Governance, Risk Management & Compliance

Tahun 2019 BRI Raup Laba Rp34T

Kamis 23 Januari 2020 6:47:0

Laba tersebut diperoleh dari pendapatan bunga atau Net Interest Income (NII) yang tumbuh 6,98 persen.

JAKARTA, Stabilitas – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selama tahun 2019 berhasil membukukan laba sebesar Rp 34,41 Triliun atau tumbuh6,15 persen year on year (yoy).Sementara, aset BRI tercatat Rp 1.418,95 Triliun, tumbuh 9,41 persen dibanding aset akhirtahun 2018 sebesar Rp 1.296,90 Triliun.

"Fee Based Income (FBI). Hingga akhir Desember 2019, perolehan FBI BRI tercatat Rp 14,29 Triliun atau tumbuh 20,1 persen yoy,"kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam press conference Laporan Keuangan Triwulan IV 2019 yang digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta, (23/01/2019).

Sunarso menambahkan, pertumbuhan kredit pada segmen mikro menjadi salah satu penyokong utama kinerja BRI.

Hingga akhir Desember 2019 tercatat penyaluran kredit BRI mencapai Rp 908,88 Triliun atautumbuh 8,44 persen yoy diatas rata-rata industri perbankan yang tumbuh sebesar 6,08 persen.

"Salah satu faktor utama pendukung pertumbuhan kredit tersebut yakni penyaluran kredit mikroyang tumbuh double digit di angka 12,19 persen di sepanjang tahun 2019. Bahkan porsi kredit mikropada Bank BRI sebagai perusahaan induk saja telah meningkat dari 34,3 persen menjadi 35,8 persen. Komposisi kredit mikro mencapai 40 persen daritotal portofolio pinjaman,"ujar Sunarso.

Sunarso menambahkan, BRI akan terus melakukan inovasi berkelanjutan untuk mendorong penetrasi kredit mikro sehingga menjangkau lebih banyak lagi nasabah.

"Melalui teknologi, kami kembangkan kredit mikro BRI menjadi go smaller, go shorter dan go faster. Melalui platform berbasis teknologi, BRI mempersiapkan ekosistem mikro berbasis digital untuk melayanipotensi pasar mikro yang masih terbuka luas,"imbuhnya.

Disamping kredit mikro, pertumbuhan kredit BRI juga ditopang oleh pertumbuhan kredit ritel dan menengah yang tumbuh 12,08 persen yoy menjadi Rp269,64 Triliun di akhir tahun 2019. Selain tumbuhpositif dan diatas rata rata industri.

BRI juga mampu menjaga kualitas kredit di level ideal yakni NPL 2,80 persen dengan NPL Coverage mencapai 153,64 persen.

Pada sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga akhir tahun 2019, DPK BRI berhasil menembus angka diatas Rp 1.000 triliun yakni mencapai Rp 1.021,39 triliun atau naik sebesar 8,17 persen yoy. Dana murah(CASA) masih mendominasi portofollio simpanan BRI, mencapal 57,71 persen dari total DPK atau senilaiRp 589.46 Trillun.

Sunarso juga menjelaskan bahwa di tahun 2020 BRI akan fokus menggarap CASA untuk mengoptimalkan pertumbuhan dana melalui transaction banking di perkotaan maupun melalui micro saving dan micro payment di segmen mikro.

 

OJK Minta Lembaga Keuangan Beri Keringanan Cicilan

Tue, 07 Apr 2020 - Bank/Leasing wajib melakukan asesmen dalam rangka memberikan keringanan kepada nasabah/debitur.

BRI Gratiskan Biaya Top Up GoPay

Mon, 06 Apr 2020 - Program yang bertujuan untuk mendorong masyarakat bertransaksi non tunai ini, dapat dinikmati per tanggal 30 Maret hingga 31 Mei 2020.

BNI Syariah Salurkan Bantuan 5,7 Ton Beras ke Ojek Online & Pedagang

Sun, 05 Apr 2020 - Ojek online dan pedagang kaki lima dipilih karena dipandang merupakan profesi yang cukup rentan terkena dampak wabah COVID-19.

Permudah Masyarakat Terdampak Covid-19, BNI Syariah Luncurkan Smart Shadaqah

Sat, 04 Apr 2020 - Smart shadaqah merupakan fitur pendebetan BNI iB Hasanah Card secara rutin tiap bulan untuk donasi melalui kerjasama dengan badan amil.

Bank Mandiri Terapkan Kebijakan Khusus UMKM

Fri, 27 Mar 2020 - Pasalnya, UMKM menjadi salah satu sektor yang rawan terimbas layaknya sektor informal lainnya seperti nelayan, driver ojek online maupun driver online.

WIKA Beton Bukukan Laba Bersih 2019 Sebesar Rp510,71 Miliar

Fri, 27 Mar 2020 - Melihat positifnya hasil kinerja tahun 2019, WIKA Beton menetapkan target laba bersih sebesar Rp561,2 miliar pada tahun ini.



Non Bank

OJK Minta Lembaga Keuangan Beri Keringanan Cicilan

Bank/Leasing wajib melakukan asesmen dalam rangka membe

Menkeu Lantik Febrio Nathan Kacaribu Sebagai Kepala BKF

Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupa

LPS Dapat Kewenangan Baru Jalankan Perppu

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendukung penerbitan Pe

Portofolio

Segera Diluncurkan, Kupon SBR-009 Sebesar 6.3 Persen

Instrumen Savings Bond Ritel seri SBR009 sebagai instru

Jelang Tutup Tahun, Kinerja Pasar Modal Positif

IHSG masih mencatatkan pertumbuhan positif meskipun dal

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi