Governance, Risk Management & Compliance

Rekonfigurasi Radikal Sebuah Tunggangan

Senin 14 Nopember 2011 16:30:32

Pabrikan-pabrikan kendaraan makin berani berinovasi menjawab kebutuhan. Tidak hanya kebutuhan manusia tapi juga kebutuhan sebuah kota di saat hampir semua kota besar di dunia mengalami masalah kemacetan dan polusi. Tiga pabrikan asal Jerman menawa

Pabrikan-pabrikan kendaraan makin berani berinovasi menjawab kebutuhan. Tidak hanya kebutuhan manusia tapi juga kebutuhan sebuah kota di saat hampir semua kota besar di dunia mengalami masalah kemacetan dan polusi. Tiga pabrikan asal Jerman menawarkan pemecahannya dengan meluncurkan mobil kota (city car) yang bisa bergerak lincah di tengah kepadatan sekaligus hemat energi. Berikut adalah tunggangan-tunggangan yang didesain ulang secara radikal untuk menjawab tantangan berkendara di masa depan.

 

Konsep tunggakan keluaran VW ini tak jauh beda dengan Audi. Itu terlihat pada kemudi dan roda mungil yang terbuka. Tapi VW mengambil taktik yang berbeda dengan satu-seater. Seorang juru bicara VW mengatakan memilih menggunakan ruang kecil sehingga pengemudi bisa membawa pulang sebuah tas belanjaan.

Dari segi desain, jelas Nils lebih kecil dan bobotnya. Kendaraan ini dikerjakan bersama-sama dengan Kementerian Transportasi Jerman sebagai awal dari satu solusi kemungkinan untuk lingkungan perkotaan yang padat di masa mendatang. VW menyebut kendaraannya itu sebagai “minimalist mobility”.

Pengemudi dilengkapi tujuh inci layar TFT dengan instrumentasi digital. Nils juga dilengkapi dengan unit portabel untuk kontrol navigasi, radio, telepon dan akses internet. Dengan multi-link suspensi, rem cakram di dibor keempat sudut.

Mobil ini memiliki lampu xenon, pintu gullwing, dan ban dengan ukuran 17”. Power berasal dari baterai 5,3 kWh yang memotivasi sebuah motor listrik dengan output puncak 34 PS (25 kW / 34 hp) dan 130 Nm (95 lb-ft) dari torsi.

Hal ini memungkinkan mobil untuk berakselerasi 0-100 km / jam dalam waktu kurang dari 11 detik dan mencapai kecepatan tertinggi 130 km / jam (81 mph). Mobil ini juga memiliki berat yang cukup ringan, yakni hanya seberat 460 kg. Baterainya memiliki kapasitas 5,3 kWh dan mampu menempuh jarak terjauh 65 km, sedang pengisian baterai hanya butuh waktu dua jam. Tenaga yang dihasilkan maksimal 33HP.

 

Audi Urban Concept

 

 

Audi Urban Concept merupakan rancangan baru yang berpadu dengan gaya masa lalu. Rodanya didesain agak terbuka yang mengingatkan kita pada era mobil balap tahun 1930-an, kontur berwarna merahnya terinspirasi model R8 moderen dengan ciri khas gril hexagonal Audi yang kental.

Pintunya mengadopsi konsep sliding guna memudahkan pengendara dan penumpang. Interiornya sengaja dibuat minimalis dengan konstruksi berbobot ringan. Pengemudi yang duduk di bagian depan sebelah kiri penumpang, dapat mengatur posisi pedal-pedal aluminium sejauh 140 mm, sementara kolom setir dapat diatur 60 mm sehingga mengemudi bisa mendapatkan posisi duduk yang nyaman.

Bodi luarnya yang terbuat dari bahan carbon fiber-reinforced polymer (CFRP) menjadikan kendaraan ini terbilang ringan. Ditambah ruang penumpangnya terdiri perpaduan CFRP dan struktur aluminium monocoque  membuat bobot kendaraan ini hanya 480 kg.

Rodanya yang berukuran 21 inci dengan mengusung desain bilah-bilah dari model-model Audi e-tron, apalagi ditandem dengan ban berukuran 125/60 di depan dan 145/50 di bagian belakang menjadikan mobil tampak imut. Makin kuat kesan kalau desain mobil ini dipadankan dengan motor sport.

Suspensinya menggunakan teknologi pushrod dengan dudukan strut berada dalam interior dengan posisi yang nyaris horisontal mirip mobil balap Formula 1.

Mobil ini menggunakan motor listrik e-tron dengan baterai lithium-ion. Satu pak baterai lithium-ion berfungsi sebagai kekuatan dan memasok sekitar 35 mil dari jangkauan. Bobotnya sekitar 90 kg dan memiliki kapasitas 7,1 kWh dan terpasang melintang di belakang jok. Waktu pengisian ulang baterai, memakan waktu hingga 20 menit menggunakan listrik tiga fasa dengan tegangan 400 volt.

Jika menggunakan sumber kelistrikan rumah tangga biasa bertegangan 230 volt, lama pengisian diperkirakan menghabiskan waktu 1 jam. Namun kendaraan ini juga dilengkapi sistem pengisian tanpa kabel alias wireless charging system. SP



Non Bank

"tanamduit", Digital Platform Beli Reksa Dana

Di tengah munculnya berbagai digital platform yang memb

Perkoperasian Diharapkan Jadi Materi Kuliah Magister Kenotariatan PTN

“Sekurang-kurangnya peningkatan kualitas koperasi dim

Asuransi Cakrawala Proteksi Resmikan Cabang Medan

Pada kuartal III / 2017 ACP mencatat pencapaian premi s

Kolaborasi Tekfin Indonesia dan Australia

Perjanjian yang ditandatangani pada tanggal 1 Desember

Portofolio

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Tradisi ‘Bendera Putih’ BEI

Lagi-lagi PT Bursa Efek Indonesia merevisi targetnya. K

Interview

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Profesional Indonesia Berpotensi Pindah Negara

Pasar bebas ASEAN yang berlaku efektif awal tahun 2016

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi