Governance, Risk Management & Compliance

Mandiri Sekuritas Luncurkan MOST Sharia

Minggu 12 Mei 2019 12:34:0

Dengan memanfaatkan MOST Shariah ini, investor makin dipermudah untuk masuk ke pasar investasi shariah karena memanfaatkan fitur seperti tandatangan elektronik.

JAKARTA, Stabilitas --  PT Mandiri Sekuritas melengkapi layanan sahamnya dengan meluncurkan MOST Sharia. Managing Director Mandiri Sekuritas Lisana Irianiwati mengatakan, layanan MOST Sharia dilengkapi fitur tanda tangan elektronik tersertifikasi (digital signature) MOST DigiSignse serta menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi pada efek syariah di pasar modal Indonesia.

"Dengan menggunakan teknologi digital signature yang pertama di pasar modal Indonesia, kami menghadirkan MOST Sharia sebagai sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada saham-saham syariah secara mudah, aman, dan berkah,"papar Lisana di Jakarta, Minggu (12/5).

Lisana menjelaskan, MOST Sharia merupakan layanan transaksi saham syariah secara daring (online) yang telah memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal. MOST Sharia merupakan platform yang telah mendapatkan sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) setelah memenuhi prinsip syariah yang ditetapkan melalui fatwa DSN-MUI Nomor 80 Tahun 2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek.

"Para nasabah yang berinvestasi menggunakan MOST Sharia akan mendapatkan empat manfaat sekaligus, antara lain, proses pembukaan rekening efek dan rekening dana nasabah yang lebih cepat dengan menggunakan teknologi digital signature MOST DigiSign, mekanisme transaksi yang amanah sesuai dengan prinsip syariah fatwa DSN-MUI, kemudahan akses melalui berbagai platform (mobile, aplikasi, maupun web), serta fasilitas kelas investasi gratis mulai dari tahap pemula hingga mahir,"ujarnya. 

Lebih lanjut Lisana menjelaskan, sejak diluncurkan pada tahun 2013, jumlah nasabah MOST Sharia terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 90 persen dalam lima tahun terakhir.

Pada April lalu, Mandiri Sekuritas telah meluncurkan MOST DigiSign, fitur digital signature yang mempercepat pembukaan rekening efek dan rekening dana nasabah secara online hanya dalam waktu satu hari.

"Kehadiran MOST DigiSign semakin melengkapi pengalaman digital sebanyak 101 ribu nasabah Mandiri Sekuritas dalam berinvestasi di pasar modal, mulai dari pembukaan rekening efek online, aplikasi trading multiplatform MOST, layanan investasi syariah MOST Sharia, layanan reksa dana MOST Fund, serta kelas investasi online MOST Learning,"kata Lisana.

Saat ini, minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal secara syariah semakin tinggi seiring dengan kemudahan akses informasi digital. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor saham syariah di Indonesia hingga kuartal-I tahun ini mencapai sekitar 50.000 investor. Sementara itu, jumlah saham syariah yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) hingga April 2019 berjumlah 406 saham. (Is)

Mandiri Sekuritas Terima Kunjungan Securities Board of Nepal

Fri, 07 Oct 2016 - Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi informasi serta transfer pengetahuan mengenai praktik bisnis perusahaan sekuritas di industri pasar modal Indonesia.

Pasarkan Produk di Indonesia, Aberdeen Gandeng Mandiri Sekuritas

Tue, 04 Oct 2016 - PT Aberdeen Asset Management secara resmi menggandeng PT Mandiri Sekuritas untuk kinerja pemasaran produk reksadananya.

Suku Bunga Turun Dorong Penerbitan Obligasi Korporasi

Mon, 20 Jun 2016 - “Suku bunga sedang menuju tren turun, biasanya perusahaan memang banyak menerbitkan surat utang karena mereka mengejar momen bunga rendah…" 

Genjot Invetor Syariah, Mandiri Sekuritas - BSM Gelar Gathering Pasar Modal

Fri, 04 Mar 2016 - Jumlah investor pasar modal syariah terus mengalami pertumbuhan secara signifikan. Jika di 2013 j baru mencapai 803 investor, hingga Desember 2015 telah mencapai 4.908 investor.



Non Bank

Tanamduit Targetkan Dana Kelolaan Rp 1 Triliun

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) T

DJP, DJBC dan DJA Kolaborasi Optimalkan Kesadaran Bayar Pajak

Kolaborasi ini memunculkan beberapa program untuk mengo

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Kementerian Keuangan

Menkeu juga mengingatkan kepada para pejabat di Kemenke

Kantongi Izin BI, Cashlez Siap Lebarkan Sayap

Setelah sebulan mengajukan izin beroperasi 2 tahun yang

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi