Governance, Risk Management & Compliance

Amartha Salurkan Rp970M Dana Khusus Perempuan

Rabu 10 April 2019 17:35:0

Amartha, penyalur pinjaman khusus perempuan pelaku UMKM ini mengklaim telah memiliki 60.000 akun lender dan 270.000 akun borrower serta mengalami peningkatan 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

JAKARTA, Stabiitas—Perusahaan teknologi keuangan (fintech) peer to peer lending Amartha menyebutkan telah menyalurkan dana pinjaman sebesar Rp970 miliar. Perusahaan penyalur pinjaman khusus kepada wanita pengusaha UMKM ini mengaku penyaluran tersebut berlangsung seak pertama kali didirikan pada 2016 hingga April 2019.

"Kebanyakan peserta berasal dari Pulau Jawa terutama provinsi Jawa Timur, Jaa Barat, Jawa Tengah dan juga DIY,"kata CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Andi mengklaim, hingga saat ini, Amartha telah memiliki lebih dari 60.000 akun lender  dan 270.000 akun borrower serta teurs tumbuh setiap tahunnya.

"Jumlah ini sudah 2 kali lipat dari tahun lalu. Pertumbuhannya sangat cepat dan pesat. Kita harap juga akan terus bertambah di tahun ini,"imbuhnya.

Menurutnya, dengan menetima kucuran dana dari Amartha, perempuan pelaku usaha mokro keil menengah ini telah meningkatkan pendapatan dari usaha hingga 40 persen. Andy menambahkan, selain untuk memajukan UMKM, Amartha juga turut ambil bagian dalam program PBB, Sustainable Development Goals yakni melalui pilar pengentasan kemiskinan, partisipasi perempuan dalam pembangunan dan pengurangan ketimpangan pendapatan di pedesaan.

"Kami harap bisa makin banyak menjangkau perempuan pelaku UMKM sampai ke pelosok pedesaan."paparnya.

Sementara itu Vice President of Growth Amartha, Fadilla Tourisqua Zain mengatakan, dalam proses penagihan kepada peminjam pun dilakukan dengan cara yang unik dan tanpa ada unsur paksaan.

"Sebelum meminjam, kita beri edukasi dan saring tentu saja. Para kelompok usaha menggunakan sistem tanggung rantang. Karena berkelompok, maka jika 1 tidak bisa mengembalikan dana, yang lainnya menalangi,"kata dia

Fadilla menambahhkan, sebagai syarat mendaftar sebagai mitra Amartha, peminjam harus berjenis kelamin perempuan serta mengajukan pinjaman dalam bentuk kelompok beranggotakan 15 hingga 20 orang. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses edukasi dan seleksi dan proses penagihan.

"Dengan kelpmpok seperti ini tentu saja mempermudah semua proses dari awal sampai penagihan,"pungkasnya.

Amartha Fintek Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Fri, 17 May 2019 - Amartha menjadi salah satu dari lima perusahaan fintech yang lolos kajian evaluasi menyeluruh oleh OJK.

Amartha Klaim Telah Bawa Mitra Keluar Dari Garis Kemiskinan

Tue, 30 Apr 2019 - Dalam 2 tahun terakhir, jumlah perempuan mitra Amartha yang dibawah garis kemiskinan, berkurang 22 persen

Amartha Konsisten Gandeng UMKM Perempuan

Tue, 11 Dec 2018 - PT Amartha Mikro Fintek terus berkomitmen menyalurkan pendanaan para investor kepada para mitra UMKM-nya yang seluruhnya adalah perempuan



Non Bank

ASM Bagikan Asuransi Mikro dan Celengan Impian Untuk Masyarakat Sentani

PT Asuransi Sinar Mas (ASM) menyelenggarakan kegiatan L

Amartha Fintek Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Amartha menjadi salah satu dari lima perusahaan fintech

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi