Governance, Risk Management & Compliance

Tingkatkan Volume Transaksi iB Hasanah Card, BNI Syariah Gandeng Tour Travel Nusantara USA

Jumat 12 April 2019 14:39:0

Dengan kartu iB Hasanah Card BNI Syariah, masyarakat dapat lebih mudah membeli paket homestay atau nyantri di Amerika.

JAKARTA, Stabilitas - BNI Syariah berusaha meningkatkan volume transaksi kartu iB Hasanah Card. Terakhir, BNI Syariah melakukan kerjasama dengan perusahaan jasa tour & travel PT Nusantara USA terkait pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah.

Kerjasama ini dilakukan di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta, Kamis (11/4) dihadiri oleh Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan BNI Syariah, Endang Rosawati dan Komisaris Nusantara USA, Muhammad Syamsi Ali. Selain itu kerjasama ini juga dihadiri Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo.

Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan BNI Syariah, Endang Rosawati mengatakan tujuan kerjasama ini untuk mempermudah masyarakat serta nasabah yang ingin merasakan pengalaman ke luar negeri.

"Saat ini tren halal leisure semakin meningkat, mengakibatkan pergeseran pola konsumsi dari goods-based consumption atau barang tahan lama seperti pakaian, mobil ke experience-based consumption seperti liburan, makan di kafe," kata Endang.

Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan bisa memperluas basis nasabah atau customer base dan memberikan nilai lebih kepada nasabah saat bertransaksi menggunakan produk perbankan syariah.

Dengan kartu iB Hasanah Card BNI Syariah, masyarakat dapat lebih mudah membeli paket homestay atau nyantri di Amerika. Selain itu sistem angsuran selama 12 bulan, bisa memudahkan orang tua untuk memberikan wawasan global kepada putra putrinya.

Semakin banyak nasabah kartu iB Hasanah Card BNI Syariah yang membeli paket homestay, diharapkan volume transaksi bisa semakin meningkat. Sampai Maret 2019, volume transaksi kartu iB Hasanah Card sebesar Rp 284,9 miliar.

Kerjasama ini diharapkan juga dapat membuka peluang pemanfaatan produk dan jasa layanan BNI Syariah lainnya, seperti rekening penampungan untuk fund raising Pesantren Nusantara Madani di Connecticut dan remittance bagi pekerja dan pelajar yang merupakan jamaah masjid di USA, serta branding BNI Syariah sebagai bank syariah pilihan tokoh dunia.

Sebagai gambaran harga satu paket homestay atau nyantri di Amerika sebesar Rp65 juta atau 4.500 dolar AS. Sejak tahun 2016, BNI Syariah telah menawarkan berbagai program homestay di luar negeri untuk meningkatkan bisnis kartu. Diharapkan kedepan akan semakin banyak paket homestay sejenis misalnya di Australia, Singapura dan Malaysia.(Agt)

 

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Mataram

Mon, 25 Mar 2019 - Dengan pelatihan manajemen masjid, BNI Syariah bertujuan mendorong masjid menjadi lebih profesional baik dalam pengelolaan uang maupun fund rising.

BNI Syariah dan Bank NTB Syariah Terbitkan Kartu Hasanah NTB Syariah

Fri, 01 Mar 2019 - Tujuan penerbitan Hasanah NTB Syariah Card yaitu sebagai kartu pembiayaan (kartu kredit syariah) yang didesain khusus untuk pegawai dan nasabah Bank NTB Syariah.



Non Bank

ASM Bagikan Asuransi Mikro dan Celengan Impian Untuk Masyarakat Sentani

PT Asuransi Sinar Mas (ASM) menyelenggarakan kegiatan L

Amartha Fintek Resmi Kantongi Izin Usaha OJK

Amartha menjadi salah satu dari lima perusahaan fintech

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Buana Finance Optimistis Bisnis Pembiayaan Bakal Membaik

PT Buana Finance Tbk meyakini bahwa bisnis pembiayaan k

Portofolio

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi