Governance, Risk Management & Compliance

Semester I Laba Bank Mandiri Tembus Rp 13,5 Triliun

Rabu 17 Juli 2019 4:9:0

Laba bersih Bank Mandiri pada semester satu 2019 naik 11,1 persen ditopang oleh penyaluran kredit, NPL yang membaik, serta naiknya pendapatan bunga.

JAKARTA, Stabilitas— PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil membukukan laba sebesar Rp13,5 Triliun atau tumbuh sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018.

"Kinerja Bank Mandiri paruh pertama tahun 2019 semakin solid dengan pertumbuhan yang lebih sustain,"ujar Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Bank Mandiri Hery Gunardi dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Hery melanjutkan, capaian ini didorong oleh pertumbuhan bisnis yang lebih sustain ditandai dengan pertumbuhan rata-rata Kredit bank only 12,1 persen YoY atau mencapai Rp690,5 Trilliun pada Juni 2019.

Menurut Hery, pencapaian laba bersih Bank Mandiri dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 14,85 persen YoY menjadi Rp44,5 triliun, penurunan biaya CKPN sebesar 21,28 persen serta diiringi dengan perbaikan kualitas kredit dan pengendalian biaya operasional yang berhasil kami tekan hingga tumbuh terkendali di single digit.

"Bank Mandiri terus menunjukkan konsistensi dalam perbaikan kualitas kredit, dimana penurunan NPL gross menjadi 2,59 persen disebabkan oleh pengendalian manajemen risiko dan perbaikan kualitas kredit di hampir seluruh segmen bisnis,"ujarnya.

Lebih lanjut Hery menjelaskan, rasio NPL gross tersebut merupakan angka terendah sejak triwulan III 2015. Hery menambahkan, strategi pertumbuhan Bank Mandiri saat ini lebih mengutamakan sustainabilitas jangka panjang, dimana pengukuran kinerja tidak semata-mata diukur dari angka akhir periode (ending balance), melainkan menggunakan saldo rata-rata (average balance).

Hal ini terbukti efektif yang dilihat dari pertumbuhan kredit rata-rata perseroan secara bank only yang tumbuh cukup baik 12,1 persen YoY. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh dua segmen utama, yakni Corporate dan Retail yang berfokus pada kredit micro dan consumer.

Per Juni 2019, pembiayaan segmen Corporate secara bank only tumbuh rata-rata 21,2 persen yoy dengan ending balance konsolidasi mencapai Rp338,4 triliun, segmen micro banking secara bank only tumbuh rata-rata 23,6 persen yoy dengan ending balance konsolidasi mencapai Rp110,4 triliun, dan kredit consumer secara bank only tumbuh rata-rata 9,0 persen dengan ending balance konsolidasi mencapai Rp87,3 triliun.

"Untuk mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan, kami juga berupaya menjaga komposisi kredit produktif dalam porsi yang signifikan, yakni 77,4 persen dari total portofolio kredit Bank Mandiri dengan penyaluran kredit investasi mencapai Rp242,3 triliun dan kredit modal kerja mencapai Rp319,3 triliun" pungkasnya.

 

Mandiri Bagikan 60 Persen Laba 2019 Sebagai Dividen

Wed, 19 Feb 2020 - Bank Mandiri membagikan dividen sebesar 60 persen dari laba bersih 2019 atau mencapai Rp16,49 triliun.

RUPS Mandiri Tunjuk M. Chatib Basri Jadi Komisaris Utama

Wed, 19 Feb 2020 - Sebelum menjadi Komisaris Utama Bank Mandiri, jabatan Chatib di bank plat merah itu sebagai wakil komisaris utama.

Bank Mandiri dan Traveloka Luncurkan Traveloka Mandiri Card

Sat, 15 Feb 2020 - Heri berharap bisa mendongkrak penggunaan kartu kredit Bank Mandiri di segmen perjalanan mencapai 20 persen.

Mandiri Axa Bayar Kompensasi Nasabah

Thu, 13 Feb 2020 - Sampai dengan tanggal 30 Januari 2020, MAGI telah membayarkan total kompensasi kerugian lebih dari Rp 124 miliar kepada 284 nasabahnya.

Pengembangan Industri Perkapalan Dapat Prioritas

Fri, 07 Feb 2020 - Industri perkapalan atau galangan kapal merupakan sektor yang strategis dan mempunyai peran vital bagi roda perekonomian nasional

Mandiri Konsisten Promosikan Peluang Investasi Indonesia

Wed, 05 Feb 2020 - Mandiri Investment Forum bertema Indonesia: Advancing Investment - Led Growth tersebut dihadiri oleh lebih dari 800 investor, termasuk 121 investor asing yang mengelola dana USD4 triliun.


Non Bank

Wapres Resmikan Bank Wakaf Mikro di Lombok

Program BWM merupakan sinergi atau kerja sama antara OJ

Presiden Angkat Lana Soelistianingsih Sebagai Kepala Eksekutif LPS

Lana Soelistianingsih diangkat berdasarkan pada Keputus

Pemerintah Sudah Salurkan Dana BOS Tahap I Langsung ke Rekening Sekolah

Penyaluran langsung ke rekening sekolah tetap ditatausa

SBR009 Semakin Diburu Investor Milenial

Penerbitan Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR009 mencapai

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi