Governance, Risk Management & Compliance

UKM Makanan Meningkat, Same Day Delivery Raup Untung

Jumat 31 Januari 2020 7:0:0

Paxel mengklaim mampu mencatatkan pertumbuhan kiriman hingga 650 persen sepanjang 2019 karena ditopang oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

JAKARTA, Stabilitas -- Pertumbuhan bisnis Paxel, startup, meningkat pesat di 2019 lalu. Pesatnya pertumbuhan bisnis Paxel sejalan dengan kebutuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia yang semakin mengandalkan same day delivery untuk mengirimkan produk kepada pembeli.

Sepanjang 2019, jumlah pengiriman same day delivery telah mencapai 1,5 juta, tumbuh 650 persen dibanding akhir 2018 yang baru mencapai 200 ribu pengiriman. Aplikasi Paxel juga sudah digunakan oleh lebih dari 600 ribu user sejak pertama kali berdiri dua tahun lalu.

Dari total pengiriman same day delivery Paxel, lebih dari 50 persen-nya untuk mengantarkan makanan, baik beku maupun siap saji.

Pesatnya laju pengiriman same day delivery membuat jumlah happines hero (kurir) Paxel bertambah menjadi 1.400 orang, meningkat 55 persen sejak tahun lalu. Adapun jumlah loker pintar yang menjadi hub pengiriman Paxel mencapai 263 unit yang tersebar di 12 kota di area Jawa - Bali.

"Pertumbuhan Paxel kurang lebih menggambarkan perkembangan UKM Indonesia, terutama UKM makanan yang kini makin banyak mengandalkan same day delivery. Semakin banyak UKM makanan yang mengirimkan makanan ke luar kota dan melakukan ekspansi bisnis dengan memanfaatkan jaringan Paxel,"ujar Zaldy Ilham Masita selaku COO Paxel.

Zaldy menambahkan, semakin banyaknya UKM makanan yang mengandalkan Paxel juga terlihat pada akhir 2019 lalu, yaitu pada 25 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Pada periode ini, saat sebagian besar masyarakat bepergian merayakan Natal dan Tahun Baru 2020, pengiriman makanan khas UKM Indonesia melalui Paxel mengalami lonjakan.

Data Paxel Food Journey 2019 yang memotret sepuluh jenis makanan khas nusantara memperlihatkan bahwa terdapat 2.286 pembeli yang mengirimkan 3.642 makanan lewat same day delivery. Data tersebut dikumpulkan pada periode 25 Desember 2019 - 2 Januari 2020.

Dalam rentang waktu 7 hari, jenis makanan yang paling sering bepergian pada akhir tahun dengan menggunakan Paxel adalah sbb.:

Cilok Cepot Bandung (24 persen)

Pisang Goreng Bu Nanik (10 persen)

Batagor Kingsley Bandung (8,5 persen)

Bebek Sinjay Surabaya (8,1 persen)

Brownies Amanda Bandung (8 persen)

Bandeng Juwana Semarang (5 persen)

Roti Unyil Bogor (4,2 persen)

Bakso President Malang (3 persen)

Lumpia Gang Lombok Semarang (2,6 persen)

Bakpia Kukus Tugu Jogja (1 persen)

Bandung menjadi kota dengan asal pengiriman makanan terbanyak, yaitu mencapai 45 persen dari total pengiriman, disusul oleh Bogor 12 persen dan Jakarta 11 persen. Sedangkan ditinjau dari lokasi pembeli, paling banyak juga berasal dari Bandung dengan jumlah 19 persen dari total pemesan, disusul Bekasi 18,4 persen dan Bogor 13 persen.

"Data ini menunjukkan bahwa logistik yang bisa menjangkau banyak daerah dalam hari yang sama, bisa menambah penjualan UKM makanan kita di hari libur seperti natal dan tahun baru 2019 lalu," tambah CEO Paxel Bryant Christanto.

Dari tiga jenis makanan yang paling sering dipesan, ternyata Cilok Cepot Bandung paling sering bepergian ke Bandung, Bekasi dan Bogor. Sedangkan Pisang Goreng Bu Nanik Jakarta, paling sering bepergian ke Bekasi, Bandung dan Tangerang. Terakhir, Bebek Sinjay Surabaya paling banyak terbang ke Bekasi, Bantul dan Tangerang Selatan.

 

Startup Kemenperin Bangun Metode Deteksi Dini Covid-19

Tue, 09 Jun 2020 - Neurabot menjadi bagian dari gugus tugas kecerdasan buatan dan teknologi informasi (Task Force AI & TI) dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Sukses Ekspansi Pisang Goreng Madu Berkat Aplikasi Paxel

Tue, 19 Nov 2019 - Keberhasilan ekspansi bisnis Pisang Goreng Madu Bu Nanik karena pengusaha UMKM ini bermitra dengan Paxel

Bank DBS Indonesia Bagi Strategi Transformasi Perbankan

Thu, 10 Oct 2019 - Bank DBS Indonesia terus meningkatkan kualitas perusahaan dalam segala hal mulai dari produk, layanan, termasuk sumber daya manusianya.

OJK: Bisnis Model Aggregator Paling Diminati Startup

Mon, 22 Jul 2019 - Selain bisnis aggregator, OJK memperkirakan tren pengembangan startup yang akan menjamur selanjutnya dalah model bisnis digital verification.



Non Bank

Menkeu Tetapkan Aturan Penjaminan untuk UMKM dalam Rangka PEN

Selain penjaminan, melalui PMK ini pemerintah juga memb

Menkeu Tetapkan Aturan Penempatan Uang Negara pada Bank Umum Mitra

Sri Mulyani menetapkan empat bank mitra untuk penempata

AAJI: Pembayaran Klaim Meningkat di Tengah Pandemi Corona

Pembayaran Total Klaim dan Manfaat naik sebesar 4,1%, y

Pengamat Sebut Investasi di Indonesia Masih Menarik

Kondisi fundamental yang baik membuat investor asing ke

Portofolio

Selidiki Kasus Jiwasraya, Internal BPK Dinilai 'Terbelah'

Yang menarik, langkah pelaporan yang ditempuh oleh Agun

Tawarkan SBN, PermataBank: Manfaatkan Potensi Reksadana dan ORI 017

Data riset Bank Permata soal kepemilikan asing pasar ob

Berharap Pada Prospek Saham BUMN

Saham-saham Bank BUMN seperti BRI, Mandiri, BNI dan BTN

Interview

Glen Alexander Winata: Utamakan Proteksi Nasabah, Komisi Pasti Mengikuti

Pada awalnya, kebanyakan agen asuransi pemikirannya sel

Pengamat Syariah: Dorongan Pemerintah Adalah Kunci

"Pemerintah itu harus ada inisiatif, misalnya proyek Rp

Tren Kendaraan Komersial Menurun

Harga komoditas global yangterus berada di level terend

Satelit adalah Kekuatan BRI

Jalan sejarah sedang ditapaki oleh Bank Rakyat Indonesi

Riset

INDEF: Reformasi Agraria butuh Regulasi

payung hukumnya untuk membagikan kan harus ada. Payung

Tidak Merata, Pulau Jawa Dominasi Pertumbuhan Negara

Apabila sumber pertumbuhan dapat lebih tersebar maka ke

Inklusi Keuangan Meningkat Jadi 67,82 Persen

Indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat pada angka

Tax Amnesty Berpotensi Masuki Jilid II

Tax amnesty itu diperpanjang katakanlah setahun lagi bi