Governance, Risk Management & Compliance

Temui Wapres, Bukalapak Bicarakan Sinergi Untuk Ekonomi Syariah

Senin 2 Desember 2019 12:22:0

Dalam pertemuan ini, Wakil Presiden KH Maruf Amin meminta Bukalapak mengembangkan produk syariah.

JAKARTA, Stabilitas -- Bukalapak mengadakan pertemuan antara Co-Founder and President Bukalapak Fajrin Rasyid dengan Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin. Pertemuan tersebut membahas program dan pengembangan yang dapat dilakukan Bukalapak dalam menciptakan ekosistem kewirausahan digital berbasis ekonomi umat.

Dalam diskusi yang terjalin, Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan apresiasi kepada Bukalapak yang telah berupaya menaik kelaskan UMKM sejak Bukalapak awal berdiri. Wapres juga setuju bahwa kolaborasi dengan Pemerintah merupakan langkah yang tepat untuk mempertemukan UMKM dengan potensi yang lebih besar dan masif. Berbagai program yang diinisiasi Bukalapak dinilai Wapres akan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia di masa mendatang.

"Ekonomi syariah adalah pemantik ekonomi baru dan berpotensi menjadi salah satu pilar penyokong kuat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Harapannya, semakin banyak yang berinisiatif dalam menciptakan inovasi di bidang ekonomi syariah seperti Bukalapak, semakin kuat pula pengembangan ekonomi berbasis umat ini,"ujar Wapres.

Data Kementerian Agama menyebutkan, Indonesia memiliki lebih dari 28.000 pesantren dan dan 4 juta santri yang tersebar di seluruh wilayah. Sementara itu, 80 persen dari pesantren tersebut telah mengelola UMKM yang produknya dihasilkan langsung oleh para santri. Hal ini mendorong Bukalapak untuk aktif membuka jalan kemitraan dan mengimplementasikan arahan pemerintah dalam peningkatan kapasitas wirausaha santri.

Co-Founder and President Bukalapak Fajrin Rasyid menjelaskan, Bukalapak sangat terbuka dan merasa terhormat dipercaya menjadi mitra pemerintah.

"Kami baru saja memulai pelatihan digital bagi para santri di Pusat Layanan Usaha Terpadu Kabupaten Tasikmalaya pada bulan November ini. Selanjutnya, kami akan berkeliling Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Agama dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk meningkatkan Kapasitas Kewirausahaan Digital terintegrasi Bagi UMKM Berbasis Pesantren,"ujarnya.

Selain itu, menurut Fajrin, dari sisi penyediaan produk keuangan syariah, Bukalapak menjawab dengan penyediaan 7 produk syariah dengan total pertumbuhan AUM sebesar 168 persen.

"Hingga Juli 2019, produk BukaReksa mendominasi 60 persen total dana kelolaan. Sedangkan, BukaModal syariah mampu menarik pengajuan aplikasi pinjaman hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan versi konvensional."

Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung Indonesia dalam mempertahankan prestasi di mata dunia dalam hal keuangan syariah. Global Islamic Finance Report 2019 menempatkan Indonesia di peringkat tertinggi dalam hal kepemimpinan di perbankan dan keuangan Islam global, dengan skor angka capaian 81,93.

Untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam memberikan pelayanan sosial berbasis zakat, infaq, shadaqah dan wakaf.

"Sejak tahun 2017, Bukalapak juga telah berhasil mengumpulkan bantuan melalui fitur BukaDonasi, BukaZakat, dan BukaQurban yang secara konsisten menyalurkan bantuan dengan tepat guna, transparan dan mudah diakses," tutup Fajrin.

Dongkrak Ekspor, Kemendag Gandeng BukaLapak

Tue, 10 Dec 2019 - Bukalapak dan Kementerian Perdagangan RI berkolaborasi melalui marketplace yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama.

Rachmat Kaimuddin Gantikan Achmad Zaky Jadi CEO BukaLapak

Mon, 09 Dec 2019 - Perubahan ini akan efektif dijalankan pada tanggal 6 Januari 2020 mendatang.

Jamkrindo Targetkan Volume Penjaminan 231,5 Triliun

Mon, 02 Dec 2019 - Selain mengakselarasi percepatan peningkatan kapabilitas dan kualitas UMKM nasional Perum Jamkrindo juga berusaha menciptakan ekosistem bagi UMKM.

Jamkrindo Gelar Festival UMKM 2019

Fri, 29 Nov 2019 - Festival UMKM ini dilaksanakan sekaligus untuk menguatkan peran dan fungsi Perum Jamkrindo sebagai satu-satunya BUMN di bidang penjaminan UMKM

BNI Syariah Gelar Akad Massal Pembiayaan Mikro ke 100 Petani di Dompu

Wed, 27 Nov 2019 - Pembiayaan mikro ke petani jagung bertujuan memperkenalkan program investasi usaha tani BNI Syariah melalui sistem bagi hasil yang adil dan menguntungkan



Non Bank

Dukung Safety Riding, Sequis Life Perkenalkan Asuransi Super Safe Protection

Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi saat kita ber

Strategi IKNB Hadapi Tantangan Berat Tahun Depan

Begitu juga dengan asuransi. Unit link diprediksi akan

Aset CNAF Tembus Rp3,3 Triliun pada Sembilan Bulan Pertama 2019

Penyaluran pembiayaan CNAF sebesar Rp2,45 triliun per 3

Allianz Indonesia Lakukan Berbagai Automasi Digital

Hal ini merupakan langkah Allianz Indonesia untuk mempe

Portofolio

Tamasia Targetkan Jual 150 Kg Emas

CEO dan Co Founder Tamasia Muhammad Assad mengungkapkan

Unilever Raup Laba Rp21,5Triliun

Penjualan di pasar domestik mendominasi pendapatan bers

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi