Governance, Risk Management & Compliance

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Kamis 23 Januari 2020 10:38:0

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instrumen obligasi negara untuk investor ritel perdana yang akan diterbitkan pada tahun ini menawarkan kupon sebesar 6,3 persen.

JAKARTA, Stabilitas--  Pada awal tahun ini, Pemerintah kembali menawarkan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel kepada investor individu secara online (e-SBN) dengan tingkat kupon mengambang yaitu Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR009 sebesar 6.3 persen.

Kupon untuk periode 3 (tiga) bulan pertama sebesar 6,30% per tahun, terdiri dari BI 7-day Reverse Repo Rate pada saat penetapan yaitu sebesar 5,00% ditambah spread sebesar 130 bps, dan berlaku sebagai kupon minimal (floor rate),"tulis Kementerian Keuangan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1/20).

Instrumen dengan tenor 2 tahun itu bisa dibeli minimal senilai Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar. Kupon sebesar 6,3 persen akan dibayarkan pada tanggal 10 setiap bulannya.

Instrumen surat utang buatan Pemerintah itu tak bisa diperjualbelikan kembali dan hanya bisa dicairkan pada masa pencairan awal yakni 24 Februari 2021 hingga 4 Maret 2021.

Proses pemesanan pembelian SBR009 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, melakukan pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi.

Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi SBR009 yang dirilis pada tanggal
27 Januari 2020.

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di SBR009 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 24Mitra Distribusiyang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online) yang bisa diakses di laman resmi Kementerian Keuangan.

Digibank Jadi Mitra Distribusi Obligasi Ritel Indonesia

Mon, 07 Oct 2019 - ORI016 adalah salah satu instrumen SBN yang ditawarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan kepada individu Warga Negara Indonesia melalui mitra distribusi di pasar perdana.

Terbitkan Obligasi Rp5 Triliun, BRI Prioritaskan Investor Ritel

Wed, 02 Oct 2019 - Pihak BRI memastikan bakal memprioritaskan investor ritel untuk juga dapat membeli obligasi ini.

Perkuat Modal Kerja, MPM Finance Terbitkan Obligasi Rp800 Miliar

Fri, 23 Aug 2019 - Langkah perusahaan dalam menerbitkan obligasi kali ini juga menarik, lantaran hal ini merupakan obligasi pertama bagi MPM Finance.

TBIG Siapkan Global Bond Hingga US$850 Juta

Tue, 21 May 2019 - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk bersiap menerbitkan global bond dengan total nilai diperkirakan hingga US$850 juta.



Non Bank

OJK Minta Lembaga Keuangan Beri Keringanan Cicilan

Bank/Leasing wajib melakukan asesmen dalam rangka membe

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi