Governance, Risk Management & Compliance

Sebentar Lagi, Beli Reksadana Bisa Lewat Driver Grab

Kamis 14 Desember 2017 3:50:0

Perusahaan penyedia aplikasi layanan transaksi dan pembayaran, Paytren, baru saja menandatangani kerjasama dengan salah satu penyedia layanan transportasi daring, Grab Indonesia.

JAKARTA-Perusahaan penyedia aplikasi layanan transaksi dan pembayaran, Paytren, baru saja menandatangani kerjasama dengan salah satu penyedia layanan transportasi daring, Grab Indonesia. Berbagai bentruk konkret dari kerjasama tersebut telah disepakati dan bakal mulai dieksekusi pada Januari 2018 mendatang. Dari sekian banyak potensi kerjasama yang ada, pihak Paytren pun bermimpi agar nantinya juga dapat memasarkan produk reksadana milik PT Paytren Asset Management (PAM) melalui jaringan pengemudi Grab. “Namanya kerjasama kan kita nggak mau setengah-setengah. Apa pun yang bisa membawa manfaat bagi kedua pihak, tentu akan kita jajaki bersama. Misal saja nanti beli reksadana nggak perlu repot beli. Bisa beli sambil naik Grab. Kan cakep tuh,” ujar Founder sekaligus pemilik Paytren, Ustadz Yusuf Mansur, usai penandatanganan kerjasama, di Jakarta, Rabu (13/12).

Untuk tahap awal, menurut pria yang akrab disapa Ustadz YM itu, bentu kerjasama yang telah disepakati adalah nantinya mulai Januari 2018 mendatang, proses rekrutmen mitra pengemudi Grab dapat dilayani melalui aplikasi Paytren. Selain itu, para mitra Paytren juga bisa memanfaatkan peluang bisnis sebagai penjual berbagai produk yang ditawarkan oleh anak usaha Grab, yaitu Kudo. “Intinya ini adalah sebuah kesepahaman untuk dapat tumbuh bersama-sama antara Paytren dan Grab. Kita butuh teknologinya Grab. Nah mitra Grab juga bisa memiliki pendapatan tambahan dari Paytren. Jadi pas nih. Masing-masing kita bisa saling memberi manfaat bagi yang lain. Alhamdulillah,” tegas YM.

 



Non Bank

Bhinneka Life Kenalkan Asuransi pada Petani Tasikmalaya

“Dalam tiga tahun ke depan, kita akan memberikan eduk

Dorong Profesionalisme, AAJI Berharap 50% Agen Asuransi Jiwa Masuk MDRT

Kendati anggota MDRT Indonesia masih sekira 1 persen da

"The Gade Clean and Gold" Menukar Sampah menjadi Tabungan Emas

Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya b

PEFINDO Biro Kredit dan Trimegah Sekuritas Resmikan Perjanjian Keanggotaan

“Kami menyambut baik bergabungnya Trimegah Sekuritas

Portofolio

Ini 57 Entitas Yang Aktivitasnya Dilarang Satgas Waspada Investasi OJK

Imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tida

Gandeng China Galaxy Securities, CIMB Awali Bisnis Pialang Saham di Asia

Usaha patungan berpeluang tumbuh untuk mendukung aktivi

Menkeu Berharap Pemda Manfaatkan Investasi untuk Bangun Daerah

Menkeu mencontohkan daerah Halmahera Utara dan Tabanan

Masyarakat Indonesia Mulai Minati Cryptocurrency

puluhan ribu masyarakat Indonesia diklaim telah mulai t

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi