Governance, Risk Management & Compliance

Menkeu Sri Mulyani Lantik 25 Pejabar Eselon II

Senin 9 September 2019 19:52:0

Menkeu Sri Mulyani mendorong pejabat Kemenkeu bersinergi dan memiliki pemikiran strategis.

JAKARTA, Stabilitas – Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik 25 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan. Pelantikan pejabat dilakukan dikarenakan adanya mutasi lintas unit Eselon II di Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Kekayaan Negara, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Inspektorat Jenderal dan Badan Kebijakan Fiskal, serta pengangkatan Direksi Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Mutasi lintas unit merupakan langkah besar dan nyata dalam mendorong sinergi dalam pelaksanaan tugas, memperluas perspektif sehingga mampu berpikir holistik.

"Di manapun Anda berada, Anda harus memahami kondisi makro ekonomi dan menggunakannya dalam mengelola keuangan negara,"ujar Sri Mulyani dalam sambutannya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, (9/9/2019).

Menkeu juga berharap para pejabat Eselon II Kemenkeu mampu membangun pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan negara. Sehingga masyarakat bisa memahami arti pentingnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam membangun perekonomian negara.

"APBN merupakan instrumen yang luar biasa penting di dalam upaya negara ini mencapai tujuannya. Untuk itu, keuangan negara harus dikelola oleh orang-orang yang kompeten, memiliki profesionalisme, berintegritas dan memiliki komitmen yang kuat," ujar Menkeu.

Sri Mulyani melanjutkan, situasi perkembangan jaman berubah sangat cepat, ekonomi selalu bergerak, ketegangan antar negara juga terjadi. Selain itu, dunia sedang mengalami perlambatan pertumbuhan. Indonesia harus waspada, bersiap dengan segala kemungkinan dengan memperkuat fondasi perekonomian. Ini harus menjadi perhatian kita semua.

"Kita sebagai pengelola keuangan negara saat ini mendapatkan tantangan untuk menjaga keuangan negara pada saat ekonomi dunia makin melemah. Kita harus berpikir dan bekerja keras untuk menggunakan instrumen fiskal untuk menjaga stabilisasi" ujar Menkeu.

Selain itu, Pemerintah juga harus terus mengupayakan agar distribusi dan alokasi anggaran adil sehingga masyarakat mampu merasakan adanya kemajuan di dalam kehidupan mereka.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik, Menkeu menyampaikan selamat menjalankan tugas. Selamat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan komitmen sesuai dengan janji dan sumpah dengan sepenuh hati. Tumbuhkan terus rasa kebangsaan dan kecintaan kepada negeri Indonesia.

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Fri, 03 Jul 2020 - Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agung rupanya tidak diketahui oleh semua Anggota BPK.

Respon Pemerintah Melalui APBN Jadi Kunci di Masa Pandemi

Tue, 30 Jun 2020 - Pemerintah memiliki peran sangat penting karena hampir semua sektor publik hingga swasta terkena imbas pandemi.

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Wed, 24 Jun 2020 - Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, yaitu dari Rp 34,1 triliun menjadi Rp. 35,92 triliun."

Atasi Dampak Covid, Bank Lakukan Restrukturisasi

Thu, 18 Jun 2020 - Debitur restrukturisasi berasal dari berbagai sektor baik korporasi, UMKM, komersial hingga konsumer

Menkeu Jelaskan Latar Belakang Perppu Nomor 1 Tahun 2020

Tue, 05 May 2020 - Sri Mulyani menjelaskan, Perppu dikeluarkan untuk bisa menciptakan bantalan agar ancaman itu tidak materialized.

BKPM Gaet Bank DBS Indonesia Berikan Kemudahan Investasi

Thu, 23 Apr 2020 - PT Bank DBS Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk memudahkan nasabah melakukan investasi di Indonesia.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi