontribusi bagi nasabah Prudential Indonesia di situs dan aplikasi Tokopedia.

Selama 2019, Prudential juga mengembangkan Pulse by Prudential, aplikasi mobile terpadu yang menawarkan pengelolaan kesehatan holistik dan memungkinkan perusahaan memberikan layanan kesehatan yang mudah diakses bagi semua orang. Pulse sudah diperkenalkan kepada masyarakat umum di awal tahun 2020 yang selanjutnya akan diluncurkan secara resmi di tahun yang sama.

Komitmen dalam memberikan perlindungan bagi nasabah, lebih lanjut lagi diwujudkan perusahaan di tengah kondisi pandemi COVID-19 di 2020, melalui berbagai manfaat dan kemudahan tambahan; beberapa di antaranya Kepastian Polis Aktif, Santunan Tunai Tambahan, hingga proses klaim elektronik (e-claim).

"Seluruh inisiatif dan inovasi yang kami lakukan merupakan upaya kami untuk mewujudkan misi perusahaan, yaitu menjadi mitra pilihan yang menawarkan solusi asuransi berdasarkan kebutuhan nasabah untuk kesehatan, perencanaan keuangan, dan proteksi bagi individu dan bisnis, baik produk konvensional maupun Syariah," tutup Jens.

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Wed, 24 Jun 2020 - Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, yaitu dari Rp 34,1 triliun menjadi Rp. 35,92 triliun."

Indofood Raih Laba Rp3,4 T di Kuartal I 2020

Fri, 22 May 2020 - Penjualan neto konsolidasi tumbuh sebesar 1% menjadi Rp19,30 triliun.

AAJI: 2019 Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 18,7 Persen

Thu, 12 Mar 2020 - AAJI mencatat kenaikan positif tahun 2019 dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya, yang menggambarkan industri asuransi jiwa sebagai industri yang kokoh dengan komitmen tinggi.

Kembangkan Produk Syariah, Prudential Indonesia Luncurkan Prucinta

Wed, 04 Mar 2020 - Produk asuransi jiwa tradisional berbasis syariah pertama dari Prudential Indonesia tersebut menawarkan perlindungan selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun.

OJK Percepat Reformasi IKNB

Wed, 19 Feb 2020 - Industri asuransi masih tumbuh secara positif di tengah upaya penyehatan dan proses hukum Asuransi Jiwasraya.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi