Governance, Risk Management & Compliance

Semester I, Laba OCBC Naik 15 Persen

Senin 29 Juli 2019 22:6:0

OCBC NISP juga berhasil menjaga rasio gagal bayar pada angka 1.8 persen.

JAKARTA, Stabilitas-- Bank OCBC NISP membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 15 persen, menjadi Rp1,5 triliun pada Semester I Tahun 2019 dari Rp1,3 triliun pada Semester I Tahun 2018. Sementara itu Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 8 persen, didominasi oleh dana murah (CASA) yang komposisinya mencapai 37,6 persen dari total dana yang terhimpun.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP mengatakan, dirinya optimis kinerja yang dicapai pada paruh pertama tahun 2019 ini akan terjaga pada semester II tahun 2019.

"Hal ini merupakan hasil dari antara lain inisiatif kami untuk memperluas jangkauan dari produkproduk tabungan kami yakni Tanda 360o plus dan Taka. Kami optimis Bank OCBC NISP dapat terus tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan dengan berpedoman pada prinsip kehati-hatian (prudent principle) dalam menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif,"beber Parwati di Jakarta, Senin, (29/7/2019).

Parwati menambahkan, potensi Bank untuk menyalurkan kredit juga masih dapat dikembangkan, ditandai dengan Loan to Deposit (LDR) yang mencapai 91,1 persen pada akhir Semester I tahun 2019 ini.

Dari segi kredit, tumbuh sebesar 2 persen YoY menjadi Rp119 triliun pada akhir Semester I tahun 2019, yang didistribusikan ke kredit modal kerja, investasi dan konsumer.

Pertumbuhan ini disertai dengan kemampuan Bank untuk menjaga kualitas kredit secara konsisten dengan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di bawah ketentuan, yakni NPL gross sebesar 1,8 persen dan NPL nett sebesar 0,8 persen.

"Stabilitas ekonomi dan politik mendorong optimisme kami bahwa pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga akan terus menunjukkan peningkatan pada semester II tahun 2019. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah, Bank OCBC NISP menghadirkan solusi layanan Nyala Bisnis dan Nyala Individu untuk membantu nasabah mengelola keuangan pribadi dan usahanya, ditambah fasilitas pinjaman dengan bunga kompetitif dan proses kredit yang lebih cepat," jelas Parwati.

BNI Syariah Resmikan Pembukaan Cabang Pembantu di Pati

Wed, 15 Jan 2020 - Menurut Buati Pati, munculnya kantor cabang, kantor cabang pembantu, maupun kantor kas dari suatu lembaga perbankan tidak lain merupakan respons atas kebutuhan pasar.

BNI Syariah Salurkan Zakat Sebesar Rp 32,2 miliar di 2019

Tue, 31 Dec 2019 - PT Bank BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik (YHT) telah menyalurkan zakat sebesar Rp32,2 miliar sepanjang Januari hingga November 2019.

Bank Muamalat Optimalkan Layanan Transfer Dana Bagi BPR & BPRS

Fri, 20 Dec 2019 - Sinergi ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme antara Bank Muamalat dan BPR serta BPRS.

BNI Syariah Gelar Public Lecture di Aceh

Thu, 21 Nov 2019 - Dengan kuliah umum ini diharapkan BNI Syariah bisa berkontribusi optimal terhadap indeks literasi dan inklusi keuangan di Daerah Istimewa Aceh

LPS Kembali Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan

Tue, 19 Nov 2019 - Keputusan ini diambil untuk merespon penurunan suku bunga dan membaiknya kondisi likuiditas perbankan.

BNI Syariah Sabet Dua Penghargaan Anugerah Syariah Republika 2019

Tue, 19 Nov 2019 - Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk memberikan solusi yang hasanah bagi segenap masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan sesuai prinsip syariah.



Non Bank

Jelang 2020 Taspen Ganti Logo Baru

Logo baru ini merupakan wujud komprehensif dalam mempe

Esta Kapital Kantongi Izin Usaha P2P Lending OJK

Esta Kapital menawarkan imbal hasil hingga 16 persen pe

Cowdo Peroleh Ijin Usaha dari OJK

Crowdo, platform peer to peer lending Asia Tenggara men

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita ber

Portofolio

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi