Governance, Risk Management & Compliance

PTPP Ikut Garap Pembangunan Sirkuit MotoGP di Mandalika

Jumat 17 Mei 2019 11:29:0

PT PP Tbk memastikan bakal turut serta dalam proyek pembangunan sirkuit balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

JAKARTA, Stabilitas-PT PP Tbk memastikan bakal turut serta dalam proyek pembangunan sirkuit balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Proyek pembangunan sirkuit bertaraf internasional tersebut diharapkan sudah bisa rampung pada tahun 2020, sehingga benar-benar siap beroperasi sesuai jadwal pelaksanaan MotoGP di Lombok pada tahun 2021 mendatang.

Kepastian ikut sertanya PTPP tersebut disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPP, M Aprindy, di sela pertemuannya dengan jurnalis ekonomi, di Jakarta, Jumat (17/5). "Kami ikut. Sudah ada Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang telah ditandatangani antara kami dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC) soal pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika," ujar Apprindy.

Sebagaimana diketahui, ITDC merupakan pengelola Kawasa Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi tempat penyelenggaraan event balapan berskala internasional itu. Tak hanya menandatangani MoU dengan ITDC, PTPP juga disebut Aprindy telah berkomunikasi dengan Vinci Construction, perusahaan jasa konstruksi sekaligus investor dalam pembangunan sirkuit tersebut.

"Berikutnya kami berharap MoU bisaditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam tiga bulan ke depan," tutur Aprindy.

Harapan tersebut, menurut Aprindy, lantaran pasca penandatanganan MoU masing-masing pihak sejauh ini belum menandatangani PKS karena masih harus menunggu penyelesaian studi kelayakan proyek hingga penentuan nilai investasi yang dibutuhkan.

Nantinya bila studi kelayakan sudah benar-benar rampung, PTPP disebut Aprindy siap mengebut pengerjaan sirkuit agar dapat benar-benar bisa selesai pada akhir 2020 sesuai target. Tak tanggung-tanggung, target tersebut telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo langsung, sehingga merupakan satu keharusan bagi PTPP untuk berusaha semaksimal mungkin agar target dapat terpenuhi.

Untuk pelaksanaan proyek pembangunan itu, Aprindy juga menegaskan bahwa pihaknya harus ikut merogoh kocek lumayan dalam. "Tapi soal berapa estimasi dananya nggak usah (disebutkan) lah. Yang jelas sumber pendanaannya sudah ready. Dari sisi likuiditas kami masih akan mengandalkan pinjaman bank dan juga (penerbitan) obligasi," tegas Aprindy. (TS)

3 BUMN Sinergi Bangun Sarana Air Bersih di Ponpes Buntet

Mon, 05 Aug 2019 - Bantuan tersebut merupakan kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia, PT Wijaya Karya dan PT Perkebunan Nusantara II.

Jamkrindo Buka Akses UMKM Kepada Lembaga Keuangan

Sat, 03 Aug 2019 - Perum Jamkrindo terus berusaha meningkatkan perannya dalam mendorong pertumbuhan UMKM. UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Pendapatan Indika Energy Turun di Semester I 2019

Wed, 31 Jul 2019 - Turunnya harga batu bara juga berdampak pada penurunan laba perseroan.

Indofood Catat Penjualan Rp38.61 Triliun

Wed, 31 Jul 2019 - Turunnya harga CPO telah memberikan tekanan bagi kinerja group agrobisnis Indofood.

Volume Penjaminan Jamkrindo Capai Rp 102.88 Triliun

Wed, 31 Jul 2019 - Perusahaan terbesar bidang penjaminan tersebut mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp102,88 triliun yang naik 19,21 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp86,30 triliun.

Dikepung Sentimen Negatif, BWPT Optimistis Harga CPO Bakal Kembali Moncer

Mon, 29 Jul 2019 - Hampir semua pengusaha sawit saat ini mengalami tekanan yang cukup berat.



Non Bank

Adira Insurance Buka Kantor Perwakilan di Pusat Perbelanjaan

Keberadaan kantor representatif Adira Insurance ingin m

Gandeng Ralali.com, ASM Maksimalkan E Commerce

Secara korporasi, kerjasama dengan Ralali.com ini juga

Koperasi Obor Mas Melakukan Spin Off dan Membentuk Holding

Spin off dilakukan untuk mengembangkan usaha koperasi k

Merchant Cashlez Terima Pembayaran dengan GoPay

Lebih dari 6.000 Merchant Cashlez Bisa Terima Pembayara

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi