Governance, Risk Management & Compliance

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Kamis 28 Nopember 2019 13:30:0

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan tetap mendominasi. Seperti pada tahun sebelumnya, menguasai pasar hingga 47 persen dari total premi asuransi jiwa.

JAKARTA, Stabilitas - Di tengah kondisi perekonomian global yang masih melemah. Begitu juga beberapa prediksi yang dirilis lembaga-lembaga kajian global mengenai prospek ekonomi tahun depan yang sepertinya belum akan beranjak tumbuh. Bahkan beberapa pengamat ekonomi dari negeri Paman Sam memprediksi perang dagang negaranya dengan Tiongkok akan berlangsung hingga 5 tahun ke depan.

Namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki perspektif tersendiri, meski langit belum terlihat cerah tapi sikap optimis tetap harus terjaga.

Beberapa data mengkonfirmasi pandangan regulator tersebut. Seperti IKNB yang tumbuh sebesar 7,13 persen secara YoY pada tahun ini.

"Meski tipis, secara total IKNB akan tetap mengalami pertumbuhan," ucap Bambang W Budiawan, Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK pada Seminar Sehari Indonesia Financial Sector Outlook (IFSO) 2020 yang diadakan oleh Stabilitas-LPPI.

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan tetap mendominasi. Seperti pada tahun sebelumnya, menguasai pasar hingga 47 persen dari total premi asuransi jiwa.

Pada kesempatan yang sama, Direktur LPPI Mulya E Siregar juga menyampaikan, risiko global sedikit banyak pasti akan berpengaruh kepada sektor-sektor di dalam negeri.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengelola potensi risiko adalah dengan memperkuat kualitas SDM, agar semakin handal dan kokoh.

Kehandalan SDM memang menjadi bagian penting. Namun, selain itu ada hal lain yang perlu diperhatikan, yaitu mengenai tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Karena berdasarkan hasil kajian LPPI mengenai penerapan tata kelola perbankan selama 2007 - 2018 menyebutkan, semakin besar ukuran banknya, GCG-nya semakin baik. Secara overall tren GCGnya selama 12 tahun meningkat.

Risiko menjadi keniscayaan dalam sebuah bisnis. Kondisi apapun, sedang tumbuh atau sebaliknya, risiko pasti akan mengintai. Namun, bila perusahaan fokus memperkuat SDM dan serius dalam menjalankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, paling tidak separuh persoalan sudah dapat teratasi (1304).

OJK Cabut Izin BPRS Hareukat Banda Aceh

Fri, 11 Oct 2019 - OJK menghimbau nasabah PT BPRS Hareukat agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPRS dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

BI dan OJK Dorong Ekonomi Digital

Mon, 07 Oct 2019 - Data tahun 2018 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia sebanyak 265.4 juta jiwa dengan pengguna internet sebanyak 132.7 juta, pengguna sosial media aktif sebanyak 130 juta, pengguna ponsel sebanyak 177.9 juta dan pengguna sosial ponsel aktif sebanyak 120

Bank Wakaf Mikro Salurkan Pembiayaan Nasabah Klaster Batik

Wed, 02 Oct 2019 - Bank Wakaf Mikro(BWM) yang hingga September 2019 telah mencapai 53 BWM di 16 Provinsi dan telah menyalurkan pembiayaan sebanyak Rp27,7 miliar kepada 21.557 nasabah.

Perdana, OJK Ririlis Izin Penyelenggaraan Equity Crowd Funding

Tue, 24 Sep 2019 - Kegiatan usaha Layanan Urun Dana melalui penawaran saham berbasis Teknologi Informasi ini, diatur dan diawasi OJK dalam rangka memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pihak yang terlibat

Fintech Expo: Sinergi Mendorong Inovasi Keuangan Digital untuk Mempercepat Inklusi Keuangan

Mon, 23 Sep 2019 - Sinergi para pemangku kepentingan, baik regulator maupun pelaku, menjadi penting untuk menumbuhkan ekosistem yang memberikan efek positif bagi perkembangan ekonomi.



Non Bank

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita ber

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan

Aset CNAF Tembus Rp3,3 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2019

Penyaluran pembiayaan CNAF sebesar Rp2,45 triliun per 3

Allianz Indonesia Lakukan Berbagai Automasi Digital

Hal ini merupakan langkah Allianz Indonesia untuk mempe

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi